Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Ratusan Pedagang Bandara Ngurah Rai Datangi Gubernur

pedagang bandara ngurah rai, nasib berdagang

Posted on 13 Sep 2013. Hits : 190

Ratusan pedagang yang bergabung dalam Paguyuban Pedagang Bandara (P2B) Ngurah Rai, Bali, Jumat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Bali untuk menyampaikan aspirasinya bahwa PT Angkasa Pura I tidak memperhatikan usaha mikro, kecil dan menengah pascaperluasan terminal bandara tersebut.

Kedatangan mereka untuk meminta kepastian nasib berdagang di bandar udara yang baru selesai diperluas itu. Para pengunjuk rasa datang membawa sejumlah spanduk dan poster. Mereka juga membawa alat gamelan tradisional "Baleganjur".

Mereka berorasi di depan Kantor Gubernur Bali, dan kemudian ditemui Wakil Gubernur Ketut Sudikerta. Kedatangan wagub disamput meriah dan yel-yel ratusan pedagang tersebut, bahkan wagub meminta para demonstran untuk menaikkan spanduk yang dibawa itu.

"Tolong angkat tinggi spanduk Anda, biar saya bisa baca," teriak Sudikerta melalui corong mikrofon dan disambut tepuk tangan para demonstran.

Sebelum berbicara, Wagub Sudikerta mempersilakan pedagang menyampaikan aspirasinya yang selama ini memang belum menemukan jalan keluar terkait permasalahan setelah perluasan terminal bandara.

Ketua Persatuan Pedagang Bandara (P2B) Wayan Sukses mengatakan kehadiran mereka masih seputar persoalan penempatan pedagang pascabandara terbesar di Bali itu diperluas.

"Intinya agar kami pengusaha lokal mendapatkan tempat untuk berjualan," kata Sukses yang didukung rekannya.

Sebelumnya, kata dia, para pedagang yang tergabung dalam P2B sudah sejak lama berdagang di bandara. Hanya setelah perluasan mereka hendak dipindah ke lokasi baru.

Ia mengatakan untuk mendapatkan tempat baru mereka harus melalui proses lelang dengan harga tinggi, setelah renovasi di pindah ke terminal yang baru. Sementara mereka yang punya tempat usaha di terminal lama, mereka belum ada kepastian.

"Untuk menempati tempat baru tersebut ada proses lelang yang begitu berat. Mulai dari persyaratan dan lainnya dirasa memberatkan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Sudikerta mengaku sudah sejak lama mengerti persoalan yang mereka hadapi.

"Saya sudah mengerti dan memahami perjuangan kalian. Saya sudah upayakan memfasilitasi dengan segala kekuatan yang saya miliki. Jangan sampai bandara memonopoli dan mematikan usaha kalian," kata Sudikerta.

Untuk menuntaskan persoalan itu, Sudikerta mengaku sudah menghubungi atau mengundang Presiden Direktur PT Angkasa Pura I Tommy Soetomo untuk membicarakan masalah tersebut.

"Saya sudah undang Presiden Direktur Bapak Tommy Soetomo, untuk bersama-sama membahas permasalahan tersebut," kata Sudikerta menegaskan.

Seusai melakukan orasi dan diterima perwakilan dari P2B oleh Wagub Sudikerta, para pedagang tersebut membubarkan diri dengan tertib dan damai serta mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. (ant/ed)

Gubernur Bengkulu Buka Festival Tabot 2014

Gubernur Provinsi Bengkulu membuka pagelaran Festival Tabot 2014 di daerah itu yang diselenggarakan guna memperingati Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharam 1436 H.

Wali Kota Dan Wakilnya Bantah Pecah 'Kongsi'

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal membantah isu adanya keretakan (pecah kongsi) di antara keduanya.

Partisipasi Masyarakat Tentukan Masa Depan Terumbu Karang

Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Jusman mengatakan, partisipasi masyarakat menentukan masa depan terumbu karang di negeri ini.

Bekasi Lakukan Efisiensi Listrik PJU

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai melakukan efisiensi listrik dalam penggunaan fasilitas penerangan jalan umum di wilayah setempat.

Khofifah Dikunjungi Guru Spiritualnya Jelang Pengumuman Kabinet

Khofifah Indar Parawansa yang disebut-sebut sebagai calon menteri dikunjungi salah satu guru spiritualnya Gus Edy Lukmanul Karim bin Abdullah Fattah menjelang pengumuman kabinet Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.