Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Penerima Jamkesmas di Jember Bertambah

jamkesmas, jember, puskesmas, surabaya

Posted on 28 Dec 2012. Hits : 506

Penerima kartu jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada tahun 2013 bertambah, dari 695.360 orang menjadi 811.144 orang.

Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Yumarlis, Jumat, mengatakan penambahan jumlah penerima jamkesmas di Jember karena ada perubahan data masyarakat miskin sebagai penerima kartu berobat gratis yang didanai oleh APBN itu.

"Data penerima jamkesmas tahun 2013 berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan pada tahun 2011," tuturnya.

Sebelumnya data penerima jamkesmas mengacu pada survei Badan Pusat Statistik tahun 2008 yang tercatat sebanyak 695.360 orang dari keluarga miskin.

Menurut dia, pihaknya mulai membagikan kartu jamkesmas tersebut kepada penerima keluarga miskin yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember.

"Kartu jamkesmas didistribusikan ke masing-masing pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) kemudian diteruskan ke petugas posyandu, sehingga petugas kesehatan puskesmas dibantu dengan posyandu yang membagikan kartu jamkesmas itu," ucapnya.

Meski penerima jamkesmas bertambah 115.360 orang, lanjut dia, masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan kartu berobat gratis tersebut, dan sebagian kartu salah sasaran.

"Kami mendapat laporan dari petugas puskesmas bahwa beberapa orang mampu mendapatkan kartu jamkesmas yang seharusnya untuk warga miskin," katanya.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Jember, Ayub Junaidi menyayangkan tidak validnya data penerima jamkesmas hasil survei Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"DPRD juga menerima keluhan bahwa banyak warga miskin yang tidak menerima kartu jamkesmas tahun ini, padahal sebelumnya mereka menerima kartu jamkesmas," tuturnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyayangkan kartu jamkesmas di Jember diterima oleh orang kaya dan tidak tepat sasaran, padahal program jamkesmas diluncurkan untuk membantu masyarakat miskin berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah.

"Saya imbau penerima jamkesmas yang berasal dari keluarga kaya mengembalikan kartu itu kepada petugas puskesmas atau Dinkes karena mereka tidak berhak menggunakan anggaran untuk orang miskin," ujarnya. (ant/ed)

BEI Kaji Aturan Baru IPO Perusahaan Migas

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku sedang mengkaji peraturan baru untuk memudahkan perusahaan sektor minyak dan gas melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) meski belum memulai tahapan operasi produksi.

Tarik Minat Masyarakat, Sosialisasi Pasar Modal Perlu Lebih Gencar

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat membantu mensosialisasikan investasi pasar modal kepada masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lebih Dari 25.000 Warga Mesir Tinggalkan Libya

Lebih dari 25.000 warga negara Mesir meninggalkan Libya dan kembali ke tanah airnya sejak kelompok bersenjata Negara Islam (IS) menyiarkan video pemenggalan 21 pemeluk Kristen Koptik asal Mesir pada awal Februari, kata Kementerian Luar Negeri, Jumat.

Pilot Ukraina Dapat Tewas Dalam Hitungan Hari Di Penjara Rusia

Kesehatan pilot Ukraina, yang melakukan mogok makan di penjara Rusia, merosot tajam dan "dapat meninggal dalam hitungan hari", kata anggota dewan hak asasi manusia Kremlin, Jumat.

Partai Perindo: Jokowi Harus Rebut PDI Perjuangan

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pimpinan Hary Tanoesoedibjo menilai Presiden Jokowi harus merebut kendali atas partai pengusungnya, PDI Perjuangan, agar memiliki kekuatan dalam menjalankan pemerintahan.