Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Transplantasi Kepala Segera Terealisasi

transplantasi kepala, jadi kenyataan, abad ini

Posted on 03 Jul 2013. Hits : 295

Transplantasi kepala kepala saat ini jadi populer di dunia medis ketika untuk pertama kalinya dilakukan pada monyet di tahin 1970 silam. Namun, monyet tersebut hanya dapat hidup selama 8 hari.

Seorang ilmuwan Italia, Dr Sergio Canavero, mengatakan, transplantasi kepala manusia akan terealisasi abad ini.

Ilmuwan yang bekerja di Turin Advanced Neuromodulation Group di Italia, mengatakan sains bisa mewujudkan dongeng fiksi ilmiah, seperti Frankenstein dan transplantasi kepala menjadi mungkin.

"Masalahnya adalah bukan terkait dengan hal-hal teknis, tapi etis," katanya kepada ABCNews.com.

Dalam jurnal Surgical Neurology International, Canavero menguraikan prosedur untuk mengambil kepala dari donor dan menanamkannya ke tubuh orang lain. Langkah ini melibatkan induksi hipotermia dan memotong syaraf sumsum tulang belakang dengan 'pisau ultra-tajam', sehingga dapat menyatu dengan sumsum tulang belakang donor.

"Hal ini, tentu saja, benar-benar berbeda dari apa yang terjadi dalam cedera tulang belakang klinis, di mana kerusakan dan jaringan parut menghambat regenerasi," tulis Canavero.

Ia menguraikan skenario hipotetis, di mana donor adalah orang yang mengalami mati otak. Dia mengatakan, penerimanya bisa siapa saja yang berada dalam kondisi terminal, karena kanker atau apa pun yang meninggalkan otaknya dalam kondisi utuh.

Untuk transplantasi kepala, dua operasi harus dilakukan di ruang yang sama, di mana kedua tali tulang belakang akan terputus secara bersamaan untuk kemudian segera disambungkan, direkatkan dengan zat yang disebut polyethylene glycol, atau PEG.

Akan tetapi, ia menyatakan operasi itu akan menciptakan sebuah 'chimera', makhluk mitologis, dan bertabrakan dengan isu-isu etika yang kompleks -- misalnya, pasien akan menurunkan sifat genetiknya atau genetik donor. Namun, lanjutnya, langkah ini bisa menjadi penyelamat bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan terminal.(ris)

PBB Bakal Perpanjang Bantuan ke Suriah

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan memperpanjang upaya pengiriman bantuan ke Suriah hingga setahun ke depan, kata pemimpin dewan keamanan, Selasa (25/11), karena data terbaru menunjukkan bahwa masih banyak warga Suriah yang butuh bantuan.

Kebutuhan Gula Pasir di Sulut Meningkat 100 Persen

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hanny Wajong mengatakan kebutuhan gula pasir di Sulut mengalami peningkatan 100 persen, menghadapi Natal 2014 dan Tahun Baru 2014.

Warga Beralih Ke Merica Karena Cabai Mahal

Sejumlah ibu rumah tangga mengaku beralih menggunakan merica untuk membumbui makanan lantaran terus meroketnya harga cabai rawit yang kini mencapai Rp120 ribu per kilogram di Gorontalo.

Ikan Hias Sulut Diekspor ke Thailand

Provinsi Sulawesi Utara mengekspor ikan hias ke Thailand pada pekan ke dua November 2014 menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi.

NTT Cetak 5.000 Kartu untuk Nelayan

Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Timur mencetak 5.