Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kaltim Ubah Strategi Ke SDA Terbarukan

awang faroek ishak, mengubah strategi perekonomian, sumber daya alam

Posted on 08 Jun 2013. Hits : 216

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan bahwa provinsi yang dipimpinnya itu telah mengubah strategi perekonomian dari sebelumnya tergantung pada sumber daya alam (SDA) tidak terbarukan menjadi SDA yang terbarukan.

'SDA tidak terbarukan seperti minyak, gas, dan batu bara memang hasilnya sangat besar, tetapi harus disadari bahwa semua itu lambat laun akan habis,' ujar gubernur saat membuka Pekan Daerah Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kaltim di Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Sabtu.

Menurutnya, saat ini Pemprov Kaltim terus mendorong perkembangan pertanian dalam arti luas, seperti sub sektor peternakan, perikanan, kelautan, perkebunan, dan pertanian tanaman pangan.

Selain itu, katanya, Kaltim juga terus mempercepat pembangunan ekonomi yang berdaya saing, yakni dengan mengembangkan beberapa kawasan industri melalui pendekatan klaster sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

'Kita patut bersyukur karena seiring dengan kebijakan pengembangan industri nasional sesuai Inpres nomor 1 tahun 2010 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional, pemerintah pusat telah menetapkan dua klaster industri di Kaltim,' katanya.

Dua klaster tersebut diyakini mampu menunjang pembangunan pertanian dalam arti luas, yakni klaster industri berbasis pertanian dan oleochemical di Kecamatan Maloy, Kutai Timur, serta klaster industri berbasis migas dan kondensat di Bontang.

Kedua klaster tersebut sangat penting karena pengembangan sejumlah sektor usaha pertanian akan saling terkoneksi antar sub sektor, sehingga akan menjadi kekuatan ekonomi Kaltim di kawasan Indonesia bagian timur.

Terkait dengan pengembangan klaster tersebut, lanjut Awang, para petani, nelayan, dan sub sektor lainnya harus terlibat dalam pemanfaatan dan pengelolaan industri hulu yang berbasis pertanian.(ant/rd)

Pemerintah Fokus Kurangi Kematian Ibu

Pemerintah menargetkan untuk mengurangi jumlah kematian ibu menjadi 226 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2015, dari 359 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2012, sesuai hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI).

Produksi Kedelai Mataram Diatas Rata-rata

Produktivitas kedelai Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mencapai rata-rata 1,5 ton per hektare atau di atas rata-rata nasional sebesar 1,4 ton per hektare.

Kampung Terpencil Nikmati Listrik

Salah satu kampung terpencil di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur segera menikmalti penerangan listrik yang dibangun dengan dana dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd).

Cirebon Tingkatkan Populasi Sapi

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berencana meningkatkan populasi sapi lokal karena selama ini masih kurang sehingga kebutuhan daging masih mengandalkan kiriman dari luar daerah.

Bazis Miliki Program Baru

Perenovasian rumah menjadi layak huni (bedah rumah) bagi warga miskin menjadi program baru Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZIS) Jakarta Pusat pada 2014.