Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

'KLA' Madya Kota Malang Terkendala Perda Anak

status kota layak anak , kla tingkat madya, pemkot malang, jawa timur, perda

Posted on 04 Jun 2013. Hits : 201

Status Kota Layak Anak atau KLA tingkat Madya yang selama ini ingin diwujudkan Pemkot Malang, Jawa Timur, masih terkendala oleh Peraturan Daerah (Perda) Layak Anak.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Kota Malang Atfiah El Zam Zami, Selasa, mengakui ada sejumlah indikator penilaian, namun yang paling tinggi nilainya adalah adanya Perda Layak Anak.

"Sebenarnya sudah ada beberapa aturan yang mengatur tentang hak-hak anak ini, baik berupa surat keputusan (SK) maupun peraturan wali kota (perwali), namun yang berupa perda memang belum ada, sehingga menjadi kendala bagi Kota Malang untuk bisa lolos menjadi KLA tingkat Madya," ucapnya, menegaskan.

Menurut dia, rancangan Perda Layak Anak tersebut sudah ada dan akan diajukan ke dewan pada tahun depan. Sedangkan untuk penilaian lanjutan atau evaluasi layak tidaknya Kota Malang meraih predikat KLA tingkat Madya hanya menggunakan sejumlah aturan pendamping saja.

Untuk bisa mewujudkan peningkatan status dari KLA Pratama menjadi Madya, Kota Malang harus mampu meraih nilai 700 dari 500 poin pada KLA Pratama.

Selain belum adanya Perda layak Anak, katanya, yang menjadi hambatan lainnya adalah masih banyaknya anak yang belum memiliki akta kelahiran, yakni mencapai 800 anak lebih.

Ia mengaku pembuatan akta kelahiran bagi anak-0anak yang terlambat itu diberikan secara gratis. "Kita sudah anggarkan untuk 375 anak, namun yang mau mengurus akta kelahiran secara gratis itu hanya 65 anak," ujarnya.

Tahun lalu, Kota Malang hanya menggapai prestasi KLA tingkat pratama, tahun ini diharapkan bisa naik kelas menjadi Madya.

Atfiah mengakui, target realistis untuk tahun ini adalah meningkat menjadi Madya. "Tentu saja kami akan terus berupaya untuk meraih prestasi tertinggi, yakni Nindya dan Utama," tandasnya. (ant/ed)

Arus Lalu Lintas Sekitar Simpang Jomin Padat

Arus lalu lintas di sekitar simpang Jomin, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, padat memasuki empat hari setelah lebaran atau H+4 Lebaran, Jumat.

Arus Balik Menggunakan Bus Di Rejanglebong Meningkat

Penumpang arus balik lebaran dari Kabupaten Rejanglebong Bengkulu, tujuan kota-kota di Jawa pada H+4 hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah meningkat drastis.

Objek Wisata Pantai Di Mukomuko Padat Pengunjung

Sedikitnya lima objek wisata pantai di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu sejak hari kedua dan keempat Lebaran dipadati pengunjung para wisatawan dari dan luar daerah ini.

40.000 Penumpang Diperkirakan Padati Giwangan Minggu

Sebanyak 40.000 penumpang diperkirakan memadati Terminal Giwangan Yogyakarta pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada H+5 Lebaran atau Minggu (3/8).

Dishub Jamin Keamanan Angkutan Malam

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjamin keamanan penggunaan angkutan malam hari yang disediakan di terminal-terminal besar Jakarta, seperti Kampung Rambutan, Pulogadung, dan Kalideres.