Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemerintah Kabupaten Bogor Gelar MTQ ke-35

mtq, bogor, lomba baca ayat suci alquran

Posted on 14 Nov 2012. Hits : 517

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali akan menggelar perlombaan membaca ayat suci Alquran yakni Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 pada 20-23 November 2012.

"Tahun ini terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Bogor adalah Kecamatan Ciawi," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, Luthfie Syam, di Bogor, Rabu.

Dikatakannya, MTQ ke-35 tersebut akan diikuti oleh 1.200 khalifa atau peserta lomba yang terdiri dari 1.000 orang peserta dan 200 orang ofisial yang datang dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Para khalifah, lanjut Luthfie akan bersaing dan berlomba dalam MTQ untuk menjadi yang terbaik dalam cabang yang diperlombakan.

"Dalam MTQ ada 18 cabang yang akan diperlombakan yakni cabang tilawah dewasa dan qiro'at sab'ah, tilawah remaja dan cacat netra, tilawah kanak-kanak dan murotal, tahfidz 1 dan 5 djus tilawah, tahfidz 10 dan 20 djuz, tahfidz 30 djuz dan tafsir semua bahasa, menulis kandungan Alquran M2KQ, syahril quran (MSQ)l fahmik quran dan khattil quran (MKQ)," jelasnya.

Luthfie menjelaskan, semua cabang yang dilombakan akan diselenggarakan serentak. Panitia acara menyeriakan 10 mimbar lomba. Lokasi mimba meliputi, lapangan Masjid Amalia Jalan Raya Ciawi, Masjid Baitul Rahman (YPPI), SMP YPPI Jalan R Moch Toha Desa Bendungan dan sejumlah tempat lainnya di Ciawi.

Menurut Luthfie, sebelum pembukaan resmi pelaksaan MTQ, terlebih dahulu pihak panitia akan menggelar berbagai kegiatan hiburan untuk warga setempat. Rangkaian penyelenggaraan MTQ ke-34 tersebut, diantaranya Pawai Ta'aruf yang diikuti seluruh khalifah dan tim pawai kecamatan se-Kabupaten Bogor.

"Pembukaan MTQ berlangsung 20 November ditandai dengan penabuhan bedug serta penyerahan piala tetap Bupati Bogor kepada Panitia penyelenggara yang mengambil tempat di Mimbar Utama Lapangan Masjid Amaliyah-Ciawi," katanya.

Luthfie optimis penyelenggaraan MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Bogor akan berlangsung sukses dan meriah. Pihaknya mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk berpartisipasi mendukung pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Bagian Bimbingan Mental Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Era Kustomi yang juga panitia penyelenggara mengatakan, terkait pemondokan para khalifah, panitia telah menyiapkan rumah-rumah penduduk bagi bara khalifah.

"Selama acarq berlangsung, khalifah MTQ akan ditempatkan di rumah-rumah penduduk, Pondok Pesantren, tempat penginapan hotel ataupun vila dan wisma yang berada tersebar di wilayah Kecamatan Ciawi," katanya.

Ia menambahkan, segala persiapan telah dilakukan panitia, diharapkan pelaksanaan MTQ berlangsung sukses, mengingat kegiatan tersebut sebagai ajang regenerasi pembangunan Alquran di Kabupaten Bogor.

"Karena dari kegiatan tersebut akan muncul tunas-tunas baru penghafal Alquran di Kabupaten Bogor," katanya. (ant/ed)

Honda Minta Maaf Pada Stoner Atas Insiden Suzuka

Honda Racing telah meminta maaf kepada pebalap Australia Casey Stoner atas kerusakan katup sehingga mengakibatkan kecelakaan di ajang ketahanan "Suzuka 8 Jam" pada akhir pekan lalu dan mengakibatkan mantan juara dunia MotoGP itu menderita beberapa patah tulang.

Menu Kepah Khas Rupat Utara Semakin Diminati

Menu masakan dari kepah atau siput gayam merupakan sejenis kerang-kerangan air asin yang mudah didapat di Pantai Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengklais, Riau semakin diminati.

Dekranasda Samarinda Perkenalkan Batik Bermotif Ikan Pesut

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, akan memperkenalkan batik bermotif Ikan Pesut pada pameran Hari Koperasi ke-68 tingkat Provinsi Kalimantan Timur, yang rencananya dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Panwas Pilkada Supiori Melapor Ke Bawaslu

Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwas Pilkada) Kabupaten Supiori, melapor ke Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia di Jakarta dan Bawaslu Provinsi Papua terkait dengan ketiadaan pengalokasian dana hibah pilkada serentak.