Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kondisi Mayoritas Pasar Tradisional Tak Layak

pasar tradisional, cinde, palembang, tak layak

Posted on 15 Apr 2013. Hits : 599

pasar tradisional

Kondisi puluhan pasar tradisional di Kota Palembang sebagian tidak layak beroperasi sehingga mendesak untuk direvitalisasi, baik dilakukan perbaikan maupun membangun kembali.

Direktur PD Pasar Palembang Djaja Syaifuddin Azhar, Senin mengatakan revitalisasi sangat mendesak karena dari 33 unit pasar tradisional hanya delapan yang masih representatif.

Namun, terbatasnya dana APBD Kota Palembang dan minimnya investor yang tertarik berinvestasi membangun pasar tradisional, menjadi kendala pelaksanaan revitaliasi pasar, katanya.

Menurut dia, pihaknya berupaya optimal merevitalisasi pasar tradisional termasuk menawarkan kepada investor untuk membangun sejumlah pasar.

Upaya tersebut, tentunya telah bertahun-tahun mereka lakukan tetapi memang tidak mudah menjaring investor menanamkan modal membangun pasar tradisional.

Ia mengatakan, kerusakan puluhan pasar tradisional itu mulai dari atapnya bocor sampai dengan lantai yang hanya berupa tanah.

Kondisi itu hampir terjadi pada puluhan pasar tradisional sehingga sudah tidak layak menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli.

Dia menjelaskan, kalau membangun pasar dengan mengandalkan pendapatan dari retribusi tentunya sulit direalisasikan, karena dari Rp5.000 per hari/pedagang hanya cukup untuk membayar kebersihan dan beban listrik pasar.

Setiap tahun pihaknya mengevaluasi perlu menaikan tarif retribusi pasar, tetapi tidak bisa direalisasikan karena pedagang keberatan setiap ada kenaikan terutama di pasar tradisional milik pemkot, sedangkan swasta tarif mencapai Rp15.000 per hari/pedagang.

Sri (53) pedagang sayuran di Pasar Ariodillah mengatakan sangat mendukung kalau pemerintah mau membangun pasar tempat dia berdagang sejak puluhan tahun lalu, asal relokasi sementara pedagang tidak jauh dari lokasi sebelumnya.

Pembeli tentunya enggan mendatangi pasar yang tidak strategis karena itu sebelum dibangun hendaknya pemkot menyediakan area relokasi yang dekat, katanya.

Dia menambahkan, puluhan pedagang pasar tradisional yang berada di tengah pemukiman warga itu sangat menggantungkan hidupnya dari menjualan sayuran dan beragam jenis ikan air tawar segar.

Pendapatan pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, karena yang mereka jual eceran dengan modal terbatas, katanya. (bn/ant)

Produsen Tempe Tahu di Jakarta Dipantau

Untuk memastikan keamanan makanan yang dikonsumsi masyarakat, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan pemantauan langsung ke perajin tempe dan tahu di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Selasa (30/6).

Saluran Pademangan Tersumbat Sampah

Kebiasaan warga membuang sampah sembarangan mengakibatkan saluran air di wilayah RT 13/01, Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, tersumbat.

Pengemudi Bus AKAP Akan Jalani Tes Kesehatan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama instansi terkait siap menggelar Angkutan Lebaran Nasional Terpadu Tahun 2015.

Pemkot Bitung Sosialisasikan Restatement Neraca TA 2014

Pemerintah Kota Bitung menyosialisasikan Pedoman Penyajian Kembali (Restatement) Neraca Pemerintah setempat untuk Tahun Anggaran 2014, berlangsung di gedung BPU, Senin (29/6).

Dishub Bekasi Mulai Pasang Rambu Jalur Mudik

Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai memasang sejumlah rambu portabel di sepanjang lintas arus mudik yang menghubungkan Jakarta dan Pantura guna meminimalisir angka kecelakaan.