Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Produsen Mie Glosor Kebanjiran Pesanan

produsen mie glosor, kebanjiran pesanan, bulan ramadhan

Posted on 14 Jul 2013. Hits : 353

Produsen mie glosor asal Kota Bogor kebanjiran pesanan selama bulan Ramadhan.

'Pada hari-hari biasa kami hanya memproduksi tiga ton mie glosor. Selama Ramadhan ini permintaan meningkat menjadi 12 ton,' kata Kuswandi selaku kepala pekerja di pabrik pembuatan mie glosor, Minggu.

Pabrik mie glosor asal Kota Bogor ini berada di Kampung Pancasan, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Mereka sudah beroperasi selama 20 tahun lebih.

Pabrik ini menjadi salah satu produsen mie kuning dan mie glosor di Kota Bogor. Mie yang diproduksi di pabrik ini dipasok ke seluruh pasar tradisional di Kota Bogor, Kabupaten dan Cianjur.

Menurut Kuswandi (41) yang sudah 15 tahun bekerja sebagai pembuat mie di pabrik tersebut, mie glosor diproduksi setiap hari. Namun, hanya pada saat Ramadhan permintaan akan mie tersebut meningkat.

'Mie glosor yang sudah matang hanya dijual pada saat Ramadhan,' katanya.

Meningkatnya permintaan, kata Kuswandi, membuat pihaknya harus bekerja ekstra selama 24 jam. Untuk memperlancar proses produksi, pihak pabrik membagi pekerja dalam dua shift.

'Biasanya satu hari itu ada delapan pekerja, sekarang karena permintaan meningkat jadi ada dua shift, pagi dan malam, satu shift delapan orang,' katanya.

Sementara itu, harga jual mie glosor di tingkat produsen relatif murah dibanding yang dijual di pasar. Karena akan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) harga mie ini juga mengalami kenaikan sebesar Rp500 per kg.

'Kalau dulu dari pabrik kita jual Rp3.000, sekarang Rp3.500 per kg,' katanya.

Perbedaan antara mie kuning dan mie glosor, adalah mie kuning terbuat dari tepung terigu, sedangkan mie glosor terbuat dari sagu.

Berbeda dengan mie kuning, selama Ramadhan peminatnya berkurang karena banyak menggunakan mie glosor. Tapi, permintaan akan mie kuning biasanya meningkat menjelang Lebaran, seiring dengan penurunan minat terhadap mie glosor.

Untuk mie kuning sehari-hari diproduksi 600 kg, tapi bila sudah menjelang lebaran permintaan akan mie kuning meningkat menjadi 10 ton.(ant/rd)

DAU Maluku Utara 2015 Capai Rp5,6 Triliun

Provinsi Maluku Utara (Malut) mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2015 sebesar Rp5,6 triliun.

Pemerintah Dituding Acuh Terhadap Kelestarian Bekantan

Sejumlah pecinta dan pengamat lingkungan menuding pemerintah, baik pusat maupun daerah di Provinsi Kalimantan Selatan acuh terhadap kelestarian bekantan.

Calon Ketua PDI Perjuangan Medan Jalani Tes

Lima calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Medan mengikuti sejumlah tes untuk mengetahui kualitas dan kemampuannya.

Gelandang Australia Luongo Pemain Terbaik Piala Asia

Massimo Luongo dinobatkan menjadi pemain terbaik dalam Piala Asia 2015 setelah ia menciptakan gol pembuka untuk Australia dalam pertandingan final melawan Korea Selatan di Stadion Olimpiade Sydney, Sabtu.

Akademisi : Pemerintah Agar Perhatikan Penerima Raskin

Kalangan akademisi menyatakan pemerintah perlu memperhatikan keluhan warga penerima beras untuk rakyat miskin (raskin) sebelum mengubah program tersebut.