Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Eks RSBI Sebaiknya Jadi Sekolah Unggulan

sekolah unggulan, rintisan sekolah bertaraf internasional, rsbi

Posted on 01 Feb 2013. Hits : 624

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof Dr Rochmat Wahab MPd MA mengatakan, sekolah eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) sebaiknya menjadi sekolah unggulan.

"Eks sekolah RSBI seharusnya menjadi sekolah unggulan namun tetap menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas," ujar Rochmat di Jakarta, Jumat.

Rochmat mengatakan, pada dasarnya dirinya kecewa dengan adanya keputusan MK yang menghapus sekolah RSBI. Sekolah RSBI, kata dia, pada prinsipnya adalah sekolah unggulan. Minimal ada satu sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota.

"Sumbangan sukarela itu seharusnya bisa diatur dengan baik. Bisa dibicarakan dengan komite sekolah seperti apa baiknya. Jika transparan, semua yang disumbangkan wali murid juga akan kembali pada siswa itu sendiri," cetus dia.

Sekolah unggulan, kata Rochmat, sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Apalagi Indonesia akan menjadi bagian utama dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN yang mulai diberlakukan pada 2015.

"RSBI itu pada awalnya muncul karena adanya tuntutan masyarakat yang menginginkan adanya kelas internasional di sekolah." Semua sekolah eks RSBI akan berstatus menjadi sekolah reguler yang dibina oleh pemerintah provinsi/kabupaten/kota.

Hal tersebut tertuang melalui Surat Edaran Nomor : 017/MPK/SE/2013 tentang Kebijakan Transisi RSBI, yang diteken Mendikbud pada Rabu, 30 Januari 2013 kemarin, yang ditujukan kepada para gubernur, bupati/walikota, kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan sekolah reguler itu sama halnya dengan sekolah biasa. Baru pada tahun ajaran baru mendatang, akan dibahas mengenai tata cara pengelolaan sekolah lebih lanjut.

Semua papan nama, kop surat, dan stempel sekolah, yang menyebutkan atau menyatakan RSBI tidak dapat dipergunakan dalam proses administrasi atau manajemen sekolah.

Kebijakan tersebut diambil menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 5/PUU-X/2012, yang mengabulkan permohonan Koalisi Pendidikan ke MK. Dampak putusan itu aalah dihapuskannya sekolah RSBI. (ant/as)

Pertama Kali Masuk Malaysia Puluhan WNI Ditangkap

Puluhan orang yang dideportasi melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara merupakan warga negara Indonesia yang tertangkap saat pertama kali masuk Negeri Sabah, Malaysia.

Dolar AS Menguat Di Tengah Data Ketenagakerjaan Bervariasi

Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di New York pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor mencerna laporan ketenagakerjaan non pertanian bervariasi dari negara itu.

Ditemukan 15 Kasus DBD Di Kulon Progo

Selama Januari 2016 ditemukan 15 kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan satu diantara penderita meninggal dunia.

Disdikbud Imbau Guru Sertifikasi Tingkatkan Semangat Mengajar

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musirawas Utara, Sumatera Selatan, mengimbau guru yang sudah menikmati dana tunjangan sertifikasi agar meningkatkan semangat belajar-mengajar dan jangan lagi bermalas-malasan.

Enam WNI Dideportasi Tersangkut Kasus Narkoba

Sebanyak enam orang dari 139 warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi Pemerintah Kerajaan Malaysia melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, karena tersangkut kasus narkoba.