Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pedagang Tolak Pembangunan PIG Kota Malang

malang, pasar induk dagang, pembangunan pasar

Posted on 21 Feb 2013. Hits : 302

Puluhan pedagang Pasar Induk Gadang atau PIG Kota Malang, Jawa Timur, menolak pembangunan pasar tersebut karena sebelumnya pemkot maupun investor tidak pernah mensosialisasikan rencana pembangunan pasar itu.

Penolakan puluhan pedagang PIG tersebut disampaikan melalui unjuk rasa di gedung DPRD sementara di Jalan Simpang Jakarta, Kota Malang, Rabu.

"Sampai saat ini kami belum pernah diajak bicara terkait rencana pembangunan PIG. Bagaimana kami bisa menyetujui atau tidak menyetujui rencana pembangunan tersebut, program detailnya seperti apa, kami juga tidak tahu," tegas bendahara koordinator pedagang PIG Andi Mustofa.

Menurut dia, selama ini pedagang tidak pernah diajak bicara maupun menerima sosialisasi rencana pembangunan PIG, tapi tiba-tiba pedagang diminta untuk menandatangani surat perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan pasar.

Ia mengakui, selama ini pemerintah maupun investor hanya memberdayakan dan mempercayakan semua yang berkaitan dengan pasar dan pedagang pada paguyuban saja, padahal tidak pedagang memiliki aspirasi yang sama.

Rencananya, pada 27 Februari nanti, pemkot akan melakukan pertemuan dengan pedagang dan awal Maret dilakukan peletakan batu pertama pembangunan PIG.

Menanggapi keluhan pedagang PIG tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Arif Wahyudi meminta pemkot untuk melakukan sosialisasi sebelum pembangunan direalisasikan, sebab dikhawatirkan pembangunan pasar akan menimbulkan konflik seperti yang terjadi pada saat pembangunan Pasar Dinoyo dan Pasar Blimbing Kota Malang.

Politisi dari PKB itu menegaskan, pemkot sudah punya pengalaman konflik pembangunan Pasar Blimbing dan Dinoyo. Jadi, kejadian serupa jangan sampai terulang kembali di Pasar Gadang.

Pada intinya, kata Arif, dewan menyetujui adanya pembangunan pasar yang melibatkan investor dengan nilai investasi hampir mencapai Rp300 miliar tersebut. "Kami akan koordinasi dulu dengan Sekda untuk mematangkan sosialisasai pada pedagang," ujarnya.(ant/rd)

IHSG Juga Naik Tipis di Perdagangan Sore

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, ditutup naik tipis sebesar 2,79 poin atau 0,06 persen ke posisi 4.

Lebanon Batasi Arus Pengungsi

Lebanon tak bisa memikul beban lebih banyak pengungsi Suriah yang datang ke negeri itu dan akan berusaha membatasi jumlah pengungsi tersebut, kata menteri dalam negeri Lebanon, Selasa (15/4).

Dukungan Optimalisasi Pendidikan Hindu

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mendukung berbagai upaya untuk mengoptimalkan pendidikan Hindu sehingga umat dapat lebih baik memahami ajaran agamanya.

Penjualan Properti Nasional Melambat

Penjualan properti secara nasional pada tiga bulan pertama tahun 2014 melambat dibanding tahun sebelumnya, kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Jumlah Anak Terlantar di Sumsel Turun

Dinas Sosial Sumatera Selatan terus berupaya menurunkan jumlah anak terlantar yang berhasil diturunkan di provinsi setempat pada tahun 2014 ini guna meminimalkan berbagai permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.