Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Lima Kabupaten Belum Tuntaskan Perda RT RW

rtrw, bengkulu, kabupaten, instrumen, legislatif, eksekutif, perda

Posted on 14 Nov 2012. Hits : 444

Sebanyak lima kabupaten di Provinsi Bengkulu yakni Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Lebong, Mukomuko, dan Seluma belum menuntaskan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu Edy Waluyo mengatakan, kelima kabupaten ini diharapkan segera menuntaskan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Kami sudah mendesak agar segera dituntaskan pada tahun ini sehingga detil perencanaan wilayah seperti luas lahan pangan dan lainnya segera diketahui," katanya di Bengkulu, Rabu.

Sementara RTRW Provinsi Bengkulu dan lima kabupaten dan kota lainnya yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kaur, Rejang Lebong dan Kepahiang sudah menyelesaikan Perda yang akan berlaku 20 tahun tersebut.

Perubahan RTRW provinsi dan kabupaten/kota menurutnya sesuai dengan Undang-undang nomor Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Edy mengatakan penyusunan Perda RTRW tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan berdampak pada proses pembangunan di daerah itu.

"Karena salah satu instrumen penting dalam pembangunan adalah kepastian tata ruang," katanya.

Menurutnya, sebagian besar draft Raperda RTRW kabupaten terkendala pada substansi kehutanan karena banyak daerah yang mengusulkan pelepasan kawasan hutan yang membutuhkan proses yang lama.

Ia mencontohkan RTRW Kabupaten Seluma yang masih berpolemik antara eksekutif dan legislatif terkait substansi kehutanan tersebut.

Substansi kehutanan kata dia diputuskan oleh tim terpadu dari Kementerian Kehutanan.

Ia menambahkan penyelesaian RTRW sangat penting untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) provinsi serta kabupaten dan kota.

Untuk tingkat provinsi, RPJPD sudah selesai pada 2008 sedangkan RTRW disahkan pada 2012, sehingga RPJPD akan direvisi untuk disesuaikan dengan RTRW.(ant/ev)

Pemerintah Fokus Kurangi Kematian Ibu

Pemerintah menargetkan untuk mengurangi jumlah kematian ibu menjadi 226 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2015, dari 359 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2012, sesuai hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI).

Produksi Kedelai Mataram Diatas Rata-rata

Produktivitas kedelai Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mencapai rata-rata 1,5 ton per hektare atau di atas rata-rata nasional sebesar 1,4 ton per hektare.

Kampung Terpencil Nikmati Listrik

Salah satu kampung terpencil di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur segera menikmalti penerangan listrik yang dibangun dengan dana dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd).

Cirebon Tingkatkan Populasi Sapi

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berencana meningkatkan populasi sapi lokal karena selama ini masih kurang sehingga kebutuhan daging masih mengandalkan kiriman dari luar daerah.

Bazis Miliki Program Baru

Perenovasian rumah menjadi layak huni (bedah rumah) bagi warga miskin menjadi program baru Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZIS) Jakarta Pusat pada 2014.