Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Mudik Gratis Diharapkan Kurangi Pemudik Roda Dua

mudik gratis, pns, pemudik roda dua, lebaran

Posted on 24 Jul 2013. Hits : 137

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap kegiatan mudik gratis yang diadakan oleh sejumlah perusahaan swasta ataupun instansi pemerintah bisa mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

"Tentunya, mudah-mudahan kegiatan mudik gratis itu bisa mengurangi pemudik yang memakai roda dua," kata Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan catatan dari Dinas Perhubungan Jawa Barat setiap tahunnya jumlah pemudik yang mengggunakan sepeda motor sangat banyak.

"Padahal mudik menggunakan sepeda motor lebih berbahaya daripada menggunakan mobil. Mayoritas kecelakaan itu menimpa kendaraan roda dua," katanya.

Dikatakannya, ada rencana Pemprov Jawa Barat akan mengadakan mudik gratis bagi para PNS.

"Ini kan sudah tradisi yang dilakukan pemprov. Tak hanya bagi PNS yang mudik ke daerah di Jawa Barat, mereka yang kampung halamannya di luar Jawa Barat juga akan difasilitasi. Sekarang melebar, ada dari Jawa Barat ke luar Jawa Barat, begitu juga sebaliknya," katanya.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan langsung saat arus mudik nanti pada H-5 atau H-4 Lebaran.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Jawa Barat menyiapkan 6.605 bus untuk melayani para pemudik yang pulang ke kampung halamannya masing-masing, bus tersebut terdiri dari bus kecil dan besar dengan berbagai jurusan.

"Tahun 2013 ini, untuk armada angkutan Lebaran kita sudah siap, ada 6.605 unit kendaraan yang disiapkan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik.

Menurut dia, sebagai bentuk persiapan menghadapi arus mudik sejak pekan lalu pihaknya sudah melakukan pengujian terhadap bus yang akan jadi angkutan Lebaran.

"Kami akan melakukan pengujian akan kendaraan bisa maksimal beroperasi," katanya.

Dikatakannya, hingga kini pengujian kendaraan angkutan Lebaran terus dilakukan.

"Kami menargetnya pengujian sendiri harus sudah selesai minggu ini," ujar Dedi.

Ia menuturkan, apabila kendaraan tidak lolos uji atau tidak layak jalan maka Dishub Jawa Barat tidak akan meloloskannya.

Namun, lanjut dia, bagi yang lolos uji atau layk jalan maka kendaraannya akan dipasangi stiker laik jalan.

Adapun tujuan pemasangan stiker tersebut, menurut dia, adalah untuk membuat penumpang merasa aman bahwa kendaraan yang ditumpanginya benar-benar laik digunakan. (ant/ed)

Puspayoga Sambut Baik Berakhirnya Dualisme Kepengurusan Inkud

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga menyambut positif berakhirnya dualisme kepengurusan Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) yang terjadi dalam setahun terakhir ini.

Pengelola Batasi Operasional Ramp Bekasi Barat III

PT Jasa Marga akan memberlakukan pembatasan operasional Gerbang Tol Keluar atau Ramp Bekasi Barat III Kota Bekasi, Jawa Barat, guna menghindari kerugian perusahaan.

Pemkab Agam Harapkan Masyarakat Adat Kendalikan Keramba

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengharapkan delapan pimpinan desa adat di Kecamatan Tanjung Raya membuat peraturan pengendalian keramba jaring terapung di Danau Maninjau.

Berbagi Budaya Lewat Lukisan Empat Kota

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemkot Makassar mediasi dalam berbagi pengetahuan budaya lewat lukisan para pelukis asal empat kota di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya, Bali dan Makassar.

Promosi Budaya Makassar Lewat Lukisan

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemkot Makassar Rusmayani Madjid mengatakan, promosi makassar lewat lukisan, dapat memberi peluang bagi Kota Makasasar untuk mengembangkan sektor pariwisata.