Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemkab Solok Ajak Warga Taruang-Taruang Tanam Kakao

sumatera barat, kakao, taruang, sawah, karet, markisa

Posted on 08 Nov 2012. Hits : 205

Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat mengajak warga nagari atau desa adat Taruang-taruang, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi mengembangkan tanaman kakao dan ternak kambing untuk meningkatkan kesejahteraan petani daerah itu.

"Kedua peluang ini sangat baik dikembangkan dan terbukti efektif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi nagari Taruang-taruang sangat potensial untuk kedua objek tersebut," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Solok, Taufik Effendi di Arosuka, Rabu.

Menurut dia, Nagari Taruang-taruang merupakan salah satu dari 18 nagari yang masih tergolong terisolir di kabupaten penghasil buah markisa tersebut.

Dia menjelaskan, dengan kondisi daerah yang kini masih terisolir dan memiliki potensi yang cukup bagus, sangat tepat untuk membebaskan nagari tersebut dari sektor kemiskinan.

"Kita yakin dengan mengoptimalkan perkebunan kakao masyarakat bisa menggenjot perekonomiannya, begitu juga dengan berternak," ujarnya.

Dia menyebutkan, nagari yang berpenduduk sekitar 2.351 jiwa tersebut pada umumnya hidup di bawah garis kemiskinan. Di antara faktornya daerah yang masih terisolir dan mata pencaharian penduduk hanya bertani sawah dan kebun yang belum efektif.

"Jika semua potensi ini digarap dengan baik, dan terkelola secara profesional diyakini akan berdampak baik terhadap ekonomi masyarakat," katanya.

Dia menyebutkan, saat ini luas areal sawah di nagari tersebut mencapai 438 hektare, terdiri atas 175 hektare sawah beririgasi, dan 236 hektare sawah tadah hujan.

Sedangkan yang dimanfaatkan untuk perkebunan tradisional seluas 1.100 hektare, dari luas perkebunan tersebut secara terpola dengan komoditi unggulan kakao dan karet baru sekitar 200 hektare.

"Dengan melihat gambaran ini masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan perkebunan kakao," ujarnya.(ant/ev)

Presiden Myanmar Kunjungi 3 Negara Eropa

Presiden Myanmar U Thein Sein Senin meninggalkan Nay Pyi Taw untuk kunjungan resmi 10 hari ke tiga negara di Eropa Barat - Jerman, Swiss dan Belanda, kata sumber-sumber resmi.

ISEI : Indonesia Harus Mulai Pembaruan Institusi Ekonomi

Indonesia dalam jangka pendek harus mulai pembaruan institusi ekonomi dan mutu modal manusia, kata Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Edy Suandi Hamid.

Pemkab Kesulitan Bebaskan Lahan 'Bypass'

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kesulitan merampungkan proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan "bypass" Bandara Internasional Lombok tahap II karena adanya kenaikan harga lahan.

Presiden SBY Buka Rapim KPI 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka rapat pimpinan (rapim) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2014 di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

Indonesia Jadi Panutan Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus

Indonesia menjadi panutan atau 'role model' bagi penerapan kurikulum anak berkebutuhan khusus di negara anggota organisasi Internasional Council for Education of People With Visual Impairment (ICEVI).