Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Hukuman Mengecat Tembok Menanti Siswa SMKN 27 Jakarta Akibat Corat-coret Seragam

corat coret seragam, dihukum, ngecat tembok

Posted on 24 May 2013. Hits : 276

Hukuman mengecat tembok sekolah disiapkan pihak sekolah SMKN 27 Jakarta bagi siswa yang melakukan aksi corat-coret seragam sekolah pascakelulusan.

"Sedikit saja ketahuan, kita langsung menghukum anak itu mengecat tembok selama masih berstatus siswa SMK 27," kata Kepala SMK 27 Jakarta Sudiono di Jakarta, Jumat.

Sudiono mengatakan pihak sekolah telah mengingatkan seluruh siswa, terutama yang baru saja dinyatakan lulus UN untuk tidak mencorat-coret seragam, tembok dan melakukan konvoi di jalanan.

"Jika ketahuan oleh penegak hukum, kita serahkan kepada mereka tentunya dengan bantuan mediasi dari pihak sekolah," kata Sudiono.

Kepala SMK 27 itu juga mengatakan pihak sekolah tidak mengizinkan siswanya untuk membawa kendaraan pribadi jika tidak memiliki SIM.

Seluruh siswa SMK 27 sebanyak 293 siswa dari tujuh program keahlian dinyatakan lulus UN 2013.

"Memang, UN tahun ini dirasa lebih kompleks karena ada 20 paket soal dibanding tahun lalu hanya lima paket soal," kata Sudiono.

Salah satu siswa SMK 27 Jakarta jurusan kecantikan kulit Sarah Juliani juga mengaku UN 2013 agak rumit karena memiliki banyak aturan.

"Kalau ujiannya tidak terlalu sulit karena kita sudah delapan kali 'try out'. Justru try out-nya lebih susah," kata Sarah.

Sarah juga menyarankan dilakukan peningkatan kualitas kertas ujian karena mudah sobek sewaktu ditulisi.(ris/ant)

Wisatawan Asing Dilarang Masuk Korut

Korea Utara akan memberlakukan larangan masuk bagi wisatawan asing Jumat untuk mencegah penyebaran virus Ebola, demikian keterangan perusahaan agen perjalanan kepada Reuters.

Kaltim Segera Bentuk Alat Kelengkapan

DPRD Kalimantan Timur akan segera membentuk alat kelengkapan dewan demi kelancaran tugas, seperti membentuk badan anggaran dan badan musyawarah.

Sekolah Ambon Masuk Nominasi Adiwiyata

Sebanyak tiga sekolah di Kota Ambon masuk nominasi penilaian Adiwiyata tingkat Nasional, kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (PDL) Kota Ambon Luzia Izaak.

Persawahan Jawa Diperkirakan Hilang 50 Tahun Lagi

Salah satu peneliti Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta M Kundarto berpendapat 50 tahun lagi lahan persawahan di Pulau Jawa akan hilang karena desakan pembangunan.

Lahan Pabrik 'Tortila' Disegel

Warga Kelurahan Pasar Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Badri, menyegel lahan yang dihibahnya untuk pabrik pembuatan makanan ringan 'Tortila' dan taman bunga.