Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

SMA Serahkan Peminatan Jurusan pada Siswa

sekolah menengah atas sma kota semarang , serahkan peminatan jurusan kepada siswa sesuai bakat minat dan kecerdasannya, implementasi penerapan kurikulum baru

Posted on 07 May 2013. Hits : 1382


Sejumlah sekolah menengah atas (SMA) di Kota Semarang menyerahkan peminatan jurusan kepada siswa sesuai bakat, minat, dan kecerdasannya sebagai implementasi atas penerapan kurikulum baru.

"Memang berbeda dibanding kurikulum sebelumnya. Kalau kurikulum baru lebih menyerahkan peminatan pada pilihan siswa dan dilakukan pada kelas I," kata Kepala SMA Negeri 2 Semarang Hari Waluyo di Semarang, Selasa.

Berbeda dengan kurikulum sekarang yang menerapkan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa, pada kurikulum baru menerapkan kelompok peminatan, yakni Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam, Ilmu-Ilmu Sosial, dan Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya.

Meski demikian, sekolah tetap akan melihat kesesuaian kondisi bakat dan minat siswa dengan peminatan jurusan yang dipilihnya, antara lain lewat acuan tes, nilai rapor SMP, nilai ujian nasional, psikotes, dan wawancara.

Melalui serangkaian tes dan acuan itu, kata dia, sekolah bisa melihat kecocokan bakat, minat, dan kecerdasan siswa dengan kelompok peminatan yang dipilihnya, termasuk wawancara dengan orang tua dan siswa.

"Yang tidak ketinggalan, rekomendasi dari guru bimbingan konseling (BK) SMP atas peminatan jurusan siswa yang bersangkutan. Dari situ bisa diketahui siswa cocoknya di bidang apa dan harus ke mana," katanya.

Ia menjelaskan kurikulum baru juga memungkinkan siswa untuk melakukan pendalaman atau lintas peminatan, setiap enam jam dalam satu minggu, misalnya siswa peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam ke Ilmu-Ilmu Sosial.

"Bisa juga mendalami peminatan, misalnya siswa peminat Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam ingin mendalami matematika. Itu diberi waktu enam jam setiap minggu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 11 Semarang itu.

Karena itu, kata dia, pada penerimaan siswa baru tahun ini pihaknya tidak akan memaksa siswa dalam memilih peminatan yang diinginkannya, tetapi lebih menyerahkannya kepada siswa sesuai potensi yang dimilikinya.

Rencananya, SMA Negeri 2 Semarang pada tahun ini menerima sebanyak siswa dalam 14 kelas yang setiap kelasnya berisi 32 siswa. Sementara SMA Negeri 11 Semarang menerima 12 kelas, satu kelasnya berisi 36 siswa.

"Kami juga tidak membatasi. Kalau ternyata siswa yang memilih IPS lebih banyak, atau semuanya memilih IPS tidak masalah. Asalkan, siswa itu memenuhi syarat untuk masuk IPS dan lolos serangkaian tes," kata Hari.

Senada dengan itu, Kepala SMA Negeri 3 Semarang Bambang Nianto Mulyo membenarkan kurikulum baru memang menitikberatkan peminatan pada siswa, sementara kurikulum sebelumnya menitikberatkan penjurusan pada sekolah.

"Nantinya, peminatan dilakukan di depan, mulai kelas I dan titik beratnya pada siswa, bukan sekolah. Namun, mekanismenya seperti apa belum tahu. Prinsipnya, kami siap menerapkan," katanya. (ant/ed)

Relawan: Komitmen Jokowi Mulai Terbukti

Kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam Entrepreneur and Professional for Jokowi menilai komitmen Presiden Joko Widodo terhadap pemberantasan korupsi sudah terbukti dengan upaya menyerahkan nama kandidat menteri ke KPK dan PPATK.

Unjuk Rasa Anti Ahok Ganggu Lalu Lintas

Arus lalu lintas jalan kawasan kantor DPRD DKI Jakarta, Jumat, terhambat unjuk rasa Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang menolak rencana pengangkatan Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) menjadi gubernur pengganti Joko Widodo.

Wali Kota Apresiasi Kegiatan Simulasi Teroris

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengapresiasi kegiatan latihan pemeliharaan kemampuan prajurit Satuan Yonif 900/Raider Rindam IX Udayana dalam penanganan aksi terorisme di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

ITS Berstatus PTN-BH

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) terhitung sejak 17 Oktober 2014 bersama Unpad Bandung, Unhas Makassar, dan Undip Semarang.

Indonesia Konsultasi Dengan Brazil

Pemerintah mempersiapkan sesi konsultasi dengan Brazil terkait proteksi perdagangan daging ayam beku dan olahannya, di mana Negeri Samba tersebut telah melaporkan Indonesia ke World Trade Organization.