Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kulon Progo Percepat Pengentasan Kemiskinan

kulon progo, pengentasan kemiskinan, kemiskinan

Posted on 05 Jan 2013. Hits : 377

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berkomitmen pada 2013 mempercepat pengentasan kemiskinan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo Agus Langgeng Basuki, Sabtu, mengatakan berdasarkan penghitungan Bappeda, jumlah penduduk miskin pada 2012 sebanyak 137.000 jiwa, atau 37,7 persen dari total penduduk 388.375 jiwa, atau 34.089 kepala keluarga (KK) miskin (24,64 persen).

Sementara, berdasarkan penghitungan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2012, kata Langgeng, jumlah KK miskin mencapai 34.089 atau sebanyak 111.672 jiwa (24,30 persen).

"Berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM), penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo satu persen, tetapi dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menargetkan dua persen.

Menurut dia, untuk menurunkan angka kemiskinan sangat sulit, tetapi pihaknya optimistis angka kemiskinan dapat turun dua persen.

Ia mengatakan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo dibagi dalam empat klaster, yakni perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan perbaikan infrastruktur.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan), Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dinas Kepenak) dan Dinas Kesehatan, telah membuat program percepatan pengentasan kemiskinan.

"Anggaran untuk melaksanakan program ini menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten, APBD Provinsi DIY, dan pihak swasta," katanya.

Kata dia, penyebab kemiskinan dapat dibedakan, yakni kemiskinan struktural, yaitu kondisi dimana sekelompok orang berada di wilayah kemiskinan, dan tidak berpeluang untuk keluar dari kemiskinan itu.

Kemudian kemiskinan kultural, yaitu budaya yang membuat orang miskin, seperti masyarakat yang pasrah dengan keadaan, dan menganggap mereka miskin karena keturunan.

Oleh karena itu, kata dia, dari beberapa yang disebutkan, prinsip utama penanggulangan kemiskinan yakni memperbaiki program perlindungan sosial.

Menurut dia, Pemkab Kulon Progo mengembangkan sistem perlindungan sosial bagi penduduk miskin, dan rentan miskin, meningkatkan akses pelayanan dasar, yaitu peningkatan akses untuk pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, pangan, dan gizi yang membantu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat miskin.

Selain itu, memberdayakan kelompok masyarakat miskin yaitu dengan tidak semata menjadikan masyarakat miskin sebagai objek pembangunan, namun mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Pembangunan yang dimaksudkan adalah inklusif, yaitu pembangunan yang melibatkan sekaligus memberi manfaat kepada seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, menurut dia ada beberapa strategi dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, antara lain mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil, membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulanan kemiskinan.

"Untuk itu, dalam percepatan pengentasan kemiskinan semua SKPD, pemangku kepentingan dan masyarakat harus memiliki tekad yang sama yakni membebaskan diri dari kemiskinan," katanya.(ant/ ap)

Tim OCA Tinjau Kesiapan Asian Games 2018

Tim dari Olympic Council Of Asia akan meninjau kesiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dengan melakukan kunjungan ke Palembang awal Agustus 2015.

Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus Mahasiswa Indonesia

Organisasi antarpemerintahan negara-negara Eropa, Uni Eropa (UE), memberikan beasiswa Erasmus Plus kepada 100 mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan S1, S2, S3 dan pascadoktoral di berbagai perguruan tinggi Eropa untuk tahun akademik 2015.

Presiden Berharap Muhammadiyah Sebagai Motor Pembaharuan

Presiden Joko Widodo berharap Muhammadiyah menjadikan dakwah Islam yang berkemajuan sebagai motor pembaharuan bangsa.

Syarat Menjadi Seorang Psikoterapis

Mungkin Anda masih bingung dalam membedakakan antara Psikolog, Psikiater dan Psikoterapis.

Aisiyah Bertekad Jadikan Perempuan Indonesia Berkemajuan

Pengurus Pusat Aisiyah bertekad menjadikan perempuan Indonesia berkemajuan sekaligus mengajak seluruh aktivis organisasi kemasyarakat perempuan untuk bergandengan tangan membangun bangsa Indonesia.