Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Dishut Kuantan Singingi Data Potensi Pohon Sialang

dinas kehutanan, kabupaten kuantan singingi, data pohon sialang, riau

Posted on 10 Jan 2013. Hits : 494

Dinas Kehutanan Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau pada tahun 2013 mendata semua pohon sialang yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

Pohon sialang tempat bersarangnya lebah dan menghasilkan madu dengan harga jual Rp100.000 per kilogram.

"Semua pohon sialang se-Kabupaten Kuantan Singingi akan didata sebagai potensi penghasil madu maupun potensi kayu dapat meningkatkan PAD," kata Kepala Dinas Kehutanan setempat Febrian Swanda didampingi Kabid RLPS Abriman dan Kabid Pengembangan Usaha Kehutanan Safriwan, Kamis.

Dikatakan, pohon sialang merupakan pohon yang sangat berharga, bernilai tinggi. Tidak semua daerah bisa dijumpai, namun disetiap kecamatan pasti ada ditemukan pohon tersebut, karena sulit dijumpai membuat harganya melambung tinggi. Pohon sialang merupakan tempat bersarangnya lebah madu yang bernilai tinggi untuk kesehatan manusia.

Jika program ini berjalan dengan baik, diharapkan kedepan dapat diberdayakan sehingga bisa menghasilkan pendapatan yang tinggi, bahkan dimungkinkan mencari investor yang berminat dibidang pemberdayaan pohon sialang ini. Kedepan akan membantu mendongkrak penerimaan Asli Daerah maupun meninghasilkan madu berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan pendapatan warga.

"Pohon sialang kesukaan lebah untuk menempatinya,lebah dapat menghaasilkan madu berkualitas tinggi. dengan demikian pohon sialang merupakan aset daerah yang perlu dilestarikan, sehingga akan menjadi objek bisnis yang menarik," urainya.

Kabid RLPS Abrian, menambahkan selama ini, pohon ini hanya dipelihara oleh masyarakat, masyarakat yang tahu persis besarnya keuntungan memelihara pohon ini, dengan melihat potensi itu, pihak Pemkab Kuansing melalui Dinas Kehutanan memprogramkan ditahun 2013 ini melakukan kegiatan pendataan seluruh pohon sialang yang ada di kabupaten Kuantan Singingi ini.

"Dishut akan berupaya keras memaksimalkan program ini, sehingga dapat berhasil dengan baik, banyak potensi yang akan diraih dari pendataan ini, data yang akurat dapat dijadikan bahan informasi untuk mendatangkan investor" janjinya.

Kabid Pengembangan Usaha keHutanan Safriwan menambahkan banyak program yang akan dilaksanakan di tahun 2013 ini, ada juga program rencana pengukuran pemetaan rimbo larangan.

"Pengukuran dan pemetaan rimbo larangan dilakukan dibeberapa tempat di Kabupaten Kuansing, misalnya kecamatan Cerenti, Logas , teratak air hitam," urainya.

Dalam rimbo larangan tersebut kemungkinan ditemukan pohon sialang yang bernilai tinggi tersebut. karena itu pihak Dinas kehutanan juga meminta partisipasi warga kuansing untuk memberikan informasi akurat, sehingga dapat membantu terealisasinya program ini.

"Rimbo larangan ini berada diluar kawasan hutan negara, Ia berada di hutan kearifan lokal, untuk sementara luasnya diperkirakan lebih dari 1200 hektar," ucapnya.

Rimbo larangan adalah hutan campuran yang mesti dilindungi, karena bisa melindungi flora dan fauna serta dapat melindungi lingkungan hidup.

"Dalam rimbo larangan terdapat banyak potensi yang dapat diambil, semua bernilai tinggi sekaligus dapat membantu potensi tingkatkan Pendapatan Asli Daerah," katanya meyakinkan.

Rasid (30) salah satu warga kuansing membenarkan banyaknya pohon sialang di kabupaten Kuansing, pohon sialang potensi besar bersarangnya lebah madu yang sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Pohon sialang dilindungi, sering bersarang lebah madu yang diperjual belikan ditengah maasyarakat, hingga kini harganya sangat tinggi, bisa mencapai ratusan ribu rupiah perliternya," urainya.

Jika benar adanya propgram Pemkab Kuansing mela lui Dinas Kehutanan untuk melakukan pendataan, menurutnya, adalah langkah yang sangat baik, tentu akan mendapat dukungan banyak pihak.(ant/id)

175,8 Hektare Hutan Sumsel Masih Terbakar

Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Kemenhut Alam Sony Partono mengatakan sekarang ini areal kebakaran hutan akibat kemarau di wilayah Sumatera Selatan masih ada 175,8 hektare.

Gubernur : Kaltim Pusat Kegiatan Olahraga Indonesia Timur

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengharapkan Kaltim dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan olahraga di Indonesia bagian timur.

Konsumsi Energi Di NTB Capai Rp1,2 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Barat mencatat total konsumsi energi di daerah itu pada triwulan II tahun 2014 mencapai Rp1,2 triliun dengan pangsa terbesar merupakan konsumsi bahan bakar minyak sebesar Rp887 miliar.

Kemenkop-UKM Beri Bantuan Tiga Koperasi Di Manado

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) memberikan bantuan sebesar Rp1 miliar kepada tiga koperasi di Manado, Sulawesi Utara.

Dishut Ajak Perusahaan Peduli Asap

Aparat Dinas Kehutanan Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengajak seluruh perusahaan yang ada di daerah itu untuk peduli asap serta mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di hak guna usaha milik mereka.