Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Sang Maestro Makassar Meninggal Dunia

iwan tompo daeng liwang, penyanyi makassar, seniman makassar, pencipta lagu daerah bugis makasssar

Posted on 23 May 2013. Hits : 262

Ratusan masyarakat, tokoh, pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar dan Provinsi Sulsel serta rekan-rekan penyanyi dan seniman Makassar melayat di rumah duka Sang Maestro, Iwan Tompo Daeng Liwang di Jalan Mallangkeri III, Makassar, Kamis.

Penyanyi kawakan dan pencipta lagu daerah Bugis Makasssar ini menderita penyakit diabetes serta komplikasi dan sempat masuk di rumah sakit selama dua bulan. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di rumah duka, Kamis, sekitar pukul 07:30 WITA.

Almarhum meninggal di usia 58 tahun, lahir di Makassar 6 September 1952 dengan meninggalkan dua istri dan enam anak. Pencipta lagu daerah lebih dari 500-an ini dikenal sangat baik di kalangan seniman dan solidaritas sesama teman tidak diragukan lagi Kiswan anak pertama almarhum menyebutkan, sebelum ayahnya meninggal saat bangun pagi memyempatkan sarapan nasi kuning dan tidak mengeluh sama sekali.

"Bapak sempat makan nasi kuning pagi tadi dan setelah itu ke kamarnya, sempat istirahat dengan kedua tangannya ditaruh diatas dada mirip orang ketika shalat, ternyata beliau sudah tahu ingin dipanggil, saat saya bangunkan belaiu sudah meninggal," tuturnya sedih.

Dia menuturkan, ayahnya berpesan kepada dirinya agar melanjutkan karya-karya lagu-lagu daerah termasuk lagu terakhir yang diciptakannya berjudul 'Teako Pale' untuk direkam sebagai kenangan terakhir.

"Saya diberi pesan terakhir untuk melanjutkan karya-karya lagu, temasuk lagu terakhir yang belum selesai digarap," tuturnya Sementara sahabat almarhum Natsir mengaku, Rabu malam (22/5) dirinya sempat berbincang dengan pelantun "Anak Kukang (anak terbuang)" tersebut di rumah pribadinya. Bahkan beberapa lagu yang akan dilansir juga telah dibicarakan.

"Beliau sempat berbicara banyak sama saya, bahkan minta digendong, saya juga heran mungkin itu pertada terakhir almarhum akan dipanggil, saya pun dapat kabar setengah jam usai meninggal," akunya.

Sementara Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, saat melayat di rumah duka mengatakan, masyarakat sangat kehilangan sosok pejuang seni di Makasssar khususnya dan di Indonesia secara umum yang mempopulerkan lagu-lagu daerah di Indonesia hingga ke luar negeri.

"Kami sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum, beliau adalah sosok inovator, inspirasi dan motivator bagi penyanyi muda. Mudah mudahan di Makassar akan lahir banyak iwan tompo lainnya dimasa mendatang meneruskan niatannya memberdayakan lagu daerah," ucapnya.

Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum, Kelurahan Biringromang, Kassi, Antang, Kecamatan Manggala, Makassar usai shalat Adzhar, tempat dimana keluarganya di makamkan. Ratusan orang mengantar jenazah hingga keliang lahat. Proses pemekaman disertai dengan hujan cukup lebat selama 15 menit. (ant/ed)

PLN Musirawas Bentuk Desa Binaan Atasi Tunggakan

PT PLN (Persero) Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, berencana membentuk desa binaan untuk mengatasi tunggakan konsumen yang saat ini mencapai Rp4,7 miliar dari 69 ribu pelanggan.

Tiga Pembalap Asing Berlaga Di Kota Palu

Tiga pembalap asing dipastikan ikut berlaga pada kejuaraan motocross terbuka di sirkuit Tanah Runtuh Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 25-27 April 2014.

46 Tim Kaltim Berebut Ke Brazil

Sebanyak 46 tim sepak bola anak usia 10-12 tahun di Kaltim, Sabtu (19/4) bersaing ketat di babak penyisihan, dilanjutkan final pada Minggu sore agar bisa berlaga di tingkat nasional yang selanjutnya bertanding dalam Piala Dunia Anak di Brazil.

Persipura Targetkan Pimpin Klasemen LSI

Tim Persipura Jayapura menargetkan bisa memimpin klasemen Liga Super Indonesia (LSI) dengan harapan bisa menahan seri atau meraih poin penuh dari tamunya PSM Makasar pada laga di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu sore.

PSM Khawatir Kebobolan Dimenit Awal Lawan Persipura

menit awal seperti, Persipura kalahkan Persebaya dengan gol cepatnya,' kata pelatih PSM Makasar Rudy Keltjes di Jayapura via telepon seluler, Sabtu.