Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPU Mimika Koordinasi Polres Amankan Pleno Pilgub

mimika, rekapitulasi suara, berita acara

Posted on 08 Feb 2013. Hits : 452

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk mengamankan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara hasil pemilihan gubernur Papua.

Sekretaris KPU Mimika, Bernadinus Songbes di Timika, Jumat mengatakan rapat pleno rekapitulasi suara hasil Pilgub Papua akan berlangsung Jumat siang bertempat di Gedung Eme Neme Yauware, Timika.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Mimika untuk pengamanan rapat pleno terbuka KPU Mimika tentang rekapitulasi suara hasil Pilkada Gubernur-Wagub Papua. Kami harap sejak Kamis (7/2) malam Gedung Eme Neme Yauware dalam kondisi steril," kata Songbes.

Ia mengatakan, KPU Mimika siap untuk menggelar rapat pleno rekapitulasi suara hasil Pilgub Papua lantaran 13 distrik (kecamatan) sudah melaporkan hasil rekapitulasi suara Pilgub Papua di wilayahnya masing-masing.

Data hasil rekapitulasi suara Pilgub Papua terakhir yang masuk ke KPU Mimika berasal dari Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Mimika Baru pada Kamis (7/2).

Bantah kesengajaan Ketua PPD Mimika Baru, Arnold Lolkary membantah adanya unsur kesengajaan dalam melakukan rekapitulasi suara Pilgub Papua di Distrik Mimika Baru sehingga molor lebih dari satu pekan.

"Keterlambatan hasil rekapitulasi suara di Distrik Mimika Baru tidak disengaja. Ini semata-mata terjadi karena banyak petugas kami (PPS dan KPPS) kurang memahami pengisian formulir berita acara dan formulir lainnya," tutur Arnold.

Sesuai hasil pleno PPD Mimika Baru, kandidat nomor urut tiga (Lukas Enembe-Klemen Tinal/Lukmen) meraih suara terbanyak dengan perolehan 55.124 suara.

Perolehan suara pasangan Lukmen jauh mengungguli kandidat yang lain. Di urutan kedua ditempati kandidat nomor urut dua (MR Kambu-Blasius Pakage) dengan perolehan 19.387 suara diikuti kandidat nomor urut enam (Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya) dengan perolehan 10.710 suara yang bersaing ketat dengan kandidat nomor urut satu (Noakh Nawipa-Johanes Wob) dengan perolehan 10.486 suara.

Sedangkan kandidat nomor urut empat (Welington Wenda-Weynand Watori) dan kandidat nomor urut lima (Alex Hesegem-Marthen Kayoi) masing-masing hanya memperoleh 4.637 suara dan 1.637 suara.

Total suara sah Pilgub Papua di Distrik Mimika Baru sebanyak 101.881 dan suara tidak sah sebanyak 2.548. Dengan demikian 104.429 warga Timika yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dianggap seluruhnya menggunakan hak pilih saat Pilgub Papua pada Selasa (19/1).

Banyak kalangan mempertanyakan hal itu lantaran saat pencoblosan suara Pilgub Papua di Timika beberapa waktu lalu banyak warga tidak menggunakan hak pilihnya. Hampir seluruh TPS di Kota Timika terlihat sepi saat Pilgub Papua.(ant/rd)

Pemkot Ajak Wartawan Bersinergi Bangun Kota Tomohon

Pemerintah Kota(Pemkot) Tomohon, Provinsi SulawesiUtara (Sulut) mengajak wartawan bersinergi membangun kota tanpa melepaskan identitasnya, sebagai kontrol atas kebijakan yang dilakukan.

Agraria Jadikan Merapi Model Konsolidasi Tanah Bencana

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan akan menjadikan sertifikasi konsolidasi tanah di Lereng Gunung Merapi menjadi model acuan bagi daerah bencana lainnya dalam pembaruan status lahan.

Pakar Pertanyakan Pelimpahan Kasus BG Ke Kejagung

Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia Ganjar Laksmana Bonaprapta mempertanyakan pelimpahan kasus Komjen Pol Budi Gunawan dari KPK ke Kejaksaan Agung.

Ahmad Appa Minta Restu Gubernur Sulbar

Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat Ahmad Appa yang juga salah satu bakal calon bupati mengaku telah meminta restu Gubernur Sulawesi Barat, H Anwar Adnan Saleh terkait pencalonan dirinya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju yang akan berlangsung Desember 2015.

Petani Mukomuko Ketiadaan Dana Operasikan Mesin Air

Petani di Desa Pasar Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, ketiadaan dana mengoperasikan mesin air untuk pengairan seluas 100 hektare sawah tadah hujan di wilayah itu.