Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Jumlah Penduduk Miskin Kotawaringin Timur Turun

pendudk miskin, kotawaringin timur, menurun

Posted on 07 Nov 2013. Hits : 233

Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dalam tiga tahun terakhir sejak 2010 mengalami penurunan.

"Secara umum tingkat kemiskinan di Kabupaten Kotim mengalami penurunan, namun jika dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) jumlah penduduk miskin di kabupaten Kotim masih tergolong tinggi," kata Bupati Kotim, Supian Hadi di Sampit, Kamis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotim jumlah penduduk miskin pada 2010 ada sebanyak 31.400 jiwa atau 8,22 persen.

Kemudian pada 2011 jumlah penduduk miskin menurun menjadi 28.400 jiwa atau 7,43 persen dan pada 2012 penduduk miskin ada sebanyak 28.900 atau 6,91 persen.

Pemerintah Kabupaten Kotim bertekad akan terus berupaya menekan angka kemiskinan hingga pada angka terendah dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di wilayah Kalteng.

"Kami menargetkan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kotim pada 2014 nanti mencapai 8-10 persen," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah Kabupaten Kotim pada 2014 nanti menetapkan kebijakan ekonomi daerah masih tetap diarahkan pada peningkatan kemampuan ekonomi dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta mengurangi jumlah penduduk miskin.

Pemerintah daerah juga akan menangani desa tertinggal dengan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi di sector potensial dan penyediaan infrastruktur secara berkelanjutan.

"Pada 2014 nanti kami menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8-7,2 persen, angka pengangguran turun 5-6 persen, angka kemiskinan turun 8-10 persen, laju inflasi 4,5 persen dan bertambah atau berkurang 1 persen," ucapnya.

Sedangkan asumsi capaian ekonomi daerah dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2014 ditargetkan, pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 6,75-7,25 persen.

Kemudian untuk laju inflasi berada pada kisaran 4,5-6,5 persen, angka pengangguran turun 3,5-4,5 persen dan angka kemiskinan turun 6 -6,5 persen.(ris/ant)

Sekjen PBB 'Sangat Prihatin' Dengan Pembunuhan Tokoh Terkenal Di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (17/4) mengatakan ia 'sangat prihatin' dengan laporan mengenai pembunuhan tokoh terkenal di Ukraina belum lama ini, dan mengatakan kejahatan semacam itu mesti segera diselidiki.

Tobasa Bentuk Klinik Pertanian Atasi Ancaman Hama

Pemkab Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara merencanakan pembentukan klinik-klinik pertanian yang dilengkapi laboratorium.

Kota Bengkulu Butuh Anggaran Triliunan Bangun Pariwisata

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan bahwa kota itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sektor pariwisata, bahkan mencapai triliunan rupiah.

Nelayan Tabanan Keluhkan Harga Lobster Turun Drastis

Masyarakat nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan harga lobster di pasaran turun drastis akibat adanya aturan bahwa penangkapan jenis ikan itu ukurannya harus yang melebihi 200 gram per ekornya.

Pemkot Bogor Tindak Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, siap menindak tegas minimarket yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang Larangan Menjual Minuman Beralkohol Golongan A.