Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Menko Kesra: PNPM Mandiri-Respek Sebaiknya Dilanjutkan

menko kesra, pnpm mandiri, respek

Posted on 22 Dec 2012. Hits : 485

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menganjurkan seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat mengikuti pola Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri-Rencana Strategis Pembangunan Kampung (RESPEK) dalam pemberdayaan masyarakat setempat.

Berbicara kepada wartawan di Timika, Sabtu, Agung Laksono mengatakan PNPM Mandiri-RESPEK akan terus ditingkatkan karena telah terbukti mampu mendongkrak pendapatan masyarakat.

Melalui program dimaksud, katanya, bisa menerobos daerah-daerah terisolasi terutama di kampung-kampung pedalaman, membangun insfastruktur dasar di kampung seperti jalan, jembatan, sarana air bersih dan lainnya. Di sisi lain, katanya, angka kebocoran anggaran PNPM Mandiri sangat rendah.

"Program ini sangat baik untuk diteruskan. Kalau Pemda punya program untuk membantu masyarakat di desa maka sebaiknya mengikuti pola PNPM Mandiri-RESPEK," tutur Agung.

Mantan Ketua DPR RI itu menegaskan program PNPM Mandiri-RESPEK akan terus ditingkatkan di Provinsi Papua dan Papua Barat dalam upaya mendorong dan meningkatkan pendapatan (income perkapita) masyarakat Papua.

Syarat utama untuk mendapatkan dana bantuan dari Pemerintah Pusat melalui PNPM Mandiri yaitu daerah harus menyertakan dana hampir 20 persen dari APBD.

Saat menggelar tatap muka dengan Bupati Mimika Klemen Tinal bersama jajaran Muspida serta tokoh masyarakat setempat di Hotel Rimba Papua, Timika, Jumat (21/12) malam, Menko Kesra Agung Laksono berkesempatan menyerahkan secara simbolis dana PNPM Mandiri Kabupaten Mimika tahun 2013.

Total dana PNPM Mandiri yang diterima Kabupaten Mimika tahun 2013 senilai Rp29,5 miliar. Program tersebut dilaksanakan pada 18 distrik.

Kunjungan kerja Menko Kesra Agung Laksono bersama rombongan ke Timika merupakan rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Papua dan Papua Barat.

Selama delapan hari sejak 16 Desember, Agung Laksono yang didampingi sejumlah pejabat teras dari Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial melakukan kunjungan kerja secara marathon ke Sorong, Raja Ampat, Manokwari, Nabire, Jayapura, Yahukimo, Merauke dan Mimika.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka untuk melihat secara langsung sejauhmana pencapaian program pembangunan terutama di bidang kesejahteraan rakyat seperti di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta infrastruktur.

Dari hasil tatap muka dengan para pejabat di daerah, DPRD, para tokoh masyarakat dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Menko Kesra Agung Laksono juga mendapatkan banyak masukan berupa terobosan-terobosan yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan di bidang kesejahteraan rakyat di dua provinsi unjung timur Indonesia itu. (ant/ ap)

Geolog : Cadangan Migas Mahakam Masih Besar

Geolog Rovicky Dwi Putrohari mengatakan cadangan minyak dan gas bumi di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, masih cukup besar.

Pembalakan Liar Masih Marak Di Lumbanjulu

Aksi pembalakan liar masih marak di Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, kata aktivis lingkungan Marandus Sirait, Minggu.

Presiden Jokowi Diharapkan Hadiri Hari Nusantara 2014

Ketua Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalimantan Selatan Muharram mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo pada puncak peringatan nasional Hari Nusantara 2014 di Kotabaru pada 13 Desember 2014.

Wagub Bali Hadiri Kegiatan Ritual 'Mendem Pedagingan'

Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta menghadiri kegiatan ritual 'Mendem Pedagingan' dan peresmian Balai Banjar Adat Umakepuh, Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu malam.

Tarif Bus Di Simalungun Naik 25 Persen

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dan Organda, sepakat menaikkan tarif angkutan umum (bus) sebesar 25 persen, dan pelajar 15 persen.