Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemkot Malang Sabet Adipura Kencana Karena Sampah

pemerintah kota malang, menyabet piala adipura kencana, mengelola sampah, nuzul nurcahyo

Posted on 08 Jun 2013. Hits : 232

Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, pada tahun ini menyabet Piala Adipura Kencana setelah pemkot setempat mengelola sampah melalui sejumlah program, seperti Bank Sampah Malang dan pemanfaatan gas metan untuk bahan bakar.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang Nuzul Nurcahyo, Sabtu, menjelaskan ada 13 kriteria yang menjadi penilaian Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sehingga kota pendidikan itu meraih Adipura Kencana.

'Salah satu kriteria yang dinilai oleh KLH adalah pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang. Gas metan sampah di TPA tersebut dimanfaatkan untuk bahan bakar pengganti elpiji bagi warga sekitar,' ucapnya.

Pada tahun 1993, Pemkot Malang juga pernah menyabet Adipura Kencana. Namun, akhirnya lepas dan baru tahun ini bisa memboyong kembali Adipura Kencana tersebut ke Bumi Arema.

Kepastian disabetnya Piala ADipura Kencana bagi Kota Malang itu dituangkan dalam SK Menteri Lingkungan Hidup Nomor 192 Tahun 2013 tentang Penghargaan Adipura 2013.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Wasto mengatakan bahwa Kota Malang memenuhi berbagai kriteria dan mendapat nilai yang relatif cukup bagus selama tahapan penilaian.

Salah satu penilaian yang menyedot perhatian tim penilai adalah keberadaan TPA Supit Urang yang mengolah gas metan menjadi bahan bakar elpiji bagi warga sekitar, Bank Sampah Malang (BSM), serta partisipasi kader lingkungan yang relatif cukup tinggi.

Selain itu, lanjutnya, layanan zona air minum prima (ZAMP) milik PDAM, kondisi pasar tradisional yang bersih, Ipal komunal di SMAN 10, terminal dan taman kota yang tertata rapi juga ikut mendongkrak penilaian Adipura Kencana.

'Partisipasi masyarakat juga menjadi penilaian tersendiri sehingga kembalinya Adipura Kencana ke Bumi Arema ini merupakan keberhasilan bersama, bukan hanya pemerintah,' tegasnya.(ant/rd)

Sebaran Infrastruktur Indonesia Kurang Merata

Pengamat ekonomi Ahmad Heri Firdaus menyatakan, sebaran infrastruktur di Indonesia masih kurang merata terutama pada wilayah di luar Pulau Jawa.

Minibus Pariwisata Tabrakan Di Tlanakan Pamekasan

Minibus pariwisata bernomor polisi B 7444 UDA berkecepatan tinggi menabrak mobil Hyundai yang melaju di depannya di Jalan Raya Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu sekitar pukul 08.

Airasia Tingkatkan Frekuensi Rute Medan-Palembang

Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia meningkatkan frekuensi penerbangan rute Medan-Palembang dan sebaliknya dari saat ini 4 kali sepekan menjadi harian atau 7 kali sepekan mulai tanggal 29 Maret 2015.

LSM : Harga Tanah Melonjak Tanpa Instrumen Pengendali

Lembaga swadaya masyarakat Indonesia Property Watch mengatakan, harga tanah semakin melonjak dan hingga kini belum ada lembaga yang kredibel menjadi instrumen pengendali lonjakan tersebut.

Kemlu Berkomitmen Tingkatkan Fungsi Diplomasi Ekonomi

Kementerian Luar Negeri berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan fungsi diplomasi ekonomi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.