Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Investor "Wait and See" Kebijakan BI

investor, kebijakan bi

Posted on 23 Nov 2012. Hits : 153

Pelaku pasar diprediksi akan "wait and see" seiring Bank Indonesia akan menyosialiasikan sejumlah kebijakan baru seperti "loan to value" bank syariah, wali amanat, "single presense policy", dan suku bunga dasar kredit.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro, di Jakarta, Jumat, mengatakan langkah yang diambil bank sentral ini tentunya membuat saham-saham seperti sektor perbankan dan otomotif sulit menguat.

"Pertemuan 'bankers dinner' malam ini tentunya akan memberikan sentimen terhadap saham sektor tersebut," katanya.

Yualdo menambahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri diprediksi berada pada level 4.316.

Pada pembukaaan sesi I perdagangan Jumat, IHSG melemah 1,05 poin (0,02 persen) menjadi 4.334,86, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 turun 0,27 poin (0,04 persen) ke level 744,17.

Untuk kondisi bursa global, bursa Eropa Kamis (22/11) melanjutkan penguatan untuk keempat kalinya berturut-turut memfaktorkan indeks HSBC Manufaktur China yang untuk pertama kalinya dalam 13 bulan terakhir berhasil melewati level 50.

HSBC Manufaktur China sendiri pada November 2012 tercatat 50,4 yang mengindikasikan terjadinya ekspansi.

Membaiknya data Manufaktur China ini juga direspons oleh penguatan rata-rata harga metal sebesar 0,3 persen.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (22/11) tutup untuk merayakan Thanksgiving.

Untuk bursa Asia pada sesi I perdagangan Jumat ini dibuka "mixed" dikarenakan investor cenderung "wait and see" terhadap hasil pertemuan pemimpin Eropa yang membahas bailout ke Yunani. (ant/ed)

37 KK Terima Bantuan Meteran Listrik

Sebanyak 37 Kepala Keluarga (KK) di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Provinsi Riau,Minggu, menerima bantuan berupa meteran listrik dari PT PLN Bengkalis.

Jenderal Moeldoko Akui Ada Kemerosotan Disiplin

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengakui adanya kemerosotan disiplin dari para prajurit saat ini, oleh karena itu pihaknya akan meningkatkan peraturan militer dasar kepada setiap prajurit.

India Akan Ubah Kebijakan Dukungan Untuk Palestina

India sedang memikirkan untuk mengubah dukungan lamanya buat Palestina di PBB dengan mengalihkan suara dukungan jadi abstein, setelah Pemerintah Partai Bharatiya Janata (BJP) mengusahakan hubungan lebih erat dengan Israel, kata harian lokal, The Hindu.

MHTI Sultra Gelar Kongres Ibu Nusantara

Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Kongres Ibu Nusantara (KIN) ke dua dalam rangka memperingati Hari Ibu.

Mesir Kembali Buka Perbatasan Rafah

Mesir, Minggu, membuka perbatasan Rafah bagi pengunjung dari Jalur Gaza untuk pertama kali dalam hampir dua bulan, kata pejabat Mesir dan Palestina.