Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemeliharaan Irigasi Riam Kanan Diminta Jangan Manual

pemeliharaan saluran irigasi, riam kanan, jangan dengan cara manual

Posted on 11 May 2013. Hits : 270

Pemeliharaan saluran irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, diminta jangan dengan cara manual guna menghambat pertumbuhan gulma dan tumbuhan air lainnya.

Wakil Ketua Asosiasi Kelompok Perikanan Budidaya Kabupaten Banjar Suhadi di Banjarbaru, Jumat mengatakan, cara manual menggunakan tenaga manusia mengambil gulma dari saluran irigasi tidak efektif.

"Kami sudah beberapa kali mencoba cara manual menurunkan ratusan orang untuk mengambil gulma dari dalam saluran irigasi, tetapi cara itu tidak efektif karena gulma tumbuh lagi dalam waktu relatif singkat," ujarnya.

Permintaan itu disampaikan terkait pemeliharaan irigasi dengan cara manual yang dilakukan Kementerian PU melalui Ditjen Sumber Daya Air yang dilapangan dilaksanakan Dinas PU Kalsel bersama Dinas PU Kabupaten Banjar.

Sesuai jadwal, pemeliharaan irigasi dimulai 13-23 Mei 2013 dengan cara menurunkan puluhan tenaga kerja untuk mengambil dan mengumpulkan gulma di sepanjang saluran primer irigasi yang mencapai 24 kilometer.

Menurut Suhadi, pihaknya meminta pembersihan gulma di sepanjang saluran irigasi dilakukan menggunakan alat berat yang diturunkan ke dalam saluran irigasi dilengkapi pemotong yang bekerja memotong tumbuhan air tersebut. "Pemotong yang dipasang di alat berat bisa langsung memotong gulma hingga ke akarnya sehingga pembersihan lebih efektif menggunakan alat dari pada manual menurunkan tenaga kerja untuk mengambil gulma," ungkapnya.

Dikatakan, selain lebih efektif, pembersihan menggunakan alat berat juga tidak membutuhkan waktu lama sehingga tidak berdampak terhadap pelanggan PDAM Intan Banjar yang kesulitan air karena pasokan terganggu. "Kami hanya perlu waktu satu hingga dua hari untuk membersihkan saluran dari gulma dan alat beratnya bisa disewa per jam tetapi bisa difungsikan maksimal memotong gulma dari dalam saluran irigasi," ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Kabupaten Banjar M Ikhsan mengatakan, pihaknya tidak bisa mengikuti permintaan asosiasi karena petunjuk teknis pemeliharaan irigasi ditetapkan secara manual.

"Pemeliharaan ini merupakan pemeliharaan rutin dan sesuai petunjuk teknis harus dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia sehingga permintaan asosiasi tidak bisa dipenuhi," kata dia.(ant/rd)

KSPI Bakal Perjuangkan Kenaikan Upah 30 Persen

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal memperjuangkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) untuk buruh hingga sebanyak 30 persen pada tahun 2015, saat aksi perayaan May Day pada 1 Mei 2014.

Subak Punya Fungsi Ganda

Pengamat masalah pertanian Dr Gede Sedana menilai organisasi pengairan tradisional bidang pertanian(subak) di Bali mempunyai fungsi ganda yang perannya diharapkan terus dapat ditingkatkan.

504 Pekerja Swasta Terinfeksi HIV/AIDS

Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulawesi Utara (Sulut) Djouhari Kansil menyatakan 504 pekerja swasta terinfeksi HIV, karena itu pihak harus memberikan perhatian serius terhadap peningkatan HIV/AIDS di kalangan pekerja.

Mahasiswa ISI Siapkan 'Rama Sita' Untuk PKB

Mahasiswa dan dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menyiapkan pementasan sendratari kolosal oratorium 'Rama Sita Prana Bhuwana' untuk memeriahkan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36 tahun 2014.

Ekspor Bali Paling Banyak Ke AS

Berbagai jenis komoditas asal Bali yang menembus pasar ekspor paling besar diserap oleh pasaran Amerika Serikat senilai 8,53 juta dolar AS atau 21,18 persen dari total perolehan devisa mencapai 40,30 juta dolar AS selama bulan Februari 2014.