Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

LSM: Anak Tertular HIV/AIDS di Kudus Nihil

lsm, anak, penyakit, hiv, aids, kudus

Posted on 23 Dec 2012. Hits : 381

Lembaga Swadaya Masyarakat Kelompok Dampingan Sebaya Kabupaten Kudus mencatat selama 2012 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak ditemukan anak tertular HIV/AIDS, meskipun tercatat ada beberapa ibu hamil yang positif terinfeksi virus mematikan tersebut.

"Salah satu keberhasilan dalam meminimalkan anak yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HIV, karena adanya program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Hamil ke Bayi (PMTCT/Preventing Mother To Child Transmission)," kata Koordinator Kelompok Dampingan Sebaya Kabupaten Kudus, Eni Mardiyanti, di Kudus, Minggu.

Ia menganggap, penjangkauan ibu hamil lewat program PMTCT tersebut berjalan maksimal, karena berhasil menemukan sejumlah ibu hamil di Kabupaten Kudus yang tertular HIV.

Dengan adanya program tersebut, katanya, anak yang dilahirkan dimungkinkan tidak tertular virus mematikan tersebut.

Proses persalinannya, kata dia, harus dilakukan lewat operasi caesar, karena proses persalinan secara normal potensi penularan virus HIV kepada bayi cukup besar.

"Selama 2012, tercatat ada enam balita yang lahir dari ibu yang tertular HIV. Sedangkan proses persalinannya dilakukan di Rumah Sakit Kariadi Semarang," ujarnya.

Ibu hamil yang positif terinfeksi HIV, katanya, harus melalui serangkaian pemeriksaan sebagai tahapan untuk penyelamatan bayi yang akan dilahirkan agar tidak ikut tertular.

Menurut dia, peran pemerintah masih perlu ditingkatkan, meskipun dalam melaksanakan program PMTCT juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat lewat penyediaan alat transportasi dan biaya pemeriksaan di laboratorium untuk ibu hamil.

"Seharusnya peran pemerintah bisa maksimal, ketika Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD) yang dipersiapkan sejak lama sudah terbentuk," ujarnya.

Adapun jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kudus dari 2009 hingga 2012 sudah menembus angka 118 kasus, sedangkan jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal sebanyak 54 orang.

Dari puluhan penderita HIV/AIDS yang meninggal, sebagian besar merupakan kaum laki-laki selebihnya perempuan.

Sedangkan 64 penderita yang masih hidup, sebanyak 34 orang di antaranya merupakan perempuan, selebihnya laki-laki dan terdapat empat anak balita.

Dari sejumlah kasus HIV/AIDS di Kudus, katanya, penularannya diduga kuat berasal dari perilaku seks menyimpang dan pemakaian jarum suntik secara berulang-ulang.(ant/ ap)

'Jazz In Pasar' Ramaikan Pasar Tambahrejo Surabaya

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya berupaya keras dengan berbagai cara agar Pasar Tambahrejo Kota Surabaya menjadi ramai kembali, salah satunya dengan menggelar hiburan 'Jazz in Pasar' di pasar tersebut, Jumat malam.

Relawan: Komitmen Jokowi Mulai Terbukti

Kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam Entrepreneur and Professional for Jokowi menilai komitmen Presiden Joko Widodo terhadap pemberantasan korupsi sudah terbukti dengan upaya menyerahkan nama kandidat menteri ke KPK dan PPATK.

Unjuk Rasa Anti Ahok Ganggu Lalu Lintas

Arus lalu lintas jalan kawasan kantor DPRD DKI Jakarta, Jumat, terhambat unjuk rasa Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang menolak rencana pengangkatan Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) menjadi gubernur pengganti Joko Widodo.

Wali Kota Apresiasi Kegiatan Simulasi Teroris

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengapresiasi kegiatan latihan pemeliharaan kemampuan prajurit Satuan Yonif 900/Raider Rindam IX Udayana dalam penanganan aksi terorisme di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

ITS Berstatus PTN-BH

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) terhitung sejak 17 Oktober 2014 bersama Unpad Bandung, Unhas Makassar, dan Undip Semarang.