Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Mudik Gratis Diharapkan Kurangi Pemudik Roda Dua

mudik gratis, pns, pemudik roda dua, lebaran

Posted on 24 Jul 2013. Hits : 130

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap kegiatan mudik gratis yang diadakan oleh sejumlah perusahaan swasta ataupun instansi pemerintah bisa mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

"Tentunya, mudah-mudahan kegiatan mudik gratis itu bisa mengurangi pemudik yang memakai roda dua," kata Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan catatan dari Dinas Perhubungan Jawa Barat setiap tahunnya jumlah pemudik yang mengggunakan sepeda motor sangat banyak.

"Padahal mudik menggunakan sepeda motor lebih berbahaya daripada menggunakan mobil. Mayoritas kecelakaan itu menimpa kendaraan roda dua," katanya.

Dikatakannya, ada rencana Pemprov Jawa Barat akan mengadakan mudik gratis bagi para PNS.

"Ini kan sudah tradisi yang dilakukan pemprov. Tak hanya bagi PNS yang mudik ke daerah di Jawa Barat, mereka yang kampung halamannya di luar Jawa Barat juga akan difasilitasi. Sekarang melebar, ada dari Jawa Barat ke luar Jawa Barat, begitu juga sebaliknya," katanya.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan langsung saat arus mudik nanti pada H-5 atau H-4 Lebaran.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Jawa Barat menyiapkan 6.605 bus untuk melayani para pemudik yang pulang ke kampung halamannya masing-masing, bus tersebut terdiri dari bus kecil dan besar dengan berbagai jurusan.

"Tahun 2013 ini, untuk armada angkutan Lebaran kita sudah siap, ada 6.605 unit kendaraan yang disiapkan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik.

Menurut dia, sebagai bentuk persiapan menghadapi arus mudik sejak pekan lalu pihaknya sudah melakukan pengujian terhadap bus yang akan jadi angkutan Lebaran.

"Kami akan melakukan pengujian akan kendaraan bisa maksimal beroperasi," katanya.

Dikatakannya, hingga kini pengujian kendaraan angkutan Lebaran terus dilakukan.

"Kami menargetnya pengujian sendiri harus sudah selesai minggu ini," ujar Dedi.

Ia menuturkan, apabila kendaraan tidak lolos uji atau tidak layak jalan maka Dishub Jawa Barat tidak akan meloloskannya.

Namun, lanjut dia, bagi yang lolos uji atau layk jalan maka kendaraannya akan dipasangi stiker laik jalan.

Adapun tujuan pemasangan stiker tersebut, menurut dia, adalah untuk membuat penumpang merasa aman bahwa kendaraan yang ditumpanginya benar-benar laik digunakan. (ant/ed)

Vietnam-Sri Lanka Kerja Sama Perangi Kejahatan Trans Nasioal

Vietnam dan Sri Lanka telah sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam memerangi kejahatan lintas negara, terutama yang melibatkan e-commerce dan kredit, kata pemerintah Sri Lanka di situsnya Rabu.

Tol Laut Segera Terwujud

Ketua Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur Abraham Paul Lyanto berharap calon presiden dan wakil persiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla segera mewujudkan tol laut untuk mempercepat pembangunan ekonomi di provinsi kepuluan itu.

Pemerintah Inginkan Perusahaan Air Minum Tngkatkan Kinerja

Pemerintah menginginkan kinerja perusahaan air minum di berbagai daerah dapat ditingkatkan untuk mencapai target 100 persen pelayanan air minum kepada seluruh masyarakat pada 2019.

Bank Kalbar Serahkan Zakat Karyawan Rp430 Juta

Direksi Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat menyerahkan zakat sebesar Rp430 juta hasil penghimpunan dari karyawan bank tersebut yang bertugas di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Truk Barang Masih Lintasi Kudus

Truk pengangkut barang maupun truk bersumbu lebih dari dua terlihat masih melintas di Jalan Utama Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun larangan diberlakukan mulai Kamis atau H-4 Lebaran.