Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Sleman Kekurangan Guru Komputer Dan Bahasa Inggris

sleman, yogyakarta, kekurangan guru, tunjangan profesi

Posted on 08 Feb 2013. Hits : 394

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jumat masih kekurangan guru bidang komputer dan pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP dan SMA.

"Selain itu, kami juga masih kekurangan guru kelas untuk sekolah dasar (SD) dan guru bidang pendidikan jasmani dan kesehatan untuk SD," kata Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Tri Pujantoro.

Menurut dia, kekurangan guru untuk guru mata pelajaran komputer di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) sebanyak 30 orang dan mata pelajaran Bahasa Inggris 24 orang.

"Sedangkan kekurangan untuk guru kelas SD sebanyak 240 orang, guru pendidikan jasmani dan kesehatan SD 190 orang," katanya.

Pada sisi lain, lanjut dia, untuk guru mata pelajaran IPA, IPS, PKN, dan Bahasa Indonesia tingkat SMP dan SMA jutru kelebihan.

"Selain itu, guru taman kanak-kanak juga kelebihan karena TK negeri di Sleman hanya ada lima sekolah, tetapi jumlah gurunya mencapai 700 orang sehingga sisanya diperbantukan ke TK swasta," katanya.

Tri Pujantoro mengatakan, meskipun ada kelebihan guru pada mata pelajaran tertentu, tidak bisa langsung dipindah karena untuk jenjang guru SMP dan SMA itu ada sertifkat pendidik yang berkaitan dengan tunjangan profesi.

"Kekurangan guru itu menjadi persoalan yang dilematis. Di satu sisi, sekolah tidak boleh mengangkat guru honorer. Namun, di sisi lain, sekolah dituntut menyediakan pendidik. Akhirnya sekolah tetap mengangkat guru horoner untuk memenuhi tenaga pendidik meskipun sekolah tahu itu menyalahi aturan," katanya.

Ia mengatakan, jika sekolah tidak menyediakan, juga salah karena dalam undang-undang sekolah wajib melayani pendidikan.

"Permasalah sekolah pendidikan dasar juga belum selesai di situ. Dalam memberikan honor atau gaji, aturan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang mengisyaratkan tidak leluasa mengangkat guru honorer," katanya.(ant/rd)

Mantan Juara Dunia Ingatkan Pelari Kenya Untuk Berimprovisasi Kalahkan Farah

Mantan juara dunia lari 5000 meter dan pemegang rekor lari 10000 meter Yobes Ondieki memperingatkan pelari Kenya bahwa mereka harus bekerja lebih keras untuk mengalahkan juara dunia dua kali Mo Farah dalam kejuaraan dunia yang digelar bulan ini di Beijing.

KTNA Banten : Produksi Pangan Turun Akibat Kemarau

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten Oong Syahroni mengatakan produksi pangan di daerah ini dipastikan mengalami penurunan akibat kemarau panjang.

Pengamat Dukung KPU Konsisten Dengan PKPU

Pengamat Hukum dan Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Nicolau Pira Bunga mendukung konsistensi KPU dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 12 yang merupakan turunan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkeda serentak.

Penjual Bendera Mulai Menjamur Di Palangka Raya

Penjual bendera merah putih mulai menjamur dan terlihat di berbagai sudut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjelang Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 tahun yang jatuh pada 17 Agustus 2015.

KBRI Adakan Forum Pengusaha ICT Selandia Baru-Indonesia

KBRI Wellington mengadakan kegiatan forum bisnis di bidang teknologi informasi dan komunikas (ICT) yang dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan penyedia ICT di ibu kota itu yang tertarik melakukan kerja sama dengan mitra di Indonesia.