Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

675.262 Warga Lebak Terima Jamkesmas

lebak banten, jamkesmas, jaminan kesehatan masyarakat

Posted on 04 Feb 2013. Hits : 449

Sebanyak 675.262 warga Kabupaten Lebak, Banten, memperoleh peserta asuransi program Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dari keluarga miskin.

"Tahun ini jumlah peserta Jamkesmas naik dari sebelumnya 590.910 orang kini menjadi 675.262 orang atau naik 84.352 orang ketimbang pada 2012," kata Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Asep Aeda Rusman di Rangkasbitung, Senin.

Ia mengatakan, program Jamkesmas tersebut merupakan program unggulan bagi warga miskin untuk mendapat pengobatan secara gratis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Mereka jika sakit mendapat pelayanan kesehatan gratis baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Namun, bagi mereka yang dirawat di rumah sakit dilayani di ruangan kelas III sesuai dengan nota kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Selama ini, kata dia, masyarakat dari keluarga miskin terbantu dengan adanya program Jamkesmas.

Selain dapat meningkatkan usia harapan hidup (UHH) juga kualitas kesehatan masyarakat.

Saat ini, kata Asep, warga miskin di Kabupaten Lebak yang belum menerima asuransi Jamkesmas mencapai 22.000 jiwa.

Pemerintah daerah hanya mampu mengalokasikan dana Jamkesda sebanyak 11.660 orang.

"Kami berharap kekurangan ini dibantu oleh pemerintah Provinsi Banten, sebab program asuransi kesehatan sangat diharapkan masyarakat dari keluarga miskin untuk mendapat pelayanan kesehatan," katanya.

Menurut dia, naiknya jumlah peserta Jamkesmas di Kabupaten Lebak setelah pemerintahan daerah mengusulkan kepada pemerintah pusat dengan disesuaikan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Masyarakat yang menerima kartu Jamkesmas terlebih dulu dievaluasi kelayakannya oleh tim di lapangan.

Sebab program Jamkesmas harus benar-benar dari keluarga miskin yang layak menerima program kesehatan tersebut.

"Kami mencoret jika ditemukan keluarga yang mampu ekonomi, namun mereka menerima program Jamkesmas," katanya.

Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Adjidarmo Rangkasbitung Budi Kuswandi mengatakan, selama ini pasien miskin yang memiliki kartu asuransi Jamkesmas dan Jamkesda mendapat pelayanan tanpa dipungut biaya sepersenpun.

Pihak rumah sakit tidak mempersulit pasien miskin, sepanjang mereka memiliki kartu asuransi Jamkesmas maupun Jamkesda.

Semua pasien miskin dirawat di ruangan kelas III dengan mendapat pelayanan yang baik dari petugas medis.

"Kami tidak membeda-bedakan pasien, apakah itu pasien miskin maupun umum. Semua pasien mendapat pelayanan yang baik," katanya. (ant/as)

Anggota DPRD : Kurau-Penyak Kawasan Wisata Potensial

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Zamhari menyatakan pesisir pantai Kurau dan Penyak merupakan kawasan wisata potensial namun belum digarap secara optimal.

Gubernur Inginkan Kawasan Ujung Jabung Dikelola Swasta

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus menginginkan agar kawasan Ujung Jabung yang menjadi lokasi Pelabuhan Samudera Ujung Jabung nantinya dapat dikelola atau dikerjasamakan dengan pihak swasta.

Kantor Pos Rantauprapat Siap Salurkan Bantuan PSKS

Pihak Kantor Pos Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) siap menyalurkan bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) kepada 49.

Fasilitas MPA Harapan Jaya Lengkap Berkat 'Website'

Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilirsudah memiliki fasilitas dan peralatan lengkap berkat masyarakat yang intens menyuarakan kekurangan alat pada 'website' atau situs resmi desanya yakni www.

Gubernur : PDRB Babel Meningkat 600 Persen

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi mengatakan daerah telah mencatatkan sejumlah keberhasilan di usianya yang ke-14 tahun, di antaranya peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) hingga 600,20 persen.