Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pedagang Kembang Kuburan Pekanbaru Kebanjiran Rezeki

pedagang kembang, kebutuhan untuk peziarah, kebanjiran rezeki

Posted on 09 Jul 2013. Hits : 180

Pedagang kembang sebagai kebutuhan untuk peziarah di sejumlah tempat pemakaman umum di Kota Pekanbaru Provinsi Riau kebanjiran rezeki jelang Ramadhan tahun ini.

Aminah (34), seorang pedagang kembang dadakan yang membuka lapak di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Harapan Raya, Pekanbaru, Selasa pagi, mengatakan, omzet yang dihasilkan dalam sehari sejak satu pekan terakhir mencapai Rp150 ribu.

Sekitar 80 persen dari omzet tersebut menurut dia merupakan keuntungan bersih yang dapat untuk menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari.

'Sebagian juga ditabung untuk kebutuhan lebaran nanti,' katanya.

Wati (24), pedagang kembang yang juga membuka lapak di TPU Harapan Raya mengaku hal senada. Gadis ini bahkan mengaku meraup keuntungan lebih Rp200 ribu dari omzet yang rata-rata mencapai Rp260 ribu per hari.

'Setiap hari minimal ada sekitar 300 peziarah yang membeli kembang. Satu paketnya djual Rp4.000 sampai Rp6.000,' katanya.

Menurut dia, setiap satu rombongan peziarah membeli lebih dari lima paket kembang yang disiapkan sekaligus dengan air mineral.

Pantauan Antara, TPU Harapan Raya yang berlokasi tidak jauh dari jembatan penghubung antara Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Bukitraya dalam beberapa hari terakhir padat pengunjung dariberbagai kalangan.

Kebanyakan peziarah datang secara rombongan yang beranggotakan lebih dari lima orang dan melakukan ritual pengajian di makam keluarga pada TPU tersebut.

Kepadatan pengunjung di TPU Harapan Raya berada pada puncaknya ketika sore sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Akibatnya, laju kendaraan dari dua arah berlawanan menjadi terhambat dan melaju dengan kecepatan dibawah rata-rata karena banyak kendaraan peziarah yang parkir di tepian badan jalan.

'Sudah menjadi rutinitas, setiap jelang bulan puasa, kami sekeluarga ziarah ke makam orang tua, kakek dan nenek,' kata Jalaluddin (51), seorang penziarah warga Pekanbaru.(ant/rd)

KIPP Apresiasi Sikap Demokrat

Komite Indonesia Pemantau Pemilu (KIPP) mengapresiasi sikap Partai Demokrat yang pada detik-detik akhir memutuskan mendukung pemilihan langsung.

Cagar Budaya Bawah Laut Sulit Dijaga

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Maridjan mengatakan cagar budaya bawah air sangat sulit untuk dijaga.

Salah Sebut Nama Presiden, Penyiar TV Dipecat

Seorang penyiar televisi di India dipecat setelah menyebut Presiden Tiongkok Xi Jinping sebagai "Sebelas" Jinping, demikian keterangan pejabat stasiun televisi Doordarshan pada Jumat.

Taekwondoin Jambi Target Emas Kejurnas

Atlet taekwondo (taekwondoin) binaan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jambi menargetkan bisa meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kendari, 20-24 September.

DKI Gunakan Sistem Kuburan Tumpang Tindih

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menerapkan tempat pemakaman umum (TPU) tumpang tindih karena lahan perkuburan umum di daerah itu semakin terbatas.