Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

'KLA' Madya Kota Malang Terkendala Perda Anak

status kota layak anak , kla tingkat madya, pemkot malang, jawa timur, perda

Posted on 04 Jun 2013. Hits : 207

Status Kota Layak Anak atau KLA tingkat Madya yang selama ini ingin diwujudkan Pemkot Malang, Jawa Timur, masih terkendala oleh Peraturan Daerah (Perda) Layak Anak.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Kota Malang Atfiah El Zam Zami, Selasa, mengakui ada sejumlah indikator penilaian, namun yang paling tinggi nilainya adalah adanya Perda Layak Anak.

"Sebenarnya sudah ada beberapa aturan yang mengatur tentang hak-hak anak ini, baik berupa surat keputusan (SK) maupun peraturan wali kota (perwali), namun yang berupa perda memang belum ada, sehingga menjadi kendala bagi Kota Malang untuk bisa lolos menjadi KLA tingkat Madya," ucapnya, menegaskan.

Menurut dia, rancangan Perda Layak Anak tersebut sudah ada dan akan diajukan ke dewan pada tahun depan. Sedangkan untuk penilaian lanjutan atau evaluasi layak tidaknya Kota Malang meraih predikat KLA tingkat Madya hanya menggunakan sejumlah aturan pendamping saja.

Untuk bisa mewujudkan peningkatan status dari KLA Pratama menjadi Madya, Kota Malang harus mampu meraih nilai 700 dari 500 poin pada KLA Pratama.

Selain belum adanya Perda layak Anak, katanya, yang menjadi hambatan lainnya adalah masih banyaknya anak yang belum memiliki akta kelahiran, yakni mencapai 800 anak lebih.

Ia mengaku pembuatan akta kelahiran bagi anak-0anak yang terlambat itu diberikan secara gratis. "Kita sudah anggarkan untuk 375 anak, namun yang mau mengurus akta kelahiran secara gratis itu hanya 65 anak," ujarnya.

Tahun lalu, Kota Malang hanya menggapai prestasi KLA tingkat pratama, tahun ini diharapkan bisa naik kelas menjadi Madya.

Atfiah mengakui, target realistis untuk tahun ini adalah meningkat menjadi Madya. "Tentu saja kami akan terus berupaya untuk meraih prestasi tertinggi, yakni Nindya dan Utama," tandasnya. (ant/ed)

TNI Rehabilitasi Rumah Kampung Bekas Markas OPM

Komandan Kodim 1703 Manokwari Letkol Inf. Stevanus Satrio Aribowo mengatakan anggotanya telah merampungkan pembangunan lima unit rumah layak huni bagi masyarakat Kampung Sosmuruf bekas markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) Pasukan Kaswari Satu Manokwari, Papua Barat.

SPSI Freeport Nyatakan Mogok Kerja Batal

Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPSI PT Freeport Indonesia, PUK SPSI PT Kuala Pelabuhan Indonesia dan PUK SPSI PT Puncak Jaya Power mengumumkan bahwa rencana mogok kerja selama sebulan mulai 6 November-6 Desember 2014 dinyatakan batal.

'Makassar Food Carnival' Hadirkan Kuliner Kreatif

Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan De'Sound Production menyelengarakan 'Makassar Food Carnival' yang menghadirkan ragam kuliner kreatif khas anak muda Makassar.

Asian Agri Berhasil Kembangkan Kemitraan Perusahaan - Petani

General Manager Asian Agri, Freddy Widjaya mengatakan mengembangkan kemitraan antara perusahaan dengan petani guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para petani dan keluarganya.

Kota Medan Targetkan 50 Emas Porprov 2014

Kontingen Kota Medan ditargetkan merebut 50 medali emas Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, 9-15 November 2014, untuk mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada 2010.