Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pembangunan Museum Keris Didesain Ulang

desain ulang, pembangunan museum keris, solo

Posted on 14 Feb 2013. Hits : 524

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melakukan desain ulang terhadap rencana pembangunan museum keris di kawasan Sriwedari Solo, setelah mengetahui rencana pembangunan awal menyentuh lahan Taman Sriwedari yang masih sengketa.

"Ya untuk pembangunan itu kita akan fokus membangun di lahan HP 26 yang jelas bukan lahan sengketa. Sementara pembangunan yang masuk wilayah HP 11 kita tangguhkan dulu karena wilayah tersebut masih disengketakan," kata Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Pemkot Surakarta, Ahyani kepada wartawan di Solo, Kamis.

Proses lelang penyusunan ulang Detail Engineering Desain (DED) museum keris itu kini telah dimulai, dan diharapkan selesai antara bulan April atau Mei 2013 mendatang.

"Nilai lelangnya untuk penyusunan ulang DED ini sekitar Rp 100 Juta dan dananya bersumber dari APBD 2013," katanya.

Ahyani mengatakan, usai penyusunan DED, pihaknya akan segera menggelar lelang pembangunan fisik, sehingga diharapkan tahap pertama pembangunan museum keris bisa selesai pada akhir tahun 2013.

Pengerjaan pembangunan tahap pertama nantinya menggunakan dana bantuan dari Pemerintah Pusat senilai Rp 10 miliar.

"Tahap satu ini sampai pembangunan struktur konstruksi gedung museum keris, dan setelah itu kembali mengajukan dana bantuan untuk tahap kedua," ujar Ahyani.

Sementara pembangunan tahap kedua, akan difokuskan untuk membangun interior museum. "Karena kita menginginkan museum mempunyai ruang pameran koleksi berstandar internasional," tambah Ahyani.

Selain itu, di kawasan tersebut juga akan dibangun convention hall yang mampu menampung hingga ribuan orang.

Pembangunan museum keris tersebut, nantinya juga akan diikuti dengan penataan lingkungan sekitar museum yang terintegrasi dengan penataan Koridor Bhayangkara itu.

Oleh karena itu, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp 1 miliar dalam APBD 2013 untuk menata pedestrian dan sanitasi air di kawasan tersebut.

"Ya untuk kawasan ini akan kita bangun sebagai kawasan heritage. Jadi bangunan-bangunan heritage yang ada juga akan kita pertahankan," kata Ahyani.(ant/rd)

Kampar Menargetkan Ekspor Beras Setelah Swasembada

Pemerintah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, melakukan percepatan penyuksesan program kemandirian pangan untuk mencapai target ekspor beras ke sejumlah negara setelah swasembada pangan tercapai.

Agenda Moratorium Izin Kehutanan Harus Diperkuat

Penguatan agenda moratorium izin Hak Pengusahaan Hutan (HPH) oleh Pemerintah harus dilakukan di kawasan hutan dan lawan gambut demi penciptaan tata kelola yang lebih baik.

Bupati Bangka Tawarkan Bentuk Pemuda Tani

Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat menawarkan pembentukan pemuda tani dengan tujuan untuk mempercepat terlaksananya program ketahanan pangan pada sektor persawahan di daerah itu.

Bupati Usul Pelaksanaan Peraturan Alat Tangkap Ditunda

Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ichwan Yunus mengusulkan agar pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Alat Tangkap ditunda terlebih dahulu.

Dubes India Beri Kuliah Umum Di Unand

Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Gurjit Singh menyampaikan kuliah umum singkat dan berbagi pengalaman kepada mahasiswa Universitas Andalas (Unand) di Kampus Limau Manis Padang, Kamis.