Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

OJK-IPB Kerja Sama Mengedukasi Konsumen Jasa Keuangan

otoritas jasa keuangan, institut pertanian bogor, pengawasan industri keuangan

Posted on 27 Mar 2013. Hits : 338

Otoritas Jasa Keuangan dan Institut Pertanian Bogor menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang edukasi dan perlindungan konsumen pada industri jasa keuangan.

"Peran edukasi penting dalam tugas Otoritas Jasa Keuangan melakukan pengawasan industri keuangan yang terpadu karena sektor keuangan perlu memberikan pelayanan edukasi dan perlindungan kepada konsumen," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliamah D Hadah di Bogor, Selasa.

Muliamah mengatakan, sejak beroperasinya OJK, kerja sama dengan IPB merupakan yang kerja sama ke dua yang dilakukan oleh pihaknya dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jasa keuangan. Dikatakannya, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 21 tahun 2011 tentang pembentukan Otoritas Jasa Keuangan, agar sektor keuangan merata, adil dan akuntable dan melindungi kepentingan masyarakat, dibutuhkan kerja sama antara OJK dengan pihak terkait dalam pencapaian amanat undang-undang tersebut.

"Pentingnya edukasi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat di sektor keuangan sehingga dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat," katanya.

Selain IPB, lanjut Muliaham, pihaknya akan meperluas kerja sama dengan pihak terkait lainnya, sepertiKementerian Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya di beberapa wilayah.

Ia menyebutkan, masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait jasa keuangan menjadi hal penting yang harus dientaskan. Terutama persoalan bank keliling yang menjerat masyarakat kecil yang diindikasikan karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait jasa keuangan.

Selain itu, juga dari sektor pertanian sendiri, diharapkan kerja sama dengan IPB dapat memberikan pemahaman kepada para penyedia jasa keuangan agar mulai setius menggarap sektor pertanian dengan menyediakan asuransi pertanian, bank pertanian, dan pembiayaan pertanian.

Kerja sama ini disambut baik oleh Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto, MSc yang mengatakan bahwa sektor keuangan di Indonesia merupakan sektor yang berkembang pesat.

Menurutnya, dengan kinerja perbankan yang baik selama ini, perbankan memiliki potensi yang besar untuk menjadi motor penggerak kegiatan jasa keuangan.

"Salah satu upaya mengembangkan jasa keuangan ini adalah melalui kegiatan pengembangan dan peningkatan edukasi industri keuangan bagi masyarakat luas," kata Rektor.

Pemahaman para calon pengguna jasa keuangan uang baik, lanjut Rektor, diikuti dengan upaya-upaya perlindungan konsumen yang memadai akan mendorong semakin berkembangnya sektor keuangan yang dapat menunjang pembangunan nasional.

Rektor menyebutkan, keterlibatan IPB dalam membantu mengedukasi Jasa keuangan tidak terlepas dari keberhasilan program BIMAS yang telah dilaksanakan oleh IPB. Dalam program BIMAs tersebut ada kredit program yang telah dipahami dengan baik oleh para petani.

"Kesadaran yang baik dari para petani mengenai kredit program tidak terlepas dari adanya edukasi pemanfaatan dan penggunaan instrumen kredit bagi suksesnya pembangunan pertanian yang saat itu diberikan oleh para mahasiswa yang mendampingi petani," kata Rektor.

Rektor menambahkan, dengan edukasi yang baik, maka konsumen akan memahami penggunaan produk yang bersangkutan.(ant/rd)

Jatim Tunggu Kiriman Foto Presiden

Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih menunggu kiriman foto Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk dipasang di lingkungan pemerintah provinsi setempat.

Ahok Dukung Poros Maritim Jokowi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendukung program Presiden Joko Widodo terkait Poros Maritim.

Jokowi Diminta Tak Naikka Harga BBM

Sejumlah warga Gorontalo, minta agar pemerintah di bawah Presiden Jokowi dan Wakil Preesiden Jusuf Kala, untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Jokowi Ditantang Kurangi Kemiskinan

Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Tengah menantang Presiden Joko Widodo untuk mengurangi angka kemiskinan di provinsi setempat dengan pelaksanaan program-program kerja pemerintah yang prorakyat.

Menteri ESDM Harus Paham Persoalan Energi

Praktisi industri migas Gde Pradnyana mengatakan menteri energi dan sumber daya mineral harus memahami persoalan energi yang dihadapi bangsa dan negara ini.