Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gafatar Galakkan Kembali Pancasila Melalui Rakernas Bali

gafatar, pancasila, fondasi gerakan pembangunan, rakernas bali

Posted on 21 Jan 2013. Hits : 979

Organisasi sosial Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan ikut menggalakkan kembali Pancasila karena saat ini esensinya telah memudar sehingga perlu terus digalakkan karena masih menjadi fondasi gerakan pembangunan.

"Kita akan galakkan kembali Pancasila yang menjadi tema dalam Rakernas ke-1 DPP Gafatar 2013 di Bali," kata Sekretaris Jenderal DPP Gafatar, Benny Satria di Jakarta, Senin.

Rakernas tersebut berlangsung selama empat hari, sejak 18-21 Januari 2013 di Bali.

Selain Pancasila, maka topik lainnya yang juga akan dibahas adalah terkait masalah budaya bangsa, tambah Benny.

Benny mengatakan Rakernas di Bali turut dihadiri sejumlah tokoh yang peduli pada pelestarian budaya nusantara diantaranya Irjen Pol (Purn) Bibit Samad Rianto, mantan Menteri Sekretaris Negara Bondan Gunawan, juga Konsultan Politik Masyarakat (Polmas) Fred Sumampow.

Dalam Rakernas, ketiga tokoh tersebut, memberikan pandangannya dalam berbagai topik saat menjadi pembicara pada sarasehan dan dilanjutkan dengan agenda rapat kerja serta penutupan di Ubud, Bali.

Selain itu, menurut Benny, Rakernas Gafatar juga diikuti pengurus DPP dan perwakilan dari 17 DPD serta perwakilan dari 16 Daerah Binaan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total peserta sebanyak 144 orang.

Gafatar merupakan organisasi sosial yang memusatkan perhatian pada aksi sosial dan wawasan kebangsaan berbasis wawasan nusantara yang telah tumbuh dengan baik.

Menurut Benny, Gafatar juga telah menggandeng tokoh-tokoh nasional untuk terlibat di dalam gerakan aksi sosial organisasi yang baru berdiri pada tanggal 14 Agustus 2011 dan dideklarasikan secara nasional pada tanggal 21 Januari 2012 di Jakarta itu.(ant/id)

Sekjen PBB 'Sangat Prihatin' Dengan Pembunuhan Tokoh Terkenal Di Ukraina

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (17/4) mengatakan ia 'sangat prihatin' dengan laporan mengenai pembunuhan tokoh terkenal di Ukraina belum lama ini, dan mengatakan kejahatan semacam itu mesti segera diselidiki.

Tobasa Bentuk Klinik Pertanian Atasi Ancaman Hama

Pemkab Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara merencanakan pembentukan klinik-klinik pertanian yang dilengkapi laboratorium.

Kota Bengkulu Butuh Anggaran Triliunan Bangun Pariwisata

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan bahwa kota itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sektor pariwisata, bahkan mencapai triliunan rupiah.

Nelayan Tabanan Keluhkan Harga Lobster Turun Drastis

Masyarakat nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan harga lobster di pasaran turun drastis akibat adanya aturan bahwa penangkapan jenis ikan itu ukurannya harus yang melebihi 200 gram per ekornya.

Pemkot Bogor Tindak Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, siap menindak tegas minimarket yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang Larangan Menjual Minuman Beralkohol Golongan A.