Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Komisi IX Sesalkan Program KJS Terhambat

program kjs, terlambat, disesalkan, komisi 9

Posted on 21 May 2013. Hits : 213

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz menyesalkan hambatan pelaksanaan Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) berupa pengunduran diri 16 rumah sakit karena dapat mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu.

Irgan di Jakarta, Selasa, menyebutkan ke-16 rumah sakit mengundurkan diri dari program KJS akibat pertimbangan perubahan pola pembiayaan pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan PT Asuransi Kesehatan (Askes) sehingga membuat nilai pembayaran sangat kecil saat terjadi klaim oleh pengelola 16 rumah sakit tersebut.

Ke-16 yang mengundurkan diri dari prorgram KJS adalah RS MH Thamrin, RS Admira, RS Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Paru Firdaus, RS Islam Sukapura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulya, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros, serta RS Restu Mulya.

Komisi IX DPR yang antara lain membidangi pengawasan sektor kesehatan, katanya, berharap masalah itu dapat diatasi agar program untuk menyejahterakan rakyat Jakarta tetap berjalan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Askes, dan pimpinan RS di DKI Jakarta perlu segera bertemu guna mencari solusi mengatasi persoalan ini, supaya tidak berkembang dalam bentuk keresahan ataupun menyebabkan kerugian bagi masyarakat luas," kata Irgan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

PT Askes mengelola pelaksanaan jaminan kesehatan untuk warga Pemprov DKI Jakarta berdasarkan perjanjian kerja sama yang disepakati Pemprov DKI dan PT Askes pada April 2013.

Irgan mengatakan sasaran program KJS merupakan masyarakat miskin dan hampir miskin, selain itu, pelaksanaan KJS sejauh ini banyak dipergunakan masyarakat yang mau menggunakan puskesmas dan fasilitas rawat inap kelas III di berbagai rumah sakit.

Program KJS menargetkan peserta sebanyak 4,7 juta jiwa terdiri atas 1,2 juta jiwa peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan 3,5 juta jiwa penduduk DKI lainnya.

Dengan perhitungan premi per orang Rp23.000 setiap bulan maka total anggaran yang dikelola dalam rangka pelayanan kesehatan masyarakat di DKI Jakarta sebesar Rp1,2 triliun.

"Bisa dibayangkan program KJS jelas terganggu dengan pengunduran diri 16 rumah sakit itu. Lalu, akan berapa banyak masyarakat miskin yang kesulitan mengakses dan mendapatkan pelayanan kesehatan," katanya.

Ia juga mengingatkan pemerintah dan DPR sudah bersepakat menerapkan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) mulai 1 Januari 2014.

"Jangan sampai program sistem jaminan sosial nasional yang akan dikembangkan itu pun tidak berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.(ris/ant)

Tiga Guru SDK Samarinda Dilantik Jadi Kepsek

Sebanyak tiga guru Sekolah Dasar Katolik di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dilantik menjadi kepala sekolah, karena selama ini mereka memiliki kinerja bagus dan mampu meningkatkan mutu pendidikan.

Harga Kebutuhan Pokok Minahasa Tenggara Stabil

Sejumlah bahan kebutuhan pokok di sentra perdagangan lokal di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utata (Sulut) masih stabil.

Dinas Pariwisata : Dua Menteri Akan Hadiri 'Bulfest' 2015

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Bali Gede Suyasa mengatakan dua menteri Kabinet Kerja RIakan hadir pada pagelaran Buleleng Festival (Bulfest) ke-3 yang akan berlangsung 4 sampai 8 Agustus mendatang.

Sebanyak 1.729 Calon Haji Karawang Ikut Manasik

Sebanyak 1.729 calon haji asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu, mengikuti manasik haji sebagai persiapan berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun ini.

'Jakbook' Tawarkan Jaminan Harga Murah Pengguna KJP

Pameran buku 'Jakbook & Edu Fair 2015' menawarkan jaminan harga kelengkapan sekolah yang mereka jual lebih murah di bawah harga pasaran kepada pengguna Kartu Jakarta Pintar (KJP).