Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kuota Bidik Misi Universitas Brawijaya Bertambah

bidik misi, universitas brawijaya, malang

Posted on 22 Jan 2013. Hits : 1426

Kuota mahasiswa yang diterima melalui jalur Bidik Misi di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, terus bertambah, yakni dari 500 mahasiswa pada tahun 2011 menjadi 1.250 pada tahun 2012.

"Tahun ini kemungkinan besar kuotanya juga bertambah lagi menjadi 1.500 mahasiswa. Yang bertambah ini bukan hanya kuotanya, tapi jumlah pendaftarnya juga terus meningkat," kata Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Yogi Sugito di Malang, Selasa.

Karena jumlah pendaftar yang terus meningkat, kata Yogi, maka seleksi yang dilakukan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru juga diperketat agar tidak sampai salah sasaran, bahkan tim juga melakukan kunjungan ke rumah calon penerima Bidik Misi tersebut.

Ia juga mengaku heran kenapa kuota mahasiswa dari jalur Bidik Misi di kampus yang dipimpinnya selalu bertambah dan lebih banyak dari kampus negeri lain yang ada di Kota Malang, seperti Universitas Negeri Malang (UM) maupun Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki).

Kuota mahasiswa Bidik Misi di UM tahun 2012 sebanyak 550 mahasiswa dan di UIN Maliki hanya 170 mahasiswa. Dan, tahun ini kemungkinan besar juga tidak akan ada perbedaan secara signifikan.

Sementara PR I UB Prof Dr Bambang Suharto sebelumnya mengatakan, Bidik Misi tersebut tidak hanya bisa diikuti oleh lulusan SMA 2013, tapi juga lulusan tahun 2011-2012, asalkan memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan.

Hanya saja, kata Bambang, untuk siswa lulusan 2011 dan 2012 harus mendaftar terlebih dahulu ke laman www.bidikmisi.dikti.go.id. Setelah mendaftar, mereka wajib mengikuti tes tulis melalui seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN).

Sedangkan untuk angkatan 2013 (fresh graduate), lanjutnya, tidak perlu mengikuti SMPTN karena sekolah sudah mendaftarkannya melalui jalur undangan, kecuali yang tidak lolos pada jalur undangan, maka harus mendaftar SMPTN. (ant/ed)

Presiden Myanmar Kunjungi 3 Negara Eropa

Presiden Myanmar U Thein Sein Senin meninggalkan Nay Pyi Taw untuk kunjungan resmi 10 hari ke tiga negara di Eropa Barat - Jerman, Swiss dan Belanda, kata sumber-sumber resmi.

ISEI : Indonesia Harus Mulai Pembaruan Institusi Ekonomi

Indonesia dalam jangka pendek harus mulai pembaruan institusi ekonomi dan mutu modal manusia, kata Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Edy Suandi Hamid.

Pemkab Kesulitan Bebaskan Lahan 'Bypass'

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kesulitan merampungkan proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan "bypass" Bandara Internasional Lombok tahap II karena adanya kenaikan harga lahan.

Presiden SBY Buka Rapim KPI 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka rapat pimpinan (rapim) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2014 di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

Indonesia Jadi Panutan Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus

Indonesia menjadi panutan atau 'role model' bagi penerapan kurikulum anak berkebutuhan khusus di negara anggota organisasi Internasional Council for Education of People With Visual Impairment (ICEVI).