Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Greenpeace: Kawasan Mifee Diincar Karena Dataran Rendah

mifee, wwf, sawit, hektare

Posted on 14 Dec 2012. Hits : 207

Kepala Pemetaan dan Riset Greenpeace Indonesia Kiki Taufik, mengatakan kawasan Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) banyak diincar oleh sejumlah perusahaan karena terdapat di dataran rendah.

"Kawasan MIFEE merupakan dataran rendah dan dekat dengan laut. Tak heran jika banyak perusahaan yang mengincar kawasan tersebut," ujar Kiki Taufik di Jakarta, Jumat.

Dataran rendah sangat cocok untuk wilayah perkebunan. Sementara kedekatan dengan laut meringankan biaya transportasi.

Laporan dari WWF wilayah Sahul menyebutkan sebanyak 54 hingga 60 persen kawasan MIFEE malah digunakan untuk Hutan Tanaman Industri (HTI).

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah menyebutkan kawasan itu mempunyai luasan sebanyak 2,16 juta hektare dan dikelola 45 perusahaan.

"Seharusnya MIFEE itu benar-benar dimanfaatkan untuk pangan. Tapi kenyataannya banyak perusahaan yang berlomba-lomba mendapatkan izin untuk sawit dan HTI." Greenpeace, lanjut dia, sudah berupaya meminta pemerintah untuk mengkaji ulang izin MIFEE tersebut.

Untuk tingkat provinsi sudah membuahkan hasil dimana pemerintah provinsi sudah mulai terbuka. Namun sayangnya kendala ada di tingkat kabupaten.

"Pemerintah kabupaten mudah tergiur oleh tawaran-tawaran perusahaan," kata dia.

Program MIFEE mencakup pertanian padi, tebu, jagung, kedelai, perkebunan kelapa sawit, peternakan sapi, perikanan dan lain-lain. Program itu diluncurkan pada 11 Agustus 2010.(ant/ev)

Sekjen PBB 'Sangat Prihatin' Dengan Pembunuhan Tokoh Terkenal Di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (17/4) mengatakan ia 'sangat prihatin' dengan laporan mengenai pembunuhan tokoh terkenal di Ukraina belum lama ini, dan mengatakan kejahatan semacam itu mesti segera diselidiki.

Tobasa Bentuk Klinik Pertanian Atasi Ancaman Hama

Pemkab Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara merencanakan pembentukan klinik-klinik pertanian yang dilengkapi laboratorium.

Kota Bengkulu Butuh Anggaran Triliunan Bangun Pariwisata

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan bahwa kota itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sektor pariwisata, bahkan mencapai triliunan rupiah.

Nelayan Tabanan Keluhkan Harga Lobster Turun Drastis

Masyarakat nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan harga lobster di pasaran turun drastis akibat adanya aturan bahwa penangkapan jenis ikan itu ukurannya harus yang melebihi 200 gram per ekornya.

Pemkot Bogor Tindak Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, siap menindak tegas minimarket yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang Larangan Menjual Minuman Beralkohol Golongan A.