Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemerintah Kabupaten Bogor Gelar MTQ ke-35

mtq, bogor, lomba baca ayat suci alquran

Posted on 14 Nov 2012. Hits : 448

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali akan menggelar perlombaan membaca ayat suci Alquran yakni Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 pada 20-23 November 2012.

"Tahun ini terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Bogor adalah Kecamatan Ciawi," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, Luthfie Syam, di Bogor, Rabu.

Dikatakannya, MTQ ke-35 tersebut akan diikuti oleh 1.200 khalifa atau peserta lomba yang terdiri dari 1.000 orang peserta dan 200 orang ofisial yang datang dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Para khalifah, lanjut Luthfie akan bersaing dan berlomba dalam MTQ untuk menjadi yang terbaik dalam cabang yang diperlombakan.

"Dalam MTQ ada 18 cabang yang akan diperlombakan yakni cabang tilawah dewasa dan qiro'at sab'ah, tilawah remaja dan cacat netra, tilawah kanak-kanak dan murotal, tahfidz 1 dan 5 djus tilawah, tahfidz 10 dan 20 djuz, tahfidz 30 djuz dan tafsir semua bahasa, menulis kandungan Alquran M2KQ, syahril quran (MSQ)l fahmik quran dan khattil quran (MKQ)," jelasnya.

Luthfie menjelaskan, semua cabang yang dilombakan akan diselenggarakan serentak. Panitia acara menyeriakan 10 mimbar lomba. Lokasi mimba meliputi, lapangan Masjid Amalia Jalan Raya Ciawi, Masjid Baitul Rahman (YPPI), SMP YPPI Jalan R Moch Toha Desa Bendungan dan sejumlah tempat lainnya di Ciawi.

Menurut Luthfie, sebelum pembukaan resmi pelaksaan MTQ, terlebih dahulu pihak panitia akan menggelar berbagai kegiatan hiburan untuk warga setempat. Rangkaian penyelenggaraan MTQ ke-34 tersebut, diantaranya Pawai Ta'aruf yang diikuti seluruh khalifah dan tim pawai kecamatan se-Kabupaten Bogor.

"Pembukaan MTQ berlangsung 20 November ditandai dengan penabuhan bedug serta penyerahan piala tetap Bupati Bogor kepada Panitia penyelenggara yang mengambil tempat di Mimbar Utama Lapangan Masjid Amaliyah-Ciawi," katanya.

Luthfie optimis penyelenggaraan MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Bogor akan berlangsung sukses dan meriah. Pihaknya mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk berpartisipasi mendukung pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Bagian Bimbingan Mental Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Era Kustomi yang juga panitia penyelenggara mengatakan, terkait pemondokan para khalifah, panitia telah menyiapkan rumah-rumah penduduk bagi bara khalifah.

"Selama acarq berlangsung, khalifah MTQ akan ditempatkan di rumah-rumah penduduk, Pondok Pesantren, tempat penginapan hotel ataupun vila dan wisma yang berada tersebar di wilayah Kecamatan Ciawi," katanya.

Ia menambahkan, segala persiapan telah dilakukan panitia, diharapkan pelaksanaan MTQ berlangsung sukses, mengingat kegiatan tersebut sebagai ajang regenerasi pembangunan Alquran di Kabupaten Bogor.

"Karena dari kegiatan tersebut akan muncul tunas-tunas baru penghafal Alquran di Kabupaten Bogor," katanya. (ant/ed)

Indonesia Gagal Bawa Gelar Dari Malaysia

Indonesia gagal membawa pulang gelar pada 'BWF World Junior Championships 2014' setelah dua wakil Indonesia di final yang berlangsung di Alor Setar, Malaysia, gagal mengalahkan lawan-lawannya.

Isu Utang Rp14 Triliun Upaya Jatuhkan Prabowo

Direktur Utama PT Kertas Nusantara Pola Winson membantah tuduhan yang menyebutkan perusahaan dipimpinnya memiliki utang sebesar Rp14 triliun, bahkan dia menilai isu itu bertujuan menjatuhkan nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pelabuhan Merak Dipadati Penumpang Liburan Paskah

Pelabuhan Merak dipadati penumpang yang hendak menuju Pulau Sumatera sehubungan liburan hari Paskah atau memperingati wafatnya Isa Almasih.

Disdikpora Karawang Mulai Siapkan Konsep PPDP Online

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai menyiapkan konsep yang akan diberlakukan terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru 2014 secara online.

Ribuan Warga Penajam Belum Terima E-KTP

Ribuan warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hingga kini belum menerima kartu tanda penduduk elektronik, dan banyak terjadi kesalahan penulisan identitas, sehingga perlu diperbaiki.