Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Semangat Berkorban Bangun Bangsa Harus Ditumbuhkan

rela berkorban, bangun bangsa dan negara, terus ditumbuh-kembangkan, generasi muda

Posted on 18 Aug 2013. Hits : 145

Seorang pengamat pendidikan di Maluku, Prof Dr Mus Huliselan menegaskan semangat rela berkorban untuk membangun bangsa dan negara serta daerah perlu terus ditumbuh-kembangkan di kalangan generasi muda.

'Semangat rela berkorban, rasa nasionalisme, patriotisme harus terus digelorakan terutama di kalangan generasi muda,' kata Mus Huliselan saat dimintai tanggapannya terkait HUT Ke-68 Kemerdekaan RI di Ambon, Sabtu.

Rektor Universitas Pattimura periode 1994 - 1999 serta 1999 - 2003 tersebut menegaskan, semangat perjuangan para pejuang bangsa untuk memerdekakan bangsa dan negara, harus terus digelorakan dalam jiwa generasi muda sebagai penerus kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang.

Generasi muda, tandasnya harus memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur untuk membangun di berbagai sektor kehidupan, terutama mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

'Cita-cita luhur para pejuang zaman dahulu yakni memerdekakan bangsa dan negara. Di masa sekarang generasi penerus kita juga dituntut memiliki cita-cita luhur untuk yang harus diwujudkan paska kemerdekaan yang diraih pada 68 tahun silam,' katanya.

Terpenting menurut Mus Huliselan semangat rela berkorban untuk membangun di berbagai bidang, perlu terus digelorakan dalam diri setiap anak bangsa.

'Semangat rela berkorban harus digelorakan di dalam diri setiap anak bangsa, tanpa pandang bulu. Dengan semangat yang kuat pembangunan di berbagai bidang dapat diraih,' katanya.

Dia mengakui, kemajuan bangsa dan negara di usia 68 tahun semakin baik dan maju serta sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya.(ant/rd)

Nelayan Pengastulan Butuh Jaminan Kesehatan

Sebagian besar nelayan di Desa Pengastulan, Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali, membutuhkan kartu jaminan kesehatan, mengingat mereka belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan 'Getas Bakar' Disabilitas

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dari Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), menciptakan alat peringatan kebakaran bagi para penyandang disabilitas, yakni berupa gelang untuk disabilitas sebagai alat kebakaran atau "Getas Bakar".

Hari Pertama 800 Orang Kunjungi Istana Open

Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah pengunjung di hari pertama Istana Open mencapai 800 orang dari total yang telah mendaftar sekitar 5.

Polisi Ringkus Dua Karyawan Salahgunakana Solar Bersubsidi

Kepolisian Resor Temanggung Jawa Tengah meringkus dua karyawan PT Barokah Agawe Makmur (BAM) Temanggung karena telah menyalahgunakan solar bersubsidi untuk keperluan pabrik kayu lapis tersebut.

Pemerintah Diminta Segera Realisasikan Bank Khusus Infrastruktur

Pemerintah diminta untuk segera merealisasikan pembangunan bank khusus sektor infrastruktur guna memperlancar pinjaman yang dikucurkan oleh pihak perbankan dalam rangka mendanai proyek infrastruktur di berbagai daerah.