Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemberian Kredit UMKM Insentif Untuk Perbankan

pemberian kredit, umkm insentif

Posted on 30 Nov 2012. Hits : 336

Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan menilai aturan pemberian kredit kepada UMKM dengan porsi minimal 20 persen secara bertahap lebih bertujuan memberikan insentif kepada perbankan untuk meningkatkan akses pelayanan.

"Itu lebih untuk penerapan insentif atau disinsentif. Tapi apapun regulasi Bank Indonesia jangan sampai membuat perbankan tidak bisa bergerak atau tidak efisien," kata Anton di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, aturan terbaru Bank Indonesia (BI) itu tidak akan membatasi gerak perbankan asing karena setiap bank memiliki pangsa pasar tersendiri dalam menyalurkan kredit.

"Penyaluran kredit itu tergantung segmen, tapi kita lihat nanti saja," katanya.

Saat ini pertumbuhan kredit UMKM tercatat sebesar 21 persen secara tahunan (yoy) per Juni 2012 dengan peningkatan terjadi secara intensif dalam dua bulan terakhir dilakukan oleh bank asing.

BI mewajibkan perbankan menyalurkan kredit untuk UMKM sebesar minimal 20 persen dari total kredit untuk mendorong pertumbuhan pada sektor tersebut.

Menurut Gubernur BI Darmin Nasution, aturan tersebut diberlakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan target kredit produktif.

"Untuk pengaturannya akan kami terbitkan dalam waktu dekat," ujarnya dalam pertemuan perbankan tahunan.

Darmin mengatakan segala kegiatan bantuan teknis akan dilakukan dalam bentuk penelitian, pelatihan, penyediaan informasi dan fasilitas yang disediakan BI.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi bagi SDM perbankan dalam melakukan pembiayaan kepada UMKM dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memenuhi persyaratan teknis dari perbankan.

"Koordinasi dan kerjasama dengan pihak lain juga akan dilakukan melalui kemitraan strategis, 'counterpart' serta fasilitas dalam rangka pengembangan infrastruktur pendukungnya," kata Darmin.  (ant/ed)

Gubernur Terima Pengurus CFCD Chapter Riau

Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menerima kunjungan pengurus baru Corporate Forum for Community Development (CFCD) Chapter Riau, Kamis (30/10) bertempat di rumah dinas Jl.

Wacana Kenaikan Harga BBM Mulai Ganggu Pasar

Ekonom makro Universitas Widaya Mandira Kupang Dr Thomas Ola Langoday, mengatakan, wacana kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi pada awal November oleh Presiden Joko Widodo mulai mengganggu pasar yang beberapa hari sebelumnya cukup stabil.

KPU Palu Anggarkan Biaya Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Sulawesi Tengah, membuat anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membiayai dua putaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2015.

Pemkab Kulon Progo Pasrah Kebijakan Moratorium Pegawai

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pasrah terkait kebijakan moratorium pegawai oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, meski akan berdampak pada kekurangan jumlah pegawai.

Bupati : Jangan Potong Sapi Betina Produktif

Bupati Tanjung Jabung Barat Usman Ermulan minta kepada peternak dan pengusaha di daerahnya agar tidak memotong sapi betina produktif.