Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemkot Payakumbuh Ganti Rugi Tanaman Normalisasi Sungai

ganti kerugian tanaman, proyek normalisasi, terkena imbas

Posted on 07 Mar 2013. Hits : 253

Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat,membayarkan ganti kerugian tanaman kepada 26 warga Kelurahan Talawi dan Payonibung Kecamatan Payakumbuh Utara yang terkena proyek normalisasi aliran Batang Lamposi.

Ganti rugi itu diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Benny Warlis di Kantor Lurah Talawi, Rabu.

Benny Warlis memberikan apresiasinya kepada masyarakat yang bersedia menyerahkan lahannya untuk proyek normalisasi Batang Lamposi tersebut.

Menurut dia, dengan adanya proyek itu, banyak warga di sekitar lokasi yang akan terbantu. Lahan kritis di sekitar lokasi tersebut juga akan bisa dimanfaatkan kembali.

Sementara itu, Kabid Pengairan Dinas PU Payakumbuh Muslim mengatakan, proyek normalisasi Batang Lamposi yang dibiayai pemerintah pusat sebesar Rp38,5 miliar tersebut melewati Kelurahan Talawi dan Kelurahan Payonibuang, Kecamatan Payakumbuh Utara. Sebanyak 31 persil tanah milik 26 warga terkena imbas proyek itu.

"Pemerintah memberikan ganti kerugian pada masyarakat yang terkena imbas, tetapi ganti kerugian itu bukan atas tanah, namun terhadap tanaman yang ada di atas tanah tersebut," katanya.

Penaksiran harga tanaman itu menurutnya dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian setempat.

"Anggaran yang telah disediakan untuk ganti kerugian tanaman warga tersebut sebesar Rp236.987.000. Jumlah penggantian untuk masing-masing warga tergantung pada jumlah tanaman yang terkena imbas," katanya.

Menurut Muslim, proyek normalisasi sungai Batang Lamposi ini akan memakai lahan pinggiran sungai sepanjang 15 meter, bagian kiri dan kanan sungai. Sedangkan panjang aliran sungai yang akan di normalisasi mencapai 900 meter.

"Pengerjaannya mulai dari bendungan Talawi, sampai ke aliran sungai yang berada di pinggir jalan Lingkar Utara, rencananya akan dimulai minggu kedua Maret 2013 dan diperkirakan selesai pada tahun 2014," katanya.

Ikut hadir menyaksikan pembayaran ganti rugi tanaman itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Marta Minanda, Kabag Hukum Asril, Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Payakumbuh Muslim, lurah Talawi Mazni, dan Lurah Payonibuang Mirzalena.(ant/rd)

Pascakebakaran 190 Pegawai Pemkot Bekasi Mengungsi Kerja

Sekitar 190 Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, direlokasi ke tempat kerja baru pascakebakaran yang menghanguskan sedikitnya sembilan ruang kerja, Jumat siang.

Hathi : Krisis Air Jadi Ancaman Sepuluh Tahun

Krisis air akan menjadi ancaman nyata sepuluh tahun ke depan, kata Ketua Umum Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI), Mudjiadi, saat melantik ketua HATHI Jambi, Bambang Hidayah di Jambi, Jumat.

Pemuda Di Mamuju Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Puluhan pemuda di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat mengikuti pelatihan kewirausahaan dalam mendukung lahirnya wirausahawan baru di daerah itu.

Pansus Usul RPJMD Sulsel Direvisi

Panitia khusus Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Selatan mengusulkan dilakukannya revisi terhadap rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sulsel periode 2013-2018.

Ribuan Pengamanan Golkar Dikerahkan Dalam Apel Akbar

Ribuan tenaga pengamanan Partai Golkar Sulawesi Selatan akan dikerahkan dalam apel akbar seluruh DPD I se-Indonesia yang akan dilaksanakan di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu, 25 April 2015.