Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Program Pamsimas Terlaksana Di 7.394 Desa

program penyediaan air minum, air minum dan penyehatan lingkungan

Posted on 26 Mar 2013. Hits : 270

Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat pada tahap I sudah terlaksana di 7.394 desa di wilayah Indonesia.

"Secara efektif pelaksanaan program Pamsimas fase I dimulai sejak 2008-2012 pada 110 kabupaten dan kota di 15 provinsi," kata Direktur Sumber Daya Alam dan Tepat Guna Pedesaan Kemendagri Johan Susmono di Padang, Senin.

Hal ini disampaikan saat kegiatan Methodology for Participatory Assesment/Participatory Hygiene and Sanitation Transformation (MPA-PHAST) dalam perencanaan program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) tingkat kabupaten.

Johan mengatakan jumlah desa sasaran sebanyak 5.000 desa tetapi dapat terealisasi di sebanyak 7.394 desa pada fase I tersebut. Program Pamsimas fase II atau lanjutan akan diluncurkan pada 2013-2016, sebagai upaya mendorong pencapaian Milinium Development Gools (MDG's) yang ditargetkan sampai 2015.

Ia mengatakan, program Pamsimas fase II ditargetkan minimal 5.000 ribu desa tersentuh di 219 kabupaten dan kota pada 32 provinsi di Indonesia.

Menurut dia, dalam melaksanakan program Pamsimas diperlukan penguatan kapasitas masyarakat untuk meningkatkan efektifitas perencanaan berdasarkan masalah, dan menjawab kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, dipandang penting pelatihan MPA-PHAST bagi pelaksana program Pamsimas di tingkat kabupaten dan kota agar dalam pelaksanaan nanti sesuai dengan harapan dan target yang hendak dicapai.

Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kemendagri Tarmizi Karim menambahkan, kepedulian dan dukungan terhadap program Pamsimas sangat tepat, jika terus melakukan advokasi kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan institusi terkait.

Selain itu, perlu terus di dorong peningkatan kapasitas di bidang perencanaan program Pamsimas yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

MPA-PHAST sendiri, kata Tarmizi, merupakan suatu metodologi untuk membantu masyarakat dalam pelaksanaan program dan pengambil keputusan untuk dapat mencapai keberlanjutan dan pemerataan pelayanan.

"Pelatihan ini, bisa membangkitkan semangat partisipasi masyarakat di dalam penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan. Hal ini sangat membantu masyarakat untuk hidup sehat," katanya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumbar Suhermanto Raza mengatakan pada 2010, masyarakat Sumbar yang mendapatkan layanan air bersih sebesar 64,6 persen dan pada 2011 terjadi kenaikan menjadi 67 persen.

Kendati terjadi peningkatan layanan air bersih, tapi ketersediaan air minum di wilayah Sumbar masih terbatas, apalagi dikaitkan dengan sanitasi.(ant/rd)

Hari Kedua Lebaran Jalur Sangatta- Samarinda Lancar

Hari kedua lebaran idul fitri 1 syawal 1435 hijriyah, jalur Sangatta Kutai Timur dengan Samarinda nampak lancar.

Masyarakat Palangka Raya Padati TPU Muslim

Masyarakat kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memadati tempat pemakaman umum Muslim Jalan Tjlik Riwut, Km 2,5 untuk melakukan tradisi ziarah setiap lebaran hari pertama hingga kedua pada daerah itu.

Kades Marah Haloq Bangun Mess Desa Untuk Guru

Kepala desa Marahaloq kecamatan Telen kabupaten Kutai timur Kalimantan Timur, Rudi kembali membuat program luar biasa dengan membangun mess desa untuk dijadikan tempat tinggal mess guru-guru.

Arus Balik Lebaran Terjebak Macet

Para pemudik yang mulai melakukan perjalanan arus balik menuju ke daerah asal masing-masing, dan warga masyarakat yang akan bersilaturahim pada Idul Fitri 1435 H/2014 terjebak kemacetan lalu lintas di Provinsi Lampung.

Pengunjung Berbagai Provinsi Mulai Ramaikan Pantai Padang

Pantai Padang sebagai salah satu tujuan wisata menarik di Provinsi Sumatera Barat, pada H+1 lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah, Selasa, mulai ramai didatangi pengunjung dari dalam dan luar provinsi.