Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Suriah Siap Berperang Melawan Pemberontak Bertahun-tahun

suriah, perang, melawan, pemberontak, pbb, bashar, al-assad, amerika

Posted on 13 Mar 2013. Hits : 306

Suriah Selasa memperingatkan pihaknya siap berperang "selama bertahun-tahun" menghadapi pemberontak, sementara sejumlah negara mengusahakan satu prakarsa baru untuk mencari para pejabat pemerintah yang cocok bagi perundingan perdamaian dengan oposisi.

Badan PBB urusan anak-anak UNICEF mengatakan satu generasi berisiko hilang dalam konflik antara pasukan Presiden Bashar al-Assad dan pemberontak.

Saat pertumpahan darah mendekati tahun ketiga tanpa ada satu solusi, Prancis mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan Rusia dan Amerika Serikat untuk menyusun satu daftar para pejabat pemerintah yang akan berunding dengan kelompok oposisi.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurents Fabius mengatakan "kami bekerja sama mengenai satu gagasan... daftar para pejabat Suriah yang akan dapat disetujui untuk berunding dengan kelompok oposisi Koalisi Nasional." Ketua oposisi Ahmed Moaz al-Khatib mengusulkan perundingan dengan wakil-wakil pemerintah yang tidak memiliki "darah pada tangan mereka." Inggris mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan mengabaikan embargo senjata Uni Eropa dan akan memasok senjata-senjata kepada pemberontak untuk membantu menggulingkan Bashar.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan ia mengharapkan London dapat membujuk mitra-mitra Uni Eropanya "jika dan apabila diperlukan (untuk memberikan senjata-senjata) jika mereka menyetujui gagasan kami." Bulan lalu, Uni Eropa mengamendemen embargonya untuk mengizinkan negara-negara anggota memasok peralatan "non tempur" dan melatih para petempur oposisi tetapi tidak mencabut seluruh embargo itu.

Menjawab pertanyaan apakah Inggris akan memveto embargo senjata itu apabila diajukan perpanjangan dalam tiga bulan, Cameron mengemukakan kepada satu komisi parlemen ia "akan melanjutkan satu pendekatan Uni Eropa." "Jika kami tidak dapat dukungan, maka itu tidak masalah kami mungkin harus melakukan usaha kami sendiri.

Ketika menjawab pertanyaan apakah mempersenjatai pemberontak dapat menimbulkan bahaya, ia menjawab: "Itu bukan satu keputusan yang harus kami ambil dan saya mengharapkan kami tidak melanggar satu pendekatan kerja sama dalam EU.

"Saya hanya membuat satu rencana yang kami kira baik untuk dilakukan, kami akan lakukan." EU terpecah menyangkut mempersenjatai pemberontak. Inggris, Prancis dan Italia cenderung mendukungnya, sementara Jerman dan negara lain menolak.

Di medan tempur, pemberontak dan pasukan terlibat pertempuran seru di distrik Baba Amr, kota terbesar ketiga Homs, dan batu tembak di jalan yang menghubungkan Damaskus ke bandara internasional.

Surat kabar propemerintah Al-Watan memberitakan tentara berada "kondisi sempurna" dan "memiliki pasukan yang kuat dan senjata-senjata untuk berperang selama bertahun-tahun untuk mempertahankan Suriah".

Suriah "berada dalam keadaan perang" dan "menghadapi satu invasi nyata." katanya dan menegaskan para warga dapat ikut bertempur bersama pasukan pemerintah.

Pemerintah Bashar, yang selalu menyalahkan negara-negara asing bagi aksi kekerasan juga mengirim surat-surat kepada PBB mendesak" menekan negara-negara Arab tertentu dan Barat yang memasok bantuan kepada terorisme." Di Homs, pertempuran berpusat di Khaldiyeh, dengan pasukan pemerintah yang didukung tank-tank menggempur distrik utara.

"Pasukan melancarkan serangan-serangan rokete dari Universitas Baath ke bagian-bagian Baba Amr," kata kelompok hak asasi manusia Obeservatorium Suriah untuk hak Asasi Manusia.

Pertempuran juga terjadi di jalan utama Damaskus menuju bandara, kata kelompok itu. Pemberontak berusaha menguasai jalan raya itu selama beberapa bulan.

Observatorium itu mengatakan 77 orang tewas dalam aksi kekerasan di seluruh Suriah, Selasa.

Di Jenewa UNESCO mengeluarkan satu peringatan bahwa satu generasi anak-anak Suriah bisa hilang.

"Saat krisis di Suriah memasuki tahun ketiga, tahun tragis tanpa ada tanda penghentian aksi kekerasan, risiko kehilangan satu generasi meningkat setiap jam, setiap hari dan setiap bulan," kata juru bicara UNICEF Patrick McCormick.

UNICEF mengatakan hampir separuh dari empat juta orang sangat membutuhkan makanan di Suriah adalah mereka yang berusia dibawah 18 tahun, dan 536.000 orang dari mereka adalah anak-anak di bawah usia lima tahun.

Rusia memberikan bantuan 10 ton pangan kepada Suriah, kata kantor berita SANA, dan mengevakuasi 103 warganya dari negara itu, kata laporan-laporan media dari Moskow. (ant/win)

Mataram Bukan Penyangga Stok Pangan

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, Kota Mataram tidak termasuk daerah penyangga stok pangan nasional, karena produksi padi relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat.

18 Anggota Taliban Tewas

Sebanyak 18 gerilyawan Taliban tewas sementara tujuh orang lagi cedera dalam operasi militer Afghanistan dalam 24 jam terkahir, kata Kementerian Pertahanan negeri itu, Kamis pagi waktu setempat.

Adipura Bukti Keberhasilan Suatu Daerah

Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, penghargaan piala Adipura menjadi bukti keberhasilan suatu daerah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

Ultimatum Penuntasan Jual Beli Listrik

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengultimatum PT Pertamina dan PT PLN untuk secepatnya membuat kesepakatan perjanjian jual beli listrik pada sembilan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau proyek geothermal yang sedang dikerjakan Pertamina.

179 Migran Yang Diculik Dibebaskan

Tentara Meksiko telah membebaskan 179 pekerja migran tak berdokumen Amerika Tengah dengan tujuan Amerika Serikat, kata jaksa penuntut umum Rabu.