Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

LKPP-Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Pengadaan Barang/Jasa

lkpp, kemendagri, surat edaran, pengadaan barang jasa, jakarta

Posted on 28 Dec 2012. Hits : 835

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 27 Desember 2012 telah menerbitkan surat edaran bersama guna mempercepat pelaksanaan pengadaan barang-jasa pemerintah.

"Surat edaran bersama ini telah ditandatangani oleh Mendagri (Gamawan Fauzi,red)kemarin, tujuannya untuk mendorong percepatan pengadaaan barang-jasa pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012," kata Kepala LKPP Agus Rahardjo di Jakarta, Jumat.

Agus Rahardjo menjelaskan, dalam surat edaran ini, pemerintah meminta kepada instansi di daerah agar melakukan proses penetapan APBD sesuai dengan jadwal yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, sehingga APBD ditetapkan paling lambat tanggal 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.

"Karena itu, surat edaran ini ditujukan untuk gubernur dan ketua DPRD provinsi, bupati dan walikota, serta Ketua DPRD kabupaten -kota," ujarnya.

Selain itu, lanjut Agus, kelompok kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) maupun Panitia Pengadaan/Pejabat Pengadaan diminta melakukan proses pengadaan barang-jasa pemerintah setelah APBD ditetapkan, namun untuk mempercepat proses pengadaan barang-jasa pemerintah maka pengdaaan barang-jasa pemerintah dapat dilakukan setelah rancangan peraturan daerah tentang APBD disetujui bersama antara kepala daerah dan DPRD.

"Nantinya, penerbitan surat penunjukan penyedia barang-jasa dan penandatanganan kontrak pengdaan barang-jasa pemerintah dapat dilakukan setelah dokumen pelaksanaan anggaran disahkan," katanya.

Agus juga mengungkapkan bahwa hingga Jumat (28/12), pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) mampu menciptakan penghematan sebesar Rp12,509 triliun.

"Sampai pagi ini pelelangan atau pengadaan melalui LPSE itu pagu yang telah selesai dikontrakkan sekitar Rp117,284 triliun, dari jumlah itu hasil lelang yang diperoleh adalah Rp104,775 triliun. Ada selisih pagu sekitar Rp12,509 triliun, artinya LPSE berhasil melakukan penghematan anggaran pengadaan sebesar Rp12,509 triliun atau hemat sebesar 10,67 persen," katanya.

Ia menjelaskan, dalam periode yang sama, jumlah lelang melalui LPSE mencapai 86.602 lelang dengan pagu Rp144,568 triliun yang diselenggarakan oleh 45.795 panitia lelang, dengan lelang yang telah diselesaikan adalah 76.198 lelang.

"Sampai sekarang, dari 65.318 penyedia barang-jasa yang terverifikasi, kami menolak 486 penyedia dan melakukan blacklist terhadap 63 penyedia barang/jasa," ungkapnya. (ant/ed)

Ini Alasan Ahok Ingin Perbaiki Kualitas PKL

‎Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan alasannya memperjuangkan nasib para pedagang kaki lima (PKL).

SMBR Catat Penjualan April Tumbuh 13 Persen

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mencatat sampai April tahun 2015 volume penjualan tumbuh sebesar 13 persen di tengah melambatnya konsumsi semen nasional.

Mukomuko Dijanjikan Dapat Subsidi Penerbangan Perintis 2016

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ruslan, mengungkapkan, tahun 2016 daerah itu dijanjikan oleh otoritas penerbangan mendapat subsidi penerbangan perintis dari APBN.

Tim Transisi Berangkatkan Lima Perwakilan Ke FIFA

Tim Transisi bentukan Kemenpora akan memberangkatkan lima perwakilannya ke markas FIFA di Swiss untuk menjelaskan duduk permasalahan dan road map persepakbolaan Indonesia.

Bakteri Mudah Berkembang Biak Pada Sikat Gigi

Dosen Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Palembang, H Nandang Koswaram menyatakan, bakteri sangat mudah dan cepat berkembang biak terutama pada sikat gigi, karena kondisinya lembab terutama yang tidak terawat dan terlalu lama digunakan.