Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

'KLA' Madya Kota Malang Terkendala Perda Anak

status kota layak anak , kla tingkat madya, pemkot malang, jawa timur, perda

Posted on 04 Jun 2013. Hits : 196

Status Kota Layak Anak atau KLA tingkat Madya yang selama ini ingin diwujudkan Pemkot Malang, Jawa Timur, masih terkendala oleh Peraturan Daerah (Perda) Layak Anak.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Kota Malang Atfiah El Zam Zami, Selasa, mengakui ada sejumlah indikator penilaian, namun yang paling tinggi nilainya adalah adanya Perda Layak Anak.

"Sebenarnya sudah ada beberapa aturan yang mengatur tentang hak-hak anak ini, baik berupa surat keputusan (SK) maupun peraturan wali kota (perwali), namun yang berupa perda memang belum ada, sehingga menjadi kendala bagi Kota Malang untuk bisa lolos menjadi KLA tingkat Madya," ucapnya, menegaskan.

Menurut dia, rancangan Perda Layak Anak tersebut sudah ada dan akan diajukan ke dewan pada tahun depan. Sedangkan untuk penilaian lanjutan atau evaluasi layak tidaknya Kota Malang meraih predikat KLA tingkat Madya hanya menggunakan sejumlah aturan pendamping saja.

Untuk bisa mewujudkan peningkatan status dari KLA Pratama menjadi Madya, Kota Malang harus mampu meraih nilai 700 dari 500 poin pada KLA Pratama.

Selain belum adanya Perda layak Anak, katanya, yang menjadi hambatan lainnya adalah masih banyaknya anak yang belum memiliki akta kelahiran, yakni mencapai 800 anak lebih.

Ia mengaku pembuatan akta kelahiran bagi anak-0anak yang terlambat itu diberikan secara gratis. "Kita sudah anggarkan untuk 375 anak, namun yang mau mengurus akta kelahiran secara gratis itu hanya 65 anak," ujarnya.

Tahun lalu, Kota Malang hanya menggapai prestasi KLA tingkat pratama, tahun ini diharapkan bisa naik kelas menjadi Madya.

Atfiah mengakui, target realistis untuk tahun ini adalah meningkat menjadi Madya. "Tentu saja kami akan terus berupaya untuk meraih prestasi tertinggi, yakni Nindya dan Utama," tandasnya. (ant/ed)

Puncak Arus Mudik ke Sulteng Diperkirakan H-3

Kepala Terminal Mamboro Palu, Irfan Yahya mengatakan puncak arus mudik lewat jalur darat ke berbagai kota tujuan luar wilayah Sulawesi Tengah diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran 2014.

Prasetyo Hadi Wasit Terbaik ISL Edisi Juni

Komite Media PSSI menobatkan Prasetyo Hadi sebagai wasit terbaik kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 edisi Juni setelah melalui voting panelis pada babak penentuan perolehan suaranya mengungguli Oki Dwi Putra.

Ribuan Pemudik Menumpuk

Ribuan pemudik asal Pelabuhan Merak menumpuk di Pelabuhan Bakauheni pada Jumat pagi atau tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri 1435 H.

Keabsahan Pemenang Pilpres Tunggu Putusan MK

Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis mengemukakan, keabsahan presiden dan wakil presiden terpilih masih akan ditentukan oleh keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) karena adanya pasangan calon yang mengajukan gugatan ke lembaga tersebut.

Dinkes Siagakan Tim P3K Di Posko Lebaran

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiagakan tim piket pertolongan pertama pada kecelakaan di posko-posko titik rawan kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2014.