Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kemensos - JCSW Kerjasama Tingkatkan Kompetensi Pekerja Sosial

kemensos gandeng, jcsw tingkatkan, pekerja sosial

Posted on 10 Apr 2013. Hits : 483

Kementerian Sosial bekerja sama dengan Japan College of Sosial Work (JCSW) guna meningkatkan kompetensi pekerja sosial

"Menyelesaikan masalah sosial membutuhkan sinergitas, kolaborasi dan kerja sama berskala internasional," kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (10/4).

Kerja sama tersebut direalisasikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di Tokyo, Jepang, pada Selasa (9/4).

Acara tersebut dihadiri pula oleh Penasihat senior Menteri Sosial, Muman Nuryana sekaligus pemimpin delegasi, Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial Harry Hikmat, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Samsudi.

Luasnya cakupan masalah sosial, membutuhkan keterlibatan profesional dan kerja sama untuk menumbuhkan harapan dan meningkatkan kualitas hidup.

Kondisi struktur sosial masyarakat masih dilingkupi oleh masalah kemiskinan, ketidakberdayaan, eksklusi sosial dan penyalahgunaan obat. Kompetensi pekerja sosial mutlak diperlukan dan syarat bisa terselenggara pelayanan sosial yang baik.

"Tersedianya sumberdaya manusia pekerja sosial yang memiliki kompetensi merupakan kebutuhan mendesak. Mengingat permasalahan sosial semakin kompleks dan dinamis," tambah Mensos.

Menurut Mensos, menghadapi masalah sosial lintas batas sebagai dampak keterbukaan interaksi di era global saat ini. Misalnya, terkait pekerja migran, adopsi antar-negara secara ilegal, serta perdagangan manusia.

Kompleksitas masalah sosial tidak mungkin diatasi secara maksimal dengan sumber daya manusia bidang kesejahteraan sosial terbatas. Karena itu, keterbatasan melahirkan tuntutan terhadap pendidikan pekerjaan sosial, penelitian dan pelatihan. Hingga kini, masih dibutuhkan 139,000 pekerja sosial untuk menambah kekurangan 15,000 pekerja sosial yang ada.

Hingga kini, JCSW telah memberikan kontribusi nyata yang sangat berharga bagi bangsa untuk menghasilkan pekerja sosial profesional. Selain itu, JCSW merupakan institusi yang bekerja sama dengan Kemensos. Terlebih, lembaga tersebut memiliki sejarah panjang sejak 1958 dan keunikan pendidikan pekerjaan sosial dan penelitian sosial di Jepang.(ris/ant)

Presiden Diminta Kaji Ulang Perjanjian Ekonomi Asing

Peneliti ekonomi sekaligus dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Shanti Darmastuti minta pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi meninjau ulang berbagai kerja sama ekonomi dengan negara asing, khususnya Jepang.

Jepang Peringatkan Aktivitas Gunung Berapi Dekat Pembangkit Nuklir

Pemerintah Jepang memperingatkan bahwa sebuah gunung berapi di selatan Jepang terletak kira-kira 64 km dari pembangkit nuklir menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas yang mungkin dapat menyebabkan letusan skala kecil dan warga diperingatkan untuk menjauh dari puncak.

IHSG Melemah 30 Poin di Perdagangan Sore

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup melemah sebesar 30,45 poin didorong aksi ambil untung pelaku pasar.

BPJS Tegur Rumah Sakit Swasta

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Utama Kudus, Jawa Tengah, memberikan teguran tertulis terhadap dua rumah sakit swasta di daerah setempat karena menarik iuran di luar ketentuan.

Pemerintah Berikan Pembinaan Khusus Sekolah Berprestasi

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) memberikan pembinaan khusus kepada sejumlah sekolah yang dinilai berprestasi di bidang lingkungan untuk diikutkan pada penilaian Adiwiyata tingkat nasional pada 2015.