Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Inilah Daftar Biaya Kuliah di Berbagai Fakultas Universitas Negeri

biaya, kuliah, negeri

Posted on 03 Jul 2013. Hits : 18771

Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan suatu upaya untuk mewujudkan biaya kuliah yang murah di perguruan tinggi seluruh negeri. Dengan sistem ini, mahasiswa tidak akan dikenakan biaya gedung, praktikum, atau biaya tambahan lainnya. Program ini berbeda dengan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Berikut beberapa kampus yang menetapkan UKT, seperti disarikan dari berbagai sumber, Rabu :

1. Universitas Gadjah Mada

Fakultas Kedokteran UGM
Sistem UKT, ada beberapa kelompok yang harus dibayarkan oleh mahasiswa per semester sesuai dengan kelas ekonominya (keseluruhannya untuk per semester), yaitu:
- Kelompok I Rp500 ribu
- Kelompok II Rp1 juta
- Kelompok III Rp7,25 juta
- Kelompok IV Rp10,875 juta
- Kelompok V Rp14,5 juta.

Jadi, rata-rata sampai selesai mahasiswa harus membayar Rp98.625.000. Namun demikian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga membatasi ada lima persen mahasiswa kedokteran UGM yang hanya akan membayar Rp5 juta dan lima persen mahasiswa membayar Rp10 juta.

2. Universitas Indonesia

Fakultas Kedokteran UI
Dengan sistem UKT, yaitu :
- Kelompok I Rp0-Rp500 ribu
- Kelompok II Rp501.000-Rp1.000.000
- Kelompok III Rp1.000.001-Rp2.000.000
- Kelompok IV Rp2.000.001-Rp3.000.000
- Kelompok V Rp3.000.001-Rp4.000.000
- kelompok VI Rp4.000.001-Rp7.500.000 per semester.

Jadi, rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp30.562.500, namun Kemendikbud juga membatasi ada lima persen mahasiswa kedokteran UGM yang hanya akan membayar Rp5 juta dan lima persen mahasiswa membayar Rp10 juta.

3. Universitas Diponegoro

Fakultas Teknik Undip
Dengan sistem UKT, yaitu:
- Kelompok I dimulai Rp0-Rp500 ribu
- Kelompok II Rp500 ribu hingga Rp1 juta
- Kelompok III Rp4,5 juta
- Kelompok V Rp7,5 juta.

Jadi, rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp43.800.000. Kemendikbud juga membatasi ada lima persen mahasiswa fakultas teknik Undip yang hanya akan membayar Rp4 juta dan lima persen mahasiswa membayar Rp8 juta.

Jurusan Kedokteran Umum UNDIP
Dengan sistem UKT:
- Kelompok I dimulai Rp0-Rp500 ribu per semester
- Kelompok II Rp500 ribu hingga Rp1 juta
- Kelompok III Rp10 juta
- Kelompok IV Rp14,25 juta
- Kelompok V Rp18,5 juta.

4. Institut Teknologi Sepuluh November.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS
Dengan sistem UKT, yaitu
- Kelompok I Rp500 ribu
- Kelompok II Rp1 juta
- Kelompok III Rp2,5 juta
- Kelompok IV Rp4 juta
- Kelompok V Rp5 juta
- Kelompok VI Rp6 juta
- Kelompok VII Rp7,5 juta.

Jadi, rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp28,6 juta. Namun Kemendikbud membatasi ada lima persen mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS yang hanya akan membayar Rp4 juta dan lima persen mahasiswa membayar Rp 8 juta.

5. Institut Teknologi Bandung

Fakultas Teknik Pertambangan ITB
Biaya Kuliah Tunggal per mahasiswa per semester sebesar Rp13.404.000, namun mahasiswa hanya membayar Uang Kuliah Tunggal per semester sebesar antara Rp400 ribu-Rp10 juta.

6. Universitas Hasanuddin

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin, Makassar.
Biaya Kuliah Tunggal per mahasiswa per semester adalah Rp12.694.000, namun mahasiswa hanya membayar Uang Kuliah Tunggal sebesar antara Rp500 ribu-Rp6.500.000. (bn)

Presiden Jokowi Diharapkan Bawa Investasi di Banten

Presiden Joko Widodo diminta mendatangkan investasi di Provinsi Banten guna menyejahterakan masyarakat serta menyerap ribuan tenaga kerja lokal di daerah itu.

Kebijakan Ekonomi Global Jokowi Juga Dinanti

Kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi tantangan ekonomi global, seperti pelambatan ekonomi beberapa negara maju, dan antisipasi pembalikkan arus modal karena normalisasi ekonomi Amerika Serikat sangat dinantikan para pelaku pasar, kata seorang pengamat LIPI.

Iklim Investasi Lebak Dijamin Kkondusif

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjamin iklim investasi di daerah ini kondusif dan aman sehingga bisa menyejahterakan masyarakat.

KIS dan BPJS Bisa Terintegrasi

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Chazali H Situmorang mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dicanagkan Presiden Joko Widodo bisa terintegrasi.

Jokowi Diharapkan Hapus Kesenjangan Daerah-Pusat

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Zainul Majdi berharap pasca dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mampu menghapuskan kesenjangan antara pusat daerah.