Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Amerika Latih Pemberontak Suriah Di Jordania

pemberontak suriah, keamanan yordania

Posted on 12 Mar 2013. Hits : 157

Orang Amerika Serikat melatih petempur pemberontak Suriah di Jordania, kata mingguan Jerman "Der Spiegel" pada Minggu, mengutip keterangan dari yang disebutnya peserta dan penyelenggara.

"Spiegel" menyatakan tidak jelas apakah orang Amerika Serikat itu bekerja untuk perusahaan swasta atau dari tentara, tapi menyatakan beberapa dari mereka mengenakan seragam. Pelatihan itu bertumpu pada penggunaan senjata anti-tank.

Sekitar 200 orang sudah mendapat pelatihan tersebut selama lebih dari tiga bulan dan direncanakan pelatihan untuk 1.200 anggota "Tentara Pembebasan Suriah" di dua markas di bagian selatan dan timur negara itu.

Koran Inggris "The Guardian" juga melaporkan bahwa pelatih asal Amerika Serikat membantu pemberontak Suriah di Jordania. Pelatih asal Inggris dan Prancis juga ikut dalam gerakan pimpinan Amerika Serikat itu, kata "Guardian" pada Sabtu, mengutip keterangan sumber keamanan Yordania.

Dinas sandi Jordania terlibat dalam kegiatan itu, yang bertujuan membangun sekitar selusin satuan sekitar 10.000 petempur dengan mengesampingkan pegaris keras, kata "Spiegel".

"Dinas sandi Jordania ingin mencegah kaum Salafi (pegaris keras) menyeberang dari negara mereka ke Suriah dan kemudian kembali untuk menimbulkan masalah di Jordania," kata salah satu penyelenggara itu.

Laporan tersebut tidak dapat dipastikan secara mandiri.

Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat menolak menanggapi laporan "Spiegel" tersebut. Kementerian luar negeri Prancis dan kementerian luar negeri dan pertahanan Inggris juga menolak menanggapi.

Lebih dari 70.000 orang tewas dan sejuta pengungsi lari dari kemelut Suriah itu.

Itu dimulai sebagai unjuk rasa mendukung demokrasi, tapi berubah menjadi perang aliran antara pemberontak terutama dari kaum besar Sunni Suriah dengan pasukan negara itu, yang membela Presiden Bashar Assad, yang mengikuti iman Alawit dari Syiah.

Amerika Serikat menyatakan akan memberi obat-obatan dan makanan langsung ke petempur lawan, namun mengesampingkan bantuan senjata, karena takut jatuh ke pegaris keras, yang kemudian menggunakannya terhadap Barat.

Arab Saudi dan Qatar secara luas diyakini memberikan senjata kepada pemberontak dan menteri Liga Arab pada Rabu memutuskan membiarkan negara anggotanya mempersenjatai mereka.(ant/rd)

PLN Musirawas Bentuk Desa Binaan Atasi Tunggakan

PT PLN (Persero) Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, berencana membentuk desa binaan untuk mengatasi tunggakan konsumen yang saat ini mencapai Rp4,7 miliar dari 69 ribu pelanggan.

Tiga Pembalap Asing Berlaga Di Kota Palu

Tiga pembalap asing dipastikan ikut berlaga pada kejuaraan motocross terbuka di sirkuit Tanah Runtuh Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 25-27 April 2014.

46 Tim Kaltim Berebut Ke Brazil

Sebanyak 46 tim sepak bola anak usia 10-12 tahun di Kaltim, Sabtu (19/4) bersaing ketat di babak penyisihan, dilanjutkan final pada Minggu sore agar bisa berlaga di tingkat nasional yang selanjutnya bertanding dalam Piala Dunia Anak di Brazil.

Persipura Targetkan Pimpin Klasemen LSI

Tim Persipura Jayapura menargetkan bisa memimpin klasemen Liga Super Indonesia (LSI) dengan harapan bisa menahan seri atau meraih poin penuh dari tamunya PSM Makasar pada laga di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu sore.

PSM Khawatir Kebobolan Dimenit Awal Lawan Persipura

menit awal seperti, Persipura kalahkan Persebaya dengan gol cepatnya,' kata pelatih PSM Makasar Rudy Keltjes di Jayapura via telepon seluler, Sabtu.