Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

UMK Bekasi 2013 Ditetapkan Rp. 2,1 Juta

umk, upah minimum, bekasi, umr, 2013

Posted on 16 Nov 2012. Hits : 3759

Bekasi- Dewan Pengupahan Kota Bekasi, Jawa Barat, menetapkan besaran upah minimum kota (UMK) setempat pada 2013 mendatang sebesar Rp2.100.000.

"Jumlah itu meningkat cukup drastis mencapai Rp677.750 dari UMK 2011 sebesar Rp1.422.250," ujar Ketua Dewan Pengupahan Kota Bekasi, Abdul Iman, di Bekasi, Jumat.

Menurut dia, penetapan itu dilakukan pada Kamis (15/11) malam di Gedung Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi dengan cara voting yang melibatkan perwakilan pengusaha, serikat pekerja, dan pemerintah daerah.

"Selanjutnya angka ini akan kita serahkan ke Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, untuk segera disahkan," katanya.

Penentuan UMK tersebut dilatarbelakangi hasil penghitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan perwakilan buruh dan pengusaha yang mencapai Rp1.658.036 dengan berbagai variabel harga, seperti sembako, listrik, hingga kamar kontrakan.

"UMK untuk kelompok 2 ditetapkan sebesar Rp2.305.000, dan kelompok 1 Rp2.420 .000," katanya.

Secara terpisah, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bekasi, Abdullah, bersyukur dengan nominal yang telah disepakati bersama.

"Alhamdulillah, seluruh pihak menyetujui penetapan UMK walaupun melalui perdebatan yang cukup alot," katanya.

Dia mengatakan, penetapan UMK 2013 ini wajib dilaksanakan bagi pengusaha yang mampu. Namun, apabila pengusaha yang tidak mampu melaksanakan UMK dapat melakukan permohonan penangguhan.

"Penangguhan diberi waktu selama 6 bulan dengan melampirkan data-data keuangan perusahaan dua tahun ke belakang," ujarnya.

Menurut dia, penetapan UMK kali ini tidak diwarnai intimidasi. Sehingga, Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat per 1 Januari 2013 diharapakan dapat dijalani para pengusaha.

"Kami juga berharap ada peningkatan kualitas kerja buruh, sehingga nilai produksi dapat meningkat," ujarnya. (ANT/gws)

JPPR Ungkap Temuan Dana Kampanye Pilkada 2015

Lembaga pemantau pemilu Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengungkapkan temuannya atas penggunaan dana kampanye Pilkada 2015 oleh 27 pasangan calon di sembilan daerah Pilkada.

KPI Libatkan Masyarakat Terkait Evaluasi Program Televisi

Komisi Penyiaran Indonesia melibatkan masyarakat terkait evaluasi program siaran 10 televisi swasta berjaringan nasional melalui uji publik yang berakhir 31 Januari 2016.

Bursa Efek Ajari Investor Tekhnik Investasi Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bakal menyelenggarakan pelatihan tentang tekhnik berinvestasi saham bagi para investor yang ingin mendalami tentang bagaimana membaca grafik dan tren pergerakan saham.

Atlet Asal Sulbar Perkuat ASEAN Games 2018

Atlet dayung putri asal Provinsi Sulawesi Barat, Ramlah yang selama ini menjadi binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), kini terpilih dalam seleksi atlet nasional untuk berlaga di turnamen ASEAN GAMES 2018 mendatang.

DPRD Kalsel Optimistis Selesai Bahas Prolegda 2016

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Kalimantan Selatan HM Rosehan NB optimistis lembaga legislatifnya akan selesai membahas Raperda yang masuk program legislasi daerah tingkat provinsi tersebut tahun 2016.