Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

BKKBN Targetkan 1.083 Akseptor Dari KB Bhayangkara

bkkbn, targetkan, 1.083 akseptor, bhayangkara

Posted on 03 Jun 2013. Hits : 300

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencnan Nasional Kalimantan Barat menargetkan 1.083 akseptor selama pelaksanaan Bulan Bhakti KB Kesehatan Bhayangkara 2013 selama Mei hingga Juli.

Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Dwi Listyawardhani di Pontianak, Senin, ada dua sasaran utama dari Bulan Bhakti KB Kesehatan Bhayangkara tahun ini.

"Mereka yang mengikuti setelah kelahiran atau keguguran, dan akseptor untuk ganti metode kontrasepsi jangka panjang. Masing-masing, sasarannya 759 akseptor dan 324 akseptor," ujar Dwi Listyawardhani saat Rapat Koordinasi Bulan Bhakti KB Kes Bhayangkara 2013.

Rinciannya, sasaran untuk setiap kabupaten/kota di Kalbar, yaitu KB setelah persalinan atau keguguran, di Kabupaten Pontianak sebanyak 28 akseptor, Sambas 39 akseptor, Ketapang 81 akseptor, Sanggau 35 akseptor, Sintang 29 akseptor.

Kemudian, Kabupaten Kapuas Hulu 14 akseptor, Bengkayang 22 akseptor, Landak 9 akseptor, Sekadau 49 akseptor, Melawi 15 akseptor, Kayong Utara 12 akseptor, Kubu Raya 238 akseptor, Kota Pontianak 126 akseptor dan Singkawang 62 akseptor.

Perkiraan sasaran untuk akseptor ganti cara metode kontrasepsi jangka panjang, yaitu Kabupaten Pontianak sebanyak 12 akseptor, Sambas 17 akseptor, Ketapang 32 akseptor, Sanggau 16 akseptor, Sintang 13 akseptor, Kapuas Hulu 6 akseptor.

Lalu, Kabupaten Bengkayang 10 akseptor, Landak 5 akseptor, Sekadau 18 akseptor, Melawi 7 akseptor, Kayong Utara 6 akseptor, Kubu Raya 103 akseptor, Kota Pontianak 53 akseptordan Singkawang 26 akseptor.

"Fokus pada pelaksanaan Bulan Bhakti KB Kesehatan Bhayangkara Tahun 2013 ini adalah untuk meningkatkan pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang," ujar dia.

Ia berharap dukungan kader-kader kesehatan maupun kader kepolisian untuk membantu sosialisasi pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang.

Kepala Polda Kalbar, Brigjen Tugas Dwi Aprianto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut harus tetap sasaran ke masyarakat yang membutuhkan.

Ia akan mengintruksikan setiap kepala polres yang ada lokasi pelaksanaan KB Kesehatan Bhayangkara untuk turun langsung dan ikut dalam menentukan sasaran yang membutuhkan pelayanan di kegiatan tersebut.

"Tidak sebatas pada hal yang terencana saja, tetapi juga yang tidak terencana. Misalnya ada temuan-temuan, tujuan akhirnya, agar citra kepolisian semakin mengena di masyarakat," kata Tugas Dwi Aprianto.(ris/ant)

Warga Minta Bank Di Inhu Tingkatkan Pelayanan

Warga masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, meminta perbankan di daerah itu untuk lebih meningkatkan pelayanan seperti menjamin agar uang selalu tersedia di ATM serta kondisi mesin dalam keadaan baik selama Pekan Olah Raga Provinsi Riau ke VIII.

Banten Anggarkan Rp35,8 Miliar Sehatkan Warga Miskin

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menganggarkan sekitar Rp35,8 miliar pada 2014 untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga kurang mampu, atau menyehatkan warga miskin.

Potensi Logam Di Jawa Sangat Besar

Ahli mutu manikam, Sutoyo, Bsc, menyatakan potensi logam di tanah Jawa sangat besar, namun masyarakat banyak yang tidak paham dengan perbedaan jenis bebatuan, tanah dan pasir yang ada di sekitarnya.

BKD Siapkan Rp700 Juta Untuk Test CPNS

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandarlampung mempersiapkan anggaran Rp700 juta untuk pelaksanaan test Calon Kepegawaian Negeri Sipil (CPNS) tahun 2015.

Persela Targetkan Menang Lawan Semen Padang

Tuan rumah Persela Lamongan menargetkan kemenangan saat menjamu Semen Padang pada lanjutan babak delapan besar Indonesia Super League di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Selasa (21/10), untuk menjaga peluang menembus babak semifinal.