Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

BNPB Perkirakan 1.200 Bencana Terjadi Pada 2012

bencana, bencana alam, kejadian bencana, bnpb

Posted on 20 Dec 2012. Hits : 223

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memperkirakan terdapat sekitar 1.200 kejadian jika semua data yang masih terdapat di kementerian dan lembaga, BPBD, TNI, Polri dan Pemda dapat dikumpulkan serta dilakukan verifikasi.

"Pada 2009 terdapat 1287 kejadian, 2010 sekitar 1999 dan 2011 sebanyak 1663 kejadian. Data sementara kejadian bencana tahun 2012 adalah 730 kejadian ," kata Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kejadian bencana selama 2012 lebih sedikit dibandingkan pada 2010 dan 2011. Penurunan kejadian bencana sangat dipengaruhi oleh faktor alam, yaitu cuaca, iklim dan geologi.

"Selama tahun 2012 tidak ada bencana yang besar," kata dia.

Ia menjelaskan dampak bencana selama 2012 sebanyak 487 orang meninggal, 675.798 orang mengungsi/menderita, dan 33.847 rumah (7.891 rumah rusak berat, 4.587 rusak sedang, dan 21.369 rusak ringan).

"Sekitar 85 persen adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, kekeringan, dan puting beliung," ujar dia.

Ia mengatakan dibandingkan dengan rata-rata bencana hidrometeorologi selama 2002-2011 yaitu sekitar 80 persen sehingga bencana tersebut mengalami peningkatan.

"Terjadi kejadian puting beliung sebanyak 259 kejadian (36 persen), Banjir 193 kejadian (26 persen), dan tanah longsor sekitar 138 kejadian (19 persen)," ujar dia.

Berdasarkan waktu kejadian, lanjutnya, Januari adalah puncak dari kejadian bencana, yang kemudian menurun pada Februari, tetapi Maret hingga April terjadi kenaikan lagi.

Ditinjau dari jumlah korban meninggal terbanyak, lanjutnya, akibat bencana adalah kecelakaan transportasi laut (kapal tenggelam imigran gelap) sebanyak 165 orang.

"Diperkirakan jumlah korban meninggal tenggelamnya kapal imigran gelap ini lebih banyak karena tidak diketahuinya jumlah pasti penumpang," ujar dia.

Ia mengatakan pada 2011 sebanyak 482 orang meninggal. Terjadi perubahan waktu kejadian dari kecelakaan transportasi laut.

"Jika pada 2011, korban terbanyak terjadi pada Desember dan September, sedangkan di 2012 pada Juni dan September," katanya.

Ia menambahkan kecelakaan Kapal Motor Putri Ayu di perairan laut Alang Maluku pada Sabtu, 16 Juni 2012 merupakan penyumbang terbesar korban meninggal dan hilang yaitu 92 orang meninggal. (ant/as)

Badai Tropis Tewaskan Dua Orang di Filipina

Setidak-tidaknya dua orang tewas dan seorang lain terluka setelah badai tropis Chebi (nama lokal Queenie) melanda Filipina tengah dan selatan, kata badan penanggulangan bencana setempat, Jumat.

UE Masukkan Nama Baru Dalam Catatan Hitam

Uni Eropa (UE), pada Kamis (27/11), menambahkan lima kelompok dan 13 tokoh ke dalam cacatan hitam mereka atas peran separatis dalam pemilu yang dilaksanakan bulan ini di daerah Ukraina Timur.

ASEAN Gelar Konferensi Perlindungan Konsumen Pertama

Persatuan Negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) akan menggelar konferensi yang bertujuan melindungi konsumen pada tanggal 8-9 Desember 2014 di Hanoi, Vietnam.

Jembrana Hentikan Proyek Minapolitan

Pemkab Jembrana, Bali, menghentikan proyek minapolitan dari pemerintah pusat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, karena dianggap belum berkoordinasi.

Kasus Sengketa Informasi Siap Diselesaikan

Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta siap menyelesaikan kasus sengketa informasi yang terjadi di wilayahnya secara adil dan tidak berat sebelah.