Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemeliharaan Irigasi Riam Kanan Diminta Jangan Manual

pemeliharaan saluran irigasi, riam kanan, jangan dengan cara manual

Posted on 11 May 2013. Hits : 348

Pemeliharaan saluran irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, diminta jangan dengan cara manual guna menghambat pertumbuhan gulma dan tumbuhan air lainnya.

Wakil Ketua Asosiasi Kelompok Perikanan Budidaya Kabupaten Banjar Suhadi di Banjarbaru, Jumat mengatakan, cara manual menggunakan tenaga manusia mengambil gulma dari saluran irigasi tidak efektif.

"Kami sudah beberapa kali mencoba cara manual menurunkan ratusan orang untuk mengambil gulma dari dalam saluran irigasi, tetapi cara itu tidak efektif karena gulma tumbuh lagi dalam waktu relatif singkat," ujarnya.

Permintaan itu disampaikan terkait pemeliharaan irigasi dengan cara manual yang dilakukan Kementerian PU melalui Ditjen Sumber Daya Air yang dilapangan dilaksanakan Dinas PU Kalsel bersama Dinas PU Kabupaten Banjar.

Sesuai jadwal, pemeliharaan irigasi dimulai 13-23 Mei 2013 dengan cara menurunkan puluhan tenaga kerja untuk mengambil dan mengumpulkan gulma di sepanjang saluran primer irigasi yang mencapai 24 kilometer.

Menurut Suhadi, pihaknya meminta pembersihan gulma di sepanjang saluran irigasi dilakukan menggunakan alat berat yang diturunkan ke dalam saluran irigasi dilengkapi pemotong yang bekerja memotong tumbuhan air tersebut. "Pemotong yang dipasang di alat berat bisa langsung memotong gulma hingga ke akarnya sehingga pembersihan lebih efektif menggunakan alat dari pada manual menurunkan tenaga kerja untuk mengambil gulma," ungkapnya.

Dikatakan, selain lebih efektif, pembersihan menggunakan alat berat juga tidak membutuhkan waktu lama sehingga tidak berdampak terhadap pelanggan PDAM Intan Banjar yang kesulitan air karena pasokan terganggu. "Kami hanya perlu waktu satu hingga dua hari untuk membersihkan saluran dari gulma dan alat beratnya bisa disewa per jam tetapi bisa difungsikan maksimal memotong gulma dari dalam saluran irigasi," ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Kabupaten Banjar M Ikhsan mengatakan, pihaknya tidak bisa mengikuti permintaan asosiasi karena petunjuk teknis pemeliharaan irigasi ditetapkan secara manual.

"Pemeliharaan ini merupakan pemeliharaan rutin dan sesuai petunjuk teknis harus dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia sehingga permintaan asosiasi tidak bisa dipenuhi," kata dia.(ant/rd)

Minyak Merosot Lagi Kirim WTI Pada Terendah 2003

Tanpa berita penggerak pasar tertentu tapi kelebihan pasokan minyak mentah global terus bertahan, pasar minyak meluncur lagi pada Kamis (Jumat pagi WIB), menyeret minyak mentah AS ke harga terendah dalam hampir 13 tahun.

Emas Naik Tajam Karena Ekuitas As Jatuh

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena ekuitas AS mengalami penurunan tajam dalam bereaksi terhadap kemerosotan harga minyak.

IMF : Ekonomi Tepi Barat Melambat Akibat Blokade Israel

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Tepi Barat yang diduduki Israel, melambat ke perkiraan 2,8 persen pada 2015 dan kemungkinan akan tetap di bawah tiga persen tahun ini.

Jerman Janjikan Irak 500 Juta Euro Untuk Bangun Infrastruktur

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Kamis mengumumkan kredit bagi Irak senilai 500 juta euro (567,53 juta dolar AS) untuk membantu membangun kembali infrastruktur dan mengatasi tantangan keuangan karena harga minyak yang lemah.

Bank Sentral Swedia Pangkas Kembali Suku Bunga Negatifnya

Bank sentral Swedia pada Kamis mengirim suku bunga repo utamanya ke wilayah negatif lebih lanjut, karena dikatakan inflasi yang rendah akan bertahan lebih lama lagi daripada yang diperkirakan sebelumnya.