Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

PLTU Batang Masuki Pembahasan Rencana Kelola Lingkungan

pembangkit listrik tenaga uap, rencana kelola lingkungan, pt bhimasena power indonesia

Posted on 01 Jul 2013. Hits : 284

Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah memasuki proses pembahasan rencana kelola lingkungan setelah kerangka acuan analisa mengenai dampak lingkungan mendapatkan pengesahan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Agus Riyadi di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pelaksana pembangunan PLTU Batang telah mempresentasikan mengenai dampak proyek itu di hadapan para ahli dan pakar lingkungan.

'Amdal merupakan dokumen publik sehingga dalam penyusunannya harus melibatkan beberapa pihak. Pada amdal itu, PT BPI juga diwajibkan bisa mengembangkan dan memperbaiki potensi yang berada di sekitar lokasi PLTU,' katanya.

Setelah proses amdal selesai, masyarakat dapat mengawasi tahapan proses prakonstruksi maupun setelah PLTU itu beroperasi, serta membandingkan melalui dokumen yang sudah ada.

'Sedangkan BPI memiliki kewajiban menjaga, mengembangkan, dan memperbaiki semua potensi yang berada di sekitar lokasi PLTU,' katanya.

Ia mengatakan bahwa proses penyusunan amdal harus melalui beberapa tahapan, seperti proses pengumuman pada publik, konsultasi publik di daerah sekitarnya, penyusunan kerangka acuan amdal, dan penyusunan rencana kelola lingkungan untuk mendapatkan izin dari gubernur.

'Semua tahapan tersebut telah dilakukan oleh konsorsium BPI. Oleh karena itu, saat ini proses pembangunan PLTU telah memasuki pembahasan rencana kelola lingkungan. Jika rencana kelola lingkungan itu sudah disetujui maka akan diajukan ke Gubernur Jateng untuk mendapatkan izin,' katanya.

Ia mengatakan bahwa pembahasan rencana kelola lingkungan merupakan prose terakhir dalam penyusunan amdal sekaligus sebagai dasar mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB).

'Kami memperkirakan rencana kelola lingkungan akan disetujui pada Agustus mendatang,' katanya.(ant/rd)

Cianjur Belum Tetapkan Nilai Kebutuhan Hidup Layak

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Cianjur beserta Dewan Pengupahan, belum menetapkan nilai kebutuhan hidup layak (KHL), meskipun survei akan dilakukan dan ditentukan di tiga titik, seperti Pasar Ciranjang, Pasar Induk Cianjur dan Pasar Cipanas.

Taiwan Pamerkan Produk Unggulan Terbaru Di Indocomtech

Sejumlah produk unggulan baru taiwan ditampilkan dalam pameran Taiwan Excellence Pavilion Campaign di Indocomtech yang digelar di JCC Senayan Jakarta.

Upacara Hari Jadi Sumenep Gunakan Bahasa Madura

Inspektur dan komandan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-745 Kabupaten Sumenep, Jumat, menggunakan Bahasa Madura dan pakaian adat keraton selama pelaksanaan upacara di halaman kantor bupati setempat.

Bojonegoro Sertifikatkan Tanah Pengairan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berencana menyertifikatkan tanah garis sepadan sungai di wilayah setempat, sebagai usaha menertibkan bangunan liar, baik berupa rumah, toko, atau lainnya yang berada di atasnya.

Kenaikan UMP 2015 Belum Bantu Masyarakat

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Nusa Tenggara Timur menilai upah minimum provinsi 2015 yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1.