Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Polda Jatim Siapkan 'Masjid Bintang' Bagi Pemudik

polda jatim, siapkan masjid bintang, operasi ketupat semeru

Posted on 05 Aug 2013. Hits : 256

Kepolisian Daerah Jawa Timur menyiapkan 39 masjid bintang bagi pemudik selama 'Operasi Ketupat Semeru 2013' pada 2-17 Agustus.

'Ada 39 titik 'masjid bintang' yang disiapkan 39 polrestabes dan polres se-Jatim untuk melayani pemudik,' kata Kasubbid Penmas Polda Jatim Kombes Pol Suhartoyo di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan 'masjid bintang' adalah masjid yang terletak di pinggir jalan raya pada sejumlah kabupaten/kota yang biasanya dilewati para pemudik.

'Masjid bintang yang bekerja sama dengan MUI se-Jatim itu berfungsi untuk pemudik yang beristirahat sejenak, shalat, dan juga berbuka puasa, baik membawa makanan sendiri maupun membeli makanan pada sejumlah anjungan pada beberapa masjid bintang,' tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan 243 titik pospam (pos pengamanan) untuk melayani masyarakat pemudik. 'Ada juga 30 titik posyan (pos pelayanan) yang membantu pemudik,' tuturnya.

Pos pelayanan merupakan lokasi singgah pemudik untuk istirahat atau berbuka, bahkan ada bengkel untuk 'service' motor dan tukang pijat juga ada untuk pemudik yang capek.

Ada pula 26 titik pos pariwisata. 'Yang jelas, Operasi Ketupat Semeru 2013 merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan pencegahan kecelakaan dan kriminalitas,' ucapnya.

Di Jatim, para pemudik diimbau untuk mewaspadai 94 titik rawan macet, 90 titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), 55 titik rawan bencana, dan 11 titik jalan rusak.

'Titik rawan macet itu antara lain empat jalur di wilayah pantura, seperti Duduk Sampeyan di Kabupaten Gresik-Lamongan, Ketapang di Banyuwangi, 'fly over' Peterongan di Jombang, dan Simpang Mengkreng di Kabupaten Kediri,' ungkapnya.

Bahkan, menurut dia, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 'fly over' Peterongan, Jombang pada 2 Agustus lalu untuk memastikan kesiapan dilintasi kendaraan.

Untuk 90 titik rawan laka lantas antara lain Jln. Raya Desa Tebalon, Duduk Sampeyan, Gresik-Lamongan; Jln. Lamongan-Babat KM 4, KM 9, dan KM 21 di Lamongan; Jln. Tuban-Widang KM 3-4, Semanding, Tuban; dan Jln. Raya Bakalan (depan Pospol) Balongbendo, Sidoarjo.

Selain itu, Jln. Raya Mojosari-Japanan, Mojokerto; Jln. Bangsal, Mojokerto; Jln. Raya Bypass KM 46, Mojokerto; Jln. Raya Surabaya-Malang KM 37, Gempol, Pasuruan; Jln. Raya Desa/Kecamatan Kaponang, Situbondo; Jln. Raya Mantingan KM 9-15 Ngawi; dan Jln. Raya Desa Palem, Kertosono, Nganjuk.

Untuk 55 titik rawan bencana antara lain rawan banjir di ruas Semanyat-Bungah, Gresik; Widang, Tuban; Kraton dan Ngopak, Pasuruan; Desa Klodan, Ngetos, dan Gliman di Nganjuk; dan Desa Mantingan di Ngawi.(ant/rd)

Kehati Tanam 290 Ribu Mangrove Untuk Penghijauan

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menanam 290 ribu batang tumbuhan mangrove dalam dua tahun dari yang ditargetkan sebanyak 200 ribu batang sebagai langkah penghijauan di wilayah pesisir Indonesia.

Akom Lakukan Pertemuan Dengan Dpd Golkar Kalsel

Ketua DPR RI Ade Komarudin melakukan pertemuan dengan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat malam.

Pengamat: Revisi Aturan Dni Melenceng Dari Nawacita

Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi Manado Agus T Poputra mengatakan revisi aturan daftar investasi negatif (DIN) dinilai kebablasan dan akan melukai nasionalisme dan melenceng dari Nawacita.

Dalam Negeri Kuasai Bongkar Barang Pelabuhan Sulut

Pelayaran dalam negeri masih menguasai kegiatan bongkar barangdi sebagian besar pelabuhan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Korban Salah Tangkap Minta Namanya Dipulihkan

Seorang warga bernama Lucky Achadi meminta kepada Kepolisian Resor Pekanbaru, Provinsi Riau, memulihkan nama baiknya karena telah menjadi korban salah tangkap saat aparat menangani kasus narkoba.