Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

SILPA 2012 Diharapkan Untuk Relokasi Warga Bantaran

sisa lebih perhitungan anggaran, relokasi warga bantaran

Posted on 28 Mar 2013. Hits : 185

Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) dalam APBD Kota Surakarta 2012 diharapkan sebagian bisa dialihkan untuk menyelesaikan relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo tahun ini.

"Kami berharap kepada Badan Anggaran DPRD Kota Surakarta memprioritaskan program pengentasan warga dari kawasan langganan banjir itu untuk mendapat alokasi Silpa," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Pemkot Surakarta Hasta Gunawan di Solo, Rabu.

Ia mengatakan saat ini pihaknya telah mendapat anggaran sebesar Rp17 miliar untuk menjalankan program relokasi. Namun masih dibutuhkan tambahan dana hingga Rp27 miliar karena perkiraan total dana relokasi yang dibutuhkan hingga Rp44 miliar.

"Kekurangannya kita harapkan dari APBD Perubahan 2013. Harapannya program ini diprioritaskan, sehingga dalam tahun ini bisa selesai," katanya.

Dia mengatakan program ini mendesak diselesaikan karena jumlah pemohon relokasi membeludak sementara jumlah dana yang tersedia saat ini terbatas.(ant/rd)

Sambut Lebaran , Mal Ciputra Jakarta Gelar The Reflection of Ramadhan

Untuk menyemarakkan bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, Mal Ciputra Jakarta menggelar The Reflection of Ramadhan yang akan berlangsung sampai 26 Juli nanti.

Tertibkan Pejalan Kaki, Pedestrian Dilengkapi Pembatas

Dengan maksud membuat pejalan kaki lebih tertib dalam berjalan kaki, sebuah ruas trotoar di Jakarta Barat diberi pembatas dari logam.

Seni Qasidah Digiatkan Kembali

Sekelompok pemain seni qasidah tampil dalam Festival Qasidah yang digelar di Mal Ciputra Jakarta tadi siang (3/7).

Warga Jakarta Kurang Peduli Perawatan Fasum

Salah satu jembatan penyeberangan di kawasan jalan S.

Go-Jek Hadapi Persaingan

Seorang pengemudi ojek yang tergabung dalam layanan Go-Jek terlihat tengah rehat di terik siang yang memanggang di saalah satu sudut Jakarta.