Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pemberkasan CPNS K2 Tunggu Daftar Resmi

pemberkasan cpns k2, honorer, lolos tes, bkd

Posted on 13 Feb 2014. Hits : 1887

Proses pemberkasan calon pegawai negeri sipil dari honorer K2 akan dilakukan di daerah, dan jadwal pemberkasan masih menunggu daftar resmi honorer yang dinyatakan lolos tes, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta Maryoto.

'Pemberkasan sangat bergantung pada 'listing print out' atau daftar resmi tentang honorer K2 yang lolos tes calon pegawai negeri sipil. Daftar tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,' kata Maryoto di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia aturan mengenai pemberkasan calon pegawai negeri sipil dilakukan di tiap-tiap daerah merujuk pada Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/789/M.PAN/2/2014.

Hasil tes calon pegawai negeri sipil yang diikuti honorer K2 sudah diumumkan melalui laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Di laman tersebut menyatakan ada 363 honorer K2 di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang lolos tes.

Total peserta tes calon pegawai negeri sipil dari honorer K2 di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 864 pegawai, sehingga ada 501 pegawai honorer yang dinyatakan tidak lolos tes.

Maryoto mengatakan tiga hari setelah hasil tes diumumkan melalui laman kementerian, maka cetakannya dapat diambil di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, sedang untuk daerah akan diambil oleh Sekda Pemerintah DIY.

'BKD akan mengumumkan hasil tes CPNS berdasarkan cetakan resmi dari kementerian. Peserta dapat melihatnya secara langsung untuk memastikan,' katanya.

Selain melakukan pemberkasan untuk mengusulkan nomor induk pegawai ke Badan Kepegawaian Nasional, BKD Kota Yogyakarta juga akan melakukan verifikasi dokumen dan apabila ada dokumen yang tidak sesuai syarat administrasi, maka pengangkatan peserta sebagai pegawai negeri sipil dapat dibatalkan.

Sedangkan bagi pegawai honorer K2 yang dinyatakan tidak lolos tes CPNS, Maryoto mengatakan belum mengetahui kebijakan lebih lanjut karena seluruh kebijakan ditetapkan pusat.(ant/rd)

Pelarangan Pukat Hela Harus Ada Solusinya

Pengamat kelautan dari Universitas Bung Hatta Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Eni Kamal mengatakan harus ada solusi terkait pelarangan penggunaan alat tangkap pukat hela dan pukat tarik.

Arkeolog Teliti Karakteristik Neolitik

Tim arkeolog gabungan dari Balai Arkeologi Ambon, Pusat Arkeologi Nasional, dan Universitas Washington, Amerika Serikat, akan meneliti karakteristik hunian pada masa neolitik dan praneolitik di Kabupaten Seram Bagian Timur, pada pertengahan Mei 2015.

Angga Incar Dua Turnamen Demi Peringkat Internasional

Atlet ganda putra Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Angga Pratama mengincar dua turnamen untuk meningkatkan peringkatnya bersama Ricky Karanda Suwardi hingga masuk 20 besar dunia sepanjang 2015.

Arkeolog Ambon Lakukan Studi Kepurbakalaan Di Tanimbar

Tim arkeolog dari Balai Arkeologi Ambon akan melakukan studi kepurbakalaan di Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat pada Maret - April 2015, terkait penelitian yang telah dilakukan selama empat tahun berturut-turut di wilayah itu.

KPA Babel Dampingi Odha di Lapas

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendampingi warga binaan positif HIV/AIDS (Odha) di lembaga permasyarakatan untuk mencegah penularan virus penyakit tersebut.